Transmisi Susah Masuk Gigi, Salah Satu Penyebabnya?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar kalian semua pagi ini? Semoga sudah pada bangun dan dalam keadaan sehat-sehat sehingga siap untuk menjalani aktivitas pada bengkel masing-masing pagi ini. Bahasan kita kali ini adalah tentang salah satu penyebab Transmisi Susah Masuk Gigi. Berikut selengkapnya.

Salah Satu Penyebab Transmisi Susah Masuk Gigi

Transmisi Susah Masuk Gigi

Mobil-mobil saat ini cenderung menggunakan transmisi otomatis terutama yang banyak terpakai pada kendaraan perkotaan. Meski demikian, transmisi manual tidak lah hilang begitu saja dan masih banyak beredar terutama pada wilayah pedesaan.

Mobil dengan transmisi manual menggunakan sistem kopling manual atau hidrolik. Untuk kopling dengan sistem manual biasanya menggunakan kabel kopling untuk menyalurkan tekanan dari pedal kopling. Sementara itu, untuk kopling dengan sistem hidrolik akan menggunakan master clutch dan power clutch untuk meneruskan tekanan dari pedal gas.

Master clutch sebuah kopling mobil terhubung dengan pedal kopling. Biasanya terletak pada bagian kabin mobil atau bagian atas. Sementara itu power clutch berada dekat transmisi dan terhubung langsung dengan shift fork. Untuk shift fork sendiri akan menggerakkan release bearing dan mendorong clutch cover dan membebaskan clutch disc atau kita sering sebut dengan kampas kopling.

Pada kopling sistem hidrolik sering terjadi kerusakan terutama pada power clutch. Masalah yang sering terjadi adalah adanya rembesan minyak kopling bahkan ada juga yang sampai mengalami kebocoran. Apabila power clutch mengalami kebocoran maka jelas kopling tidak bekerja dan transmisi tidak dapat masuk gigi.

Untuk mengetahui masalah ini salah satunya adalah dengan kita memeriksa jumlah minyak kopling pada reservoir tank minyak yang ada dekat master clucth. Jika jumlah minyak kopling tetap, maka kemungkinan tidak ada rembesan atau bocor pada power clucth. Tetapi jika jumlah minyak kopling sering berkurang, maka kita sebaiknya memeriksa power clutch. Salah satu kemungkinannya adalah bocor atau sekedar merembes.

Minyak kopling sendiri memiliki batas waktu pemakaian yang biasanya berdasarkan kilometer kendaraan. Jika sudah mencapai kilometer yang sesuai pedoman service di buku manual maka sebaiknya lakukan penggantian. Jika minyak kopling sudah berwarna keruh sebaiknya kuras dengan mengganti minyak DOT3 yang baru. Karena jika kita biarkan dapat merusak seal dan rumah master clutch sehingga akan terjadi aus pada bagian piston maupun silindernya.

Apabila sudah terjadi kebocoran kita dapat mengganti seal atau piston set power clutch. Sebelumnya periksa terlebih dahulu rumah atau silinder master clutch dan power clutch apakah sudah aus atau masih dalam keadaan baik. Jika sudah aus maka sebaiknya ganti secara satu paket.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *