Menu
Life is about sharing

Wajib Bersihkan Alternator Mobil Terendam Banjir?

Wajib Bersihkan Alternator Mobil

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Wajib Bersihkan Alternator Mobil Terendam Banjir? Berikut bahasan selengkapnya.

Wajib Bersihkan Alternator Mobil Terendam Banjir

Sistem kelistrikan pada mobil adalah salah satu yang paling terdampak jika mobil sampai terendam banjir. P3K mobil terendam banjir pun tidak cukup untuk menyelamatkan sistem kelistrikan mobil. Apalagi seperti ECU dan sensor-sensor serta aktuator mesin. Padahal masih ada sistem kelistrikan yang lain yang harus juga mendapatkan perhatian. Salah satunya adalah alternator.

Alternator adalah bagian utama dari sistem pengisian ulang baterai mobil. Bagian ini pun menjadi sasaran yang sangat rawan saat mobil terendam banjir. Komponen dalam alternator dapat dengan mudah mengalami korsleting.

Oleh karena itu, setelah mobil mengalami musibah terendam banjir, maka alternator wajib untuk kita bersihkan. Kita harus membersihkan bagian dalam alternator dari air atau pun endapan lumpur akibat terendam banjir.

Wajib Bersihkan Alternator Mobil

Dalam prosesnya, kita harus membongkar alternator. Dengan membongkar alternator, kita akan segera tahu semua bagian yang kotor akibat air dan lumpur banjir.

Saat membersihkan bagian-bagian alternator, kita dapat menggunakan contact cleaner. Dengan cairan ini, kotoran sisa air dan lumpur dari banjir dapat bersih hingga ke sela-sela sempit.

Kita harus menyemprotkan ke beberapa bagian penting seperti pada terminal-terminal alternator. Kemudian pada relay yang terletak di belakang alternator.

Setelah kita pastikan semua dalam keadaan bersih, kemudian keringkan. Jika kita membongkar total, hati-hati saat merakitnya dan pastikan semua terpasang dengan baik.

Uji alternator dan pasang kembali pada mesin. Alternator yang baik akan menghasilkan tegangan sekitar 14 volt sehingga dapat melakukan pengisian ulang baterai mobil yang telah kita gunakan selama proses starting atau menghidupkan mesin. Sistem pengisian normal kembali dan Anda tidak perlu khawatir mobil mogok karena pengisian baterai tidak berjalan.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *