Tutup Radiator Rusak, Perbaikan Menghindari Bahaya

Teknisimobil.comMasalah sepele yang mengakibatkan masalah besar salah satunya adalah masalah tutup radiator rusak. Kok bisa? Ya, tentu saja bisa. Coba Anda bayangkan ketika tutup radiator rusak, coolant yang ada di dalam sistem pendinginan ketika panas tidak mampu keluar ke reservoir tank dan malah menguap akibat panas berlebih apa yang akan terjadi? Mesin semakin hari semakin kehilangan jumlah coolant dalam ukuran yang memadai dan kemudian overheat lah yang akan terjadi. Memang kenapa kalau terjadi overheat? Overheat tentu masalah besar, sampai-sampai piston akan rusak akibat bergesekan terlalu keras dengan dinding silinder. Dan masih banyak masalah yang lain yang harus dihadapi. Mari kita bahas lebih jauh lagi!

Tutup radiator rusak

Sumber: BackYardMechanic

Perbaikan tutup radiator rusak menghindari bahaya dengan biaya besar

Sistem pendingin berada di bawah tekanan untuk meningkatkan titik didih pendingin. Hal ini memungkinkan sistem beroperasi secara efisien tanpa mendidihkan pendingin dan terlalu panas mesin (overheat).

Tutup radiator yang longgar atau rusak akan menyebabkan sistem pendingin Anda tidak bertekanan, sehingga terlalu panas yang akan terjadi pada mesin. Dalam hal ini, pendingin lebih mungkin hilang (menguap) karena mendidih daripada dengan penguapan sederhana.

Tutu radiator rusak tidak dapat secara efektif berfungsi menutup sistem pendinginan atau membuatnya tetap tertekan dengan baik yang akan membahayakan fungsi sistem pendingin yang tepat. Jadi, ketika melakukan perawatan atau perbaikan sistem pendingin rutin, pastikan untuk memeriksa tutup dan mengganti yang rusak.

Ada beberapa tanda yang akan memberi tahu Anda jika Anda memiliki tutup radiator rusak. Di antara tanda-tandanya adalah sebagai berikut:

  • Bocor Coolant di sekitar tutup radiator
  • Reservoir tank meluap
  • Selang radiator rusak
  • Udara di dalam sistem pendingin
  • Mesin terlalu panas (overheat)

Tutup radiator pada dasarnya melakukan beberapa hal berikut.

  • Menyegel sistem pendinginan terhadap dunia luar (fungsi seal utama)
  • Tutup radiator akan menjaga sistem pendinginan tetap bertekanan saat diperlukan, juga menaikkan titik didih pendingin
  • Memungkinkan ekspansi kelebihan tekanan dan pendingin untuk melampiaskan ke reservoir ekspansi (fungsi seal tekanan)
  • Memungkinkan pendingin untuk kembali ke radiator ketika mesin mendingin (mengembalikan fungsi seall)

Tutup radiator rusak dapat menyebabkan mesin dalam keadaan kerusakan fatal dan perlu biaya besar untuk memperbaikinya.

Seperti yang dapat Anda lihat dari bagian di atas, tutup radiator memiliki tiga fungsi seal, yang masing-masing dapat gagal secara terpisah dari yang lain.

  1. Seal utama adalah yang menutup tutup bagian atas leher pengisi. Hanya paking karet yang beroperasi seperti yang ada di tutup botol acar. Sederhana dan andal.
  2. Seal tekanan yang gagal akan memungkinkan pendingin mendidih pada suhu yang lebih rendah. Ini akan memungkinkan pendingin akan dapat melakukan perjalanan dengan bebas dan berbusa ke reservoir ekspansi. Ini akan menyebabkan hot spot terlokalisasi di dalam mesin. Ini akan menyebabkan paking kepala kepala silinder prematur, dan dapat mempercepat kegagalan paking kepala silinder. Ini akan menyebabkan level pendingin radiator menjadi rendah, sama seperti gasket kepala silinder yang gagal.
  3. Seal pengembalian yang gagal bahkan dapat mencegah pendingin kembali ke radiator saat radiator Itu bisa menyebabkan kekosongan yang dapat meruntuhkan selang radiator. Ini akan mencegah pendingin bersirkulasi jika selang tidak kembali memuai saat mesin memanas.

Tutup radiator rusak bahkan dapat menyebabkan gejala serupa dari paking kepala silinder yang gagal, jadi ini adalah langkah pertama yang murah untuk dicoba sebelum membawanya ke bengkel untuk perbaikan. Jika Anda mengganti tutup radiator dan Anda masih memiliki gelembung di pendingin (atau busa di reservoir), kemudian curigai paking kepala silinder. Jika mesin mulai terlalu panas saat idle, atau dalam lalu lintas padat, dan alat ukur turun saat Anda memutarnya, pendingin mungkin rendah.

Selain itu, sistem pendingin yang diabaikan dapat mengisi tutup dengan crud dan korosi, mencegah aliran pendingin yang tepat masuk dan keluar melalui itu. Kupas seal kembali dengan kuku untuk memeriksa apakah ada kotoran. Jika Anda menemukan, semburan dengan selang taman dan menyelidik dengan tusuk gigi harus membersihkan sebagian besar dari itu.

Kesimpulan

Tutup radiator baru biasanya cukup murah dan tidak sebanding jika Anda mengalami masalah besar lain akibat tutup radiator rusak. Anda harus mengganti tutup radiator setiap 5 tahun, berjaga-jaga lebih baik. Tetapi bisa saja tutup radiator rusak lebih cepat, oleh karena itu kenali tanda-tandanya dan ganti jika diperlukan.

(2) Comments

  1. Pingback: Coolant Bocor dari Bawah Mobil, Kok Bisa?-Teknisimobil.com

  2. Pingback: 6 Langkah Menambah Air Radiator Mobil-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *