Transmisi Mobil Matik Overheat, Apa yang Terjadi?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabarnya kalian semua malam ini? Semoga sudah pada pulang dari bengkel dan tetap sehat selalu. Pekerjaan bengkel hari ini mungkin melelahkan tapi tetap yakin kita akan memiliki hari cerah esok kita terus tekun dan gigih dalam bekerja. Kali ini saya akan membahas tentang transmisi mobil matik overheat dan kemungkinan yang akan terjadi. Berikut selangkapnya.

Transmisi Mobil Matik Overheat, Apa yang Terjadi?

Konsumen mobil pembakaran internal Indonesia sudah cukup banyak yang telah memilih transmisi matik untuk kendaraan mereka. Kemudahan pengoperasian adalah salah satu keunggulan dari transmisi ini. Tetapi, tidak menutup realitas juga bahwa transmisi matik mememiliki kelemahan.

Transmisi matik menggunakan oli khusus, bukan oli transmisi biasa. Oli tersebut memang terancang untuk mendukung kinerja transmisi. Oli transmisi matik berfungsi untuk melumasi komponen dan sekaligus mampu menyerap panas bahkan dari mesin.

Beberapa perusahaan oli menetapkan panas oli transmisi matik berkisar antara 70-90 derajat celcius. Temperatur tersebut selaras dengan temperatur kerja mesin mobil. Jika mampu mempertahankan temperatur tersebut, maka transmisi akan berkerja dengan baik untuk keseluruhan komponen-komponennya.

Seperti yang saya sampaikan bahwa oli transmisi juga membantu meredam panas dari mesin. Oleh karena itu, oli transmisi juga memungkinkan untuk terjadinya overheat apabila salah satunya karena sistem pendingin mesin yang tidak optimal.

Apabila oli transmisi sampai melebihi temperatur yang diizinkan, maka overheat akan terjadi. Dan tentu saja akan memungkinkan kerusakan pada komponen-komponen transmisi.

Kita dapat mengambil contoh pada mobil transmisi matik Daihatsu. Daihatsu menggunakan jenis transmisi hydraulic automatic transmission. Apabila terjadi oli matik overheat yang paling pertama kali kena adalah disc dan flange yang orang menyebutnya sebagai kampas kopling. Kampas kopling saling bergesekan tidak terlumasi dengan baik dan menyebabkan kerusakan parah. Kedua komoponen ini terletak di dalam planetary gear unit dan bekerja bergesekan satu sama lain.

Lebih jauh, komponen-komponen gear yang saling bergesekan seperti planetary carrier akan juga mendapatkan dampak saat oli transmisi mengalami overheat. Selain itu, ada juga komponen long planetary gear, short planetary gear, dan front sun gear.

So, hati-hati sekali saat menjaga sistem pendinginan mobil Anda. Oli transmisi matik yang overheat akan membahayakan transmisi Anda secara keseluruhan. Dan tentu saja gantilah oli transmisi matik secara teratur untuk menjaga kinerja transmisi tetap baik.

(1) Comment

  1. Pingback: Mobil Matik Pakai Gigi Rendah saat Turunan Tajam-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *