Alat Ukur Otomotif di Bengkel Mobil

Teknisimobil.comKali ini kita akan mencoba menjelaskan dan mengenalkan penggunaan alat ukur otomotif yang ada di bengkel mobil. Penggunaan alat ukur mekanik penting sekali, karena pekerjaan-pekerjaan di sebuah bengkel mobil terlibat dengan semua alat ukur tersebut. Untuk itu perhatikan secara seksama agar nantinya mampu menggunakan alat ukur mekanik dengan baik.

Baca juga: Jangkauan Tesla Model 3 hingga 515,7 mil dengan Sekali Pengisian Baterai

Alat ukur otomotif

Sumber: Popular Science

Jenis alat ukur di bengkel mobil

Secara garis besar, alar ukur di sebuah bengkel mobil atau otomotis secara umum dibedakan menjadi empat bagian utama. Keempat bagian tersebut adalah:

  1. Alat Ukur Mekanik
  2. Alat Ukur Kelistrikan atau Elektronik
  3. Alat Ukur Pneumatik
  4. Pemeliharaan Alat Ukur

Alat ukur mekanik adalah alat ukur yang berbasis mekanis atau manual. Alat ukur mekanik sangat banyak digunakan dalam pengerjaan berbagai kasus perbaikan mobil. Mulai dari pengerjaan chasis, bodi, bahkan juga mesin. Sebagai contoh alat ukur mekanis adalah penggaris  baja, feeler gauge, alat uji pegas katub, dan lain sebagainya.

Alat ukur berikutnya adalah alat kelistrikan atau disebut juga alat ukur elektronik. Berlawanan dengan alat ukur mekanik, alat ukur kelistrikan adalah alat ukur berbasis elektrik. Nilainya pun jelas berupa digital. Meskipun beberapa alat ukur mekanik menggunakan nilai digital tetapi alat ukur kelistrikan sudah dapat dipastikan hasil yang diperoleh adalah nilai digital. Hal-hal yang dapat dilakukan oleh alat ukur kelistrikan adalah pekerjaan kelistrikan bodi, asesoris dan beberapa yang lain pada sebuah mobil.

Alat ukur berikutnya adalah alat ukur pneumatik. Pneumatik adalah teknologi udara terkompresi, tetapi di beberapa kalangan, itu lebih modis untuk menyebutnya sebagai jenis kontrol otomatisasi. Gas bertekanan — umumnya udara yang mungkin salah satu dari jenis kering atau yang dilumasi — digunakan untuk menggerakkan efektor akhir dan bekerja. End efektor dapat berkisar dari silinder umum ke perangkat yang lebih spesifik-aplikasi seperti grippers atau air springs.

Alat ukur otomotif

Salah satu jenis alat ukur pneumatik yang paling sering digunakan. Sumber: Her Style Code

Alat ukur pneumatik juga tidak kalah penting dari alat ukur mekanik maupun kelistrikan. Bahkan untuk beberapa pekerjaan tertentu, alat ukur pneumatik akan lebih bermanfaat dibandingkan kedua jenis alat ukur lainnya.

Untuk melengkapi dalam kajian alat ukur, nantinya juga akan kami bahas tentang pemeliharaan alat-alat ukur dalam otomotif. Mengapa ini penting? Ingat alat-alat ukur otomotif memiliki harga beli yang cukup mahal. Pemeliharaan yang baik akan sangat menghemat bagi mereka yang hendak memiliki usaha bidang otomotif atau sekedar hobi.

Tetapi untuk memahami beberapa alat ukur tersebut, diperlukan pengetahuan dasar. Pengetahuan ini sebenarnya wajib dipahami dahulu sebelum memakai alat ukur. Mengapa? Karena, alat ukur yang dibuat di bidang teknik, temasuk ototif, menggunakan prinsip-prinsip tersebut. Berikut adalah pengetahuan dasar yang perlu Anda ketahui.[]

(1) Comment

  1. Pingback: Alat Ukur Mekanik, Apa Saja? %-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *