3 Fungsi Receiver Drier AC Mobil Utama

Teknisimobil.com – Pada komponen mekanis sistem AC mobil, salah satu yang paling penting dari semuanya adalah receiver drier. Di antara kondensor dan katup ekspansi adalah letak komponen yang satu ini. Aliran freon yang bermula dari kompresor akan mengalir ke kondensor melewati receiver drier sebelum masuk ke katup ekspansi. Fungsi receiver drier sangat penting bahkan salah satu yang penyebab AC mobil tidak dingin adalah berawal dari komponen ini. Untuk itu, kali ini saya akan membahas lebih lanjut tentang fungsi receiver drier AC mobil secara lebih rinci. Berikut adalah uraiannya.

Fungsi receiver drier AC mobil

Ada banyak fungsi dari receiver drier pada sistem AC mobil. Tetapi kita dapat membaginya menjadi 3 fungsi receiver drier AC mobil yang utama. Berikut adalah ketiga fungsi tersebut.

Fungsi pertama

Fungsi receiver drier AC mobil yang pertama adalah untuk penampung freon sementara dalam bentuk cair. Perhatikan gambar berikut ini.

Fungsi Receiver Drier AC Mobil

Dari gambar tampak bahwa  (warna merah) banyak freon yang berada di dalam tabung receiver drier. Seperti Anda ketahui pada gambar tersebut di atas juga, receiver drier memiliki banyak komponen seperti adanya zeolite, desiccant, filter, dan lain sebagainya.

Fungsi kedua

Fungsi receiver drier AC mobil yang kedua adalah menyaring kotoran-kotoran yang ikut mengalir bersama refrigerant. Apabila kotoran-kotoran tersebut dibiarkan terus ikut bersirkulasi dapat mengakibatkan gangguan jalanya aliran freon. Salah satu yang paling bahaya adalah saat melewati katup ekspansi. Pada pembahasan 5 Penyebab Masalah pada AC Mobil, telah saya jelaskan bahwa pada katup ekspansi ada saluran yang sangat kecil. Saluran ini apabila tersumbat maka dapat menghentikan laju sirkulasi refrigerant. Untuk itu, pada receiver drier ini dilengkapi dengan komponen penyaring (lihat gambar di atas).

Fungsi ketiga

Fungsi receiver drier AC mobil yang ketiga dan yang terakhir adlaah untuk menyerap kandungan air yang ikut bersirkulasi bersama freon. Lagi-lagi kandungan air yang ada di dalam freon ini akan bermasalah saat melewati katup ekspansi. Pada katup ekspansi refrigrant (freon) dan setelahnya freon akan mengalami penurunan temperatur yang sangat rendah sehingga mampu menjadikan uap air yang terkandung dalam freon membeku. Dan tentu saja ini dapat menutup katup ekspansi. Pembekuan ini (menjadi es) akan menyumbat saluran katup ekspansi dan akan mengakibatkan terganggunya AC mobil Anda.

Oleh karena itu, benar-benar freon harus terbebas dari uap air. Komponen yang bekerja menyerap kandungan air dalam refrigerant disebut dengan desiccant atau silica gel. Untuk lebih jelas posisinya di mana lihat gambar di atas.

Fungsi komponen-komponen receiver drier

Seperti tampak pada gambar di atas, receiver drier terdiri dari beberapa komponen. Komponen-komponen ini memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Untuk melengkapi artikel ini, berikut kami uraikan fungsi komponen-komponen receiver drier.

Filter

Komponen pertama adalah filter. Filter memiliki fungsi yakni bertugas menyaring kotoran yang ikut mengalir bersama dengan freon di sepanjang sistem AC mobil.

Desiccant

Komponen kedua adalah desiccant. Tugas dari desiccant adalah menyerap kandungan air yang ada di dalam freon (refrigerant).

Kaca pengintai

Komponen ketiga pada receiver drier adalah kaca pengintai. Kaca pengintai memiliki nama teknik sight glass. Tugas dari kaca pengintai adalah tempat melihat aliran freon di dalam sistem AC mobil. Selain itu juga untuk melihat jumlah freon yang terdapat dalam sistem AC mobil. Rongga-rongga udara akan banyak sekali jika refrigerant yang ada dalam sistem AC tidak cukup (kurang). Di dalam rongga udara tersebut akan disertai kandungan air sehingga ketika dalam kondisi temperatur rendah, kandungan air yang terdapat pada udara akan mengembun dan mengakibatkan adanya air di dalam freon.

Fungsi Receiver Drier AC Mobil

Tetapi, terlalu padat freon yang ada pada jalur sistem AC juga bermasalah. Potensi yang terjadi jika freon terlalu penuh akan merusak komponen pada terutama sambungan pipa-pipa AC.

Fungsi Receiver Drier AC Mobil

Oleh sebab itu, dengan adanya gelas pengintai, pemilik kendaraan dapat setiap saat melihat kondisi freon pada sistem AC mereka. Ini akan sangat membantu seseorang untuk memutuskan apakah perlu menambah freon atau menguranginya agar normal.

Gambar berikut akan memberitahukan beberapa hal yang mungkin Anda akan lihat pada kaca pengintai.

Fungsi Receiver Drier AC Mobil

Fusible plug

Komponen keempat pada receiver drier adalah fusible plug. Komponen ini berfungsi sebagai alat pengamat aliran freon. Fusible plug mirip fungsinya dengan fungsi sekring pada sistem kelistrikan mobil. Pada fusible plug akan ada sebuah peranti yang dapat mudah meleleh ketika terjadi tekanan freon yang melebihi kapasitas. Tekanan tinggi akan membuat temperatur menjadi lebih tinggi juga. Oleh sebab itu, dapat membuat timah pada fusible plug meleleh.

Fungsi Receiver Drier AC Mobil
Fusible plug AC mobil. Sumber: saVRee

Seperti yang diketahi bahwa tekanan yang belebihan apabila dibiarkan akan dapat merusak komponen-komponen lain pada sistem AC rusak. Tekanan yang berlebihan dapat disebabkan karena bagian pipa-pipa saluran AC tersumbat atau dapat juga jumlah refrigrant yang terlampau penuh.

Timah yang ada pada fusible plug akan dapat meleleh pada temperatur antara 95 hingga 100 derajat celcius.  Ini sama dengan tekanan di atas 27 kg/cm^2.

Kesimpulan

Jika kita lihat, fungsi komponen pada receiver drier sangatlah krusial. Ini secara umum bahwa receiver drier perlu sekali mendapatkan perawatan berkala oleh pemilik kendaraan. Oleh karena itu, silahkan melihat buku panduan kepemilikan kendaraan untuk mengetahui kapan perawatan berkala AC, terutama perawatan receiver drier. Jangan sampai karena masalah sepele, sistem AC Anda akan mengalami masalah yang besar sehingga biaya yang diperlukan untuk perbaikan juga besar.[]

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *