Rangkaian Kelistrikan Lampu Tanda Belok atau Sein

Teknisimobil.comSalam otomotif…! Kembali lagi kami akan menyampaikan tentang teori dasar kelistrikan listrik yakni rangkaian kelistrikan lampu tanda belok atau disebut juga lampu sein. Lampu Sein atau lampu tanda belok ini bagian penting dari sekian jenis-jenis lampu yang ada pada sebuah mobil. Bahkan jika kita lihat fungsinya lampu tanda belok lebih fital dari lampu kepala (headlamp) pada saat siang hari. Mari kita pelajari bagaimana rangkaian kelistrikan lampu tanda belok atau lampu sein bekerja sekaligus dengan komponen-komponen pendukungnya.

Rangkaian Lampu Tanda Belok

Lampu sein atau lampu tanda belok berfungsi memberitahukan kepada orang lain di sekitar mobil kita apabila kita hendak berbelok. Sumber: instructables.com

Komponen Rangkaian Kelistrikan Lampu Tanda Belok atau Lampu Sein

Komponen apa saja yang masuk dalam rangkaian kelistrikan lampu tanda belok?

Pertama – Bola lampu tanda belok atau lampu sein

Bola lampu sein atau lampu tanda belok ada empat buah. Dua buah terletak di bagian depan kanan dan kiri, sedangkan dua lainnya berada di bagian belakang, juga kanan dan kiri. Bola lampu lampu tanda belok biasanya berwarna kuning dengan ukuran daya yang relatif kecil.

Kedua – Lampu indikator tanda belok kanan dan kiri

Lampu indikator tanda belok kanan dan kiri ini ada di dashboard depan pengemudi. Biasanya juga berwarna kuning. Jika kita mengarahkan saklar lampu tanda belok kanan, maka akan ada lampu dengan penunjuk panah ke arah kanan dan begitu juga sebaliknya ketika saklar di arahkan ke kiri.

Ketiga – Saklar lampu tanda belok atau lampu sein

Saklar lampu tanda belok berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan arah posisi lampu sein. Selain itu juga untuk menghubungkan flasher dengan lampu dan sumber tegangan dari baterai. Biasanya saklar lampu tanda belok memiliki enam kaki (soket), 2 ke lampu, 2 ke flasher, dan sisanya ke sumber tegangan (Lihat gambar di bawah).

Keempat – Flasher atau Pengedip

Flasher adalah alat yang digunakan untuk membuat lampu tanda belok dan juga lampu hazard dapat berkedip. Maka Flasher juga disebut pengedip. Untuk tahu lebih lanjut, silahkan baca: Jenis Flasher yang digunakan pada rangkaian kelistrikan otomotif.

Kelima – Sekring

Pada rangkaian lampu tanda belok atau sein dipasang dua buah sekring. Ini demi keamanan rangkaian kelistrikan. Untuk tahu jenis sekring dan fungsinya lebih lanjut, silahkan baca: Jenis dan fungsi sekring pada kelistrikan otomotif.

Keenam – Kunci kontak

Komponen berikutnya adalah kunci kontak. Kunci kontak dalam hal ini berfungsi untuk menghubungkan sumber arus listrik dari baterai ke rangkaian lampu tanda belok atau lampu sein.

Ketujuh – Baterai

Komponen terakhir adalah baterai. Baterai sangat penting dalam rangkaian lampu tanda belok atau lampu sein. Baterai yang kurang dayanya akan membuat lampu sein redup bahkan tidak hidup sama sekali. Selain itu juga dapat merusak flasher. Lebih jauh tentang fungsi baterai silahkan baca: Fungsi baterai dan hal penting yang wajib diketahui.

Rangkaian Kelistrikan Lampu Tanda Belok atau Lampu Sein dan Cara Kerjanya

Berikut adalah gambar diagram rangkaian kelistrikan lampu tanda belok atau lampu sein.

Rangkaian Lampu Tanda Belok

Cara kerja lampu tanda belok:

Untuk menghidupkan lampu tanda belok, kunci kontak hari dalam posisi ON atau IG (ignition). Maka kemudian arus akan mengalir menuju saklar lampu sein melalui sekring. Arus masuk ke saklar melalui soket dengan terminal B1. Kemudian arus akan menuju ke flasher dan melanjutkannya ke lampu tanda belok.

Ketika posisi saklar ke arah kanan maka arus akan masuk ke rangkaian lampu bagian kanan melalui terminal TR (Turn Right). Dan sebaliknya ketika posisi saklar ke arah kiri maka arus akan keluar dari saklar melalui termisan TL (Turn Left). Dengan demikian, lampu akan dapat hidup berkedip sesuai posisi skalar.

Untuk masalah yang terjadi pada lampu tanda belok atau lampu sein, dalam hal ini bola lampu yang rusak, ada cara mudah untuk memperbaikinya. Yakni cukup dengan mengganti bola lampu tersebut. Bagaimana caranya, baca: Langkah-langkah mengganti bola lampu sein atau tanda belok sebuah mobil. Selamat mencoba![]

(4) Comments

  1. Pingback: 3 Jenis Flasher pada Rangkaian Lampu Sein-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Rangkaian Kelistrikan Lampu Hazard-Teknisimobil.com

  3. Pingback: 13 Nama Lampu pada Mobil, Apa Saja?-Teknisimobil.com

  4. Pingback: 3 Fungsi Utama Baterai Mobil Apa Saja?-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *