7 Langkah Menyetel Celah Busi Mobil

Teknisimobil.com – Celah busi yang tidak tepat akan jadi masalah itu sudah pasti bukan? Tetapi bagaimana menyetel celah busi agar diperoleh celah busi yang benar? Nah itu menjadi tantangan. Bukan hanya sekedar seorang mekanik profesional atau bahkan anak-anak SMK Otomotif yang seharusnya tahu bagaimana cara menyetel celah busi mobil, tetapi juga Anda bagi setiap pemilik mobil. Mengapa? Anda tidak tahu bukan apa yang akan terjadi besok. Bisa jadi Anda terjebak di dalam hutan dengan menggunakan mobil sementara tidak ada orang yang dapat Anda minta tolong untuk memperbaiki mobil Anda. Nah, pengetahuan langkah menyetel celah busi menjadi penting dalam kondisi semacam itu. Perjalanan ke depan tidak dapat diprediksi dengan tepat, maka pengetahuan yang akan menolong kita dari masalah tersebut.

Langkah Menyetel Celah Busi

Langkah menyetel celah busi

Celah busi menjadi bagian yang penting selin bagian penting lainnya dari semua komponen pengapian mobil. Celah busi yang tidak normal baik itu terlalu lebar, terlalu sempit, atau mungkin juga tidak ada celat dengan elektroda akan mengakibatkan besarnya tegangan yang dihasilkan dalam koil pengapian tidak ada gunanya. Karena celah busi akan menentukan loncatan bunga api yang besar dari tegangan tinggi dari koil pengapian.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa celah busi secara rata-rata antara 0,7-0,9 mm. Dan tentu untuk tepatnya bergantung pada buku manual kendaraan sesuai mobil Anda. Apabila celah busi mobil Anda tidak memenuhi standar spesifikasi ukuran celah busi mobil Anda maka harus dilakukan penyetelan. Berikut adalah langkah menyetel celah busi yang harus Anda ikuti.

Pertama – Melepas busi

Hal pertama yang harus dilakunan tentu adalah melepaskan busi dari mesin. Gunakan kunci busi (lihat: jenis-jenis kunci ) agar busi tidak mengalami kerusakan atau bahkan dudukan busi pada kepala silinder. Tentu saja sesuaikan ukuran kunci busi dengan busi yang ada di mobil Anda. Sebagai contoh adalah cara membuka busi untuk mobil merek Honda CR-V atau Toyota Yaris.

Kedua – Membersihakn kotoran

Apa hubungannya membersihkan kotoran dengan langkah menyetel busi? Tenang, ini hanya untuk busi yang lama dan Anda ingin menggunakannya kembali. Busi akan memiliki kemungkinan kerak setelah dipakai beberapa lama. Ingat, kerak busi menandakan sesuatu terjadi pada mesin. Banyak jenis kerusakan mesin yang dapat dibaca melalui busi.

Langkah Menyetel Celah Busi

Kerak pada busi bisa dibersihkan dengan sikat kawat atau amplas. Tentu saja dengan cara yang benar. Jangan sampai telalu kuat dalam menyikatnya dengan kawat karena dapat memuat elektroda rusak atau ground-nya bisa bengkok.

Ketiga – Gunakan Feeler gauge

Langkah Menyetel Celah Busi

Feeler gauge adalah salah satu alat sst (special service tools) yang wajib ada pada sebuah bengkel. Pilih ukuran feeler gauge yang sesuai dengan spesifikasi buli mobil Anda. Untuk mengukurnya lihat gambar di atas sebelah kanan.

Keempat – Penyetelan untuk celah yang terlalu renggang

Jika Anda menemui dari satu atau beberapa celah busi mobil Anda terlalu renggang dari ukuran celah busi yang seharusnya, Anda harus membuatnya lebih sempit. Caranya adalah dengan memukul secara perlahan atau membengkokkan bagian elektroda sampingnya agar elektroda samping (ground) dapa lebih merapat ke elektroda tengah.

Jangan telalu banyak memberi gaya pukulannya. Ukur kembali celah busi mobil Anda sesuai ukuran penyetelan yang disarankan. Jika ukurannya sudah selesai maka busi mobil Anda siap untuk dipakai.

Kelima – Penyetelan untuk celah yang telalu sempit

Bagaimana jika celah busi terlalu sempit? Perhatikan gambar di bawah.

Langkah Menyetel Celah Busi

Jika celah busi terlalu sempit gunakna SST untuk merenggangkannya. Bagaimana jika tidak punya? Tenang memang alat ini jarang dimiliki oleh bahkan bengkel-bengkel besar. Para mekanik biasanya menggunakan obeng tipis untuk merenggangkan celah busi tersebut.

Sebagai catatan, ketika merenggangkan celah busi tersebut, usahakan elektroda samping (ground) tidak terpelintir. Jika terpelintir masalahnya adalah pada kualitas loncatan bunga api yang dihasilkan oleh busi nantinya. Untuk itu hati-hati lah saat merenggangkan celah busi tersebut.

Setelah berhasil memperlebar celah busi, silahkan ukur kembali menggunakan feeler gauge untuk memastikan celah busi sudah tepat dan sesuai spesifikasi yang disarankan buku manual kendaraan.

Keenam – Memasang kembali busi

Untuk memastikan bahwa semua ukuran busi sudah sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan, silahkan ukur ulang semua busi untuk memastikannya. Jika Anda sudah yakin, saatnya memasang kembali busi pada mesin. Gunakan kunci busi untuk memasangnya.

Sebagai catatan, sebaiknya gunakan kunci busi yang masih bagus. Mengapa? Agar ketika memasukkan busi ke lubang busi, busi tidak terjatuh ke lubang. Jika ini terjadi, ada kemungkinan benturan akibat jatuh tersebut dapat merubah ukuran celah busi.

Ketujuh – Pasang kabel busi dengan benar

Setelah Anda mengencangkan semua busi dan mengeceknya, tinggalah memasang kabel busi. Pasang kabel busi sesuai dengan aturan pengapian. Untuk jumlah busi mobil Anda 4 buah, itu mudah mengingat atauran pengapiannya, bagaimana jika 6 atau 8 busi. Silahkan baca FO kendaraan roda empat, di sana saya mendaftar FO untuk satu busi hingga 32 busi yang ada pada sebuah kendaraan.[]

(1) Comment

  1. Pingback: 4 Langkah Mudah Merawat Avanza Semua Seri-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *