Tanda-tanda Transmisi Otomatis Mobil Bermasalah

Teknisimobil.comTips dan trik kali ini, teknisimobil akan membahas secara singkat tentang tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah. Transmisi otomatis secara umum memang masih jarang dipakai di Indonesia. Tetapi beberapa tahun terakhir ini, sudah mulai banyak yang menggunakan mobil dengan transmisi otomatis, terutama bagi kaum hawa. Banyaknya, pengguna mobil dengan jenis transmisi otomatis inilah yang kemudian menjadi perlu untuk mengetahui tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah atau tidak. Bukan hanya, bagi pengguna, mengetahui tanda-tanda traanmisi otomatis mobil bermasalah juga sangat penting bagi pecinta otomotif terutama pada mekanik.

transmisi otomatis mobil bermasalah

Pemeriksaan rutin menjadi kunci mobil Anda sehat©mistertransmission

Transmisi merupakan sekumpulan roda gigi-roda gigi yang menjadi “jembatan” antara mesin dengan penggerak roda, baik itu penggerak belakang maupun penggerak depan. Sehingga menjadi syarat penting untuk sebuah mobil berjalan dengan baik dengan tranmisi yang dalam keadaan baik pula. Mengingat pentingnya sebuah transmisi bagi sebuah mobil, berikut teknisimobil akan sajikan tanda-tanda transmisi otomatis mobil anda mengalami masalah.

Jumlah Oli Transmisi

Tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah yang pertama adalah dari jumlah oli transmisi. Lebih penting untuk memperhatikan jumlah oli transmisi otomatis jika dibandingkan jumlah oli transmisi manual. Walaupun juga sesungguhnya tidak dapat demikian, karena transmisi otomatis banyak sekali bagian-bagian yang menggunakan seal untuk mengalirkan oli dari satu titik ke titik yang lain. Oleh karena itu, penitng untuk sebuah transmisi otomatis memiliki jumlah ATF tertentu secara tepat selama beroperasi. Sedikit saja jumlah oli berkurang dapat menyebabkan permasalahan komplikasi pada transmisi. Masalah jumlah ATF yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan slip pada transmisi, terjadi goncangan, permasalahan pemindahan fungsi transmisi, transmisi mengalami overheat, dan atau transmisi tidak sama sekali bekerja.

transmisi otomatis mobil bermasalah

Pastikan di dalam transmisi jumlah olinya cukup© youc.ir

Anda dapat melihat jumlah oli transmisi dengan memeriksanya secara sederhana. Yakni dengan dengan menggunakan stik oli yang sudah tersedia. Jika jumlah oli yang terbaca pada stik tersebut pada tingkat rendah (low levels), Anda cukup menambahkan ATF yang direkomendasikan pada mobil Anda. Tetapi Anda harus ingat bahwa berkurangnya oli transmisi merupakan tanda adanya kebocoran.

Warna dan Kondisi Oli Transmisi

Tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah yang kedua adalah warna dan kondisi oli transmisi. Transmisi otomatis menggunakan oli transmisi (transmission fluid/ATF) untuk mengoperasikan kopling dan sekumpulan peranti yang perlukan untuk mengubah roda gigi-roda gigi. Belum lagi, ATF, digunakan untuk mendinginkan dan melumasi banyak sekali bagian-bagian pada transmisi yang lain. Tetapi ATF tidak dapat selamanya digunakan. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memeriksa oli transmisi mobil Anda sekurang-kurangnya sebulan sekali. Pemeriksaan oli transmisi mobil Anda akan memberikan informasi penting tentang kondisi oli tersebut apakah perlu diganti atau belum.

transmisi otomatis mobil bermasalah

Gambar menunjukkan oli yang masih bagus dan yang sudah saatnya diganti©transmissionrepairguy

Oli transmisi yang kotor atau oli yang “terbakar” adalah ciri oli yang wajib untuk diganti. ATF yang baru berwrana merah agak merah jambu sedangkan ATF yang sudah harus diganti berwarna coklat kehitaman. Apalagi sudah bercampur dengan kotoran semacam serbuk halus yang berasal dari dalam transmisi. Selain dari warna, Anda harus memeriksa bau ATF. Yakinkan bahwa ATF tidak berbau seperti “gosong”. Apabila berbau demikian, berarti ATF pada transmisi Anda juga sudah saatnya diganti.

Adanya Tanda-tanda Kebocoran Oli

Tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah yang ketiga adalah adanya tanda-tanda kebocoran oli. Tanda-tanda kebocoran oli salah satu yang paling mudah adalah diamati adalah oli menjadi berkurang, seperti dibahas pada bagian awal, atau terjadi “rembesan” pada sisi-sisi luar transmisi.

transmisi otomatis mobil bermasalah

Tampak adanya kebocoran oli©nissanmurano

Penyebab paling sering terjadinya kebocoran oli transmisi otomatis adalah adanya celah diberbagai tempat pada transmisi Anda. Tempat-tempat seperti seal-seal, lubang-lubaang aliran oli, bak penampung oli, dan juga gasket-gasket pada transmisi adalah beberapa tempat yang sering menjadi penyebab oli bocor. Ganti bagian-bagian tersebut yang kemungkinan rusak. Hal tersebut akan menyelesaikan masalah kebocoran oli pada transmisi Anda. Kecoboran oli harus menjadi perhatian serius bagi Anda, mengingat pentingnya jumlah oli yang harus dipenuhi oleh transmisi Anda. Akan tetapi, penggantian bagian-bagian tersebut tidaklah mudah sehingga apabila Anda ragu, lebih baik serahkan pada bengkel atau orang yang paham tentang transmisi otomatis.

Munculnya Peringatan Overheat Transmisi

transmisi otomatis mobil bermasalah

Tanda overheat transmisi©youtube

Tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah yang keempat adalah munculnya peringatan overheat transmisi pada dashboard mobil Anda. Overheat atau kelebihan panas adalah satu hal yang sangat berbahaya pada transmisi otomatis Anda. Sehingga, lebih bijak apabila Anda melakukan pencegahan sebelum hal ini terjadi. Kelebihan panas menyebabkan bagian-bagian pada transmisi tidak berjalan seperti bagaimana biasanya, yakni adanya penurunan kemampuan beroperasi transmisi tersebut. Hal ini tidak menjadi suatu yang perlu ditakutkan bagi Anda yang melalukan penggantian ATF secara disiplin dan teratur. Karena, ATF yang diganti secara disiplin dan teratur dapat menjamin kejadian kelebihan panas ini tidak terjadi. Kelebihan panas ini terjadi seringkali berasal dari jumlah oli yang tidak mencukupi, oli kotor, dan atau oli “terbakar”. Apabila tanda kelebihan panas transmisi Anda muncul pada dashboard, maka tidak ada alasan bagi Anda untuk pada saat itu juga mengganti oli transmisi.

Transmisi Slip

Tanda-tanda transmisi otomatis mobil bermasalah yang terakhir adalah transmisi otomatis Anda mengalami slip. Istilah slip ini akan Anda rasakan ketika Anda menaikan putasan mesin (menekan pedal gas lebih dalam) tetapi percepatan mobil atau putaran mesin mobil Anda tidak berubah (atau hanya berubah sedikit). Maka ini jelas transmisi otomatis Anda mengalami slip. Terdapat beberapa penyebab transmisi otomatis mengalami slip, di antaranya adalah jumlah ATF yang tidak mencukupi, kompling terbakar, solenoid bekerja tidak sempurna, atau beberapa roda gigi mengalami aus.

transmisi otomatis mobil bermasalah

Transmisi mengalami slip©youtube

Keadaan slip transmisi merupakan hal yang dapat memberikan dampak lebih parah pada transmisi Anda. Oleh karenanya, apabila Anda mengalami transmisi slip pertama kali, maka sebaiknya Anda menghindari untuk meneruskan mengendarai mobil tersebut. Salah satunya adalah kerusakan pada kopling lebih parah jika Anda memaksakan untuk terus mengendarai mobil tersebut. Kerusakan yang terjadi pada kopling transmisi otomatis, jelas menghabiskan dana yang lebih besar dibandingkan penyebab transmisi slip yang lain.[]

(3) Comments

  1. Pingback: Penggunaan Gigi Netral pada Transmisi Otomatis, Apa Saja? %-Teknisimobil.com

  2. Pingback: 5 Perusahaan Besar Terkemuka Membentuk NAV Alliance %-Teknisimobil.com

  3. Pingback: Perseneling Susah Pindah, Kok Bisa Ya? %-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *