• TM Garage Jalan Cangkringan, Selorejo, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY
Tips Mengendarai Mobil Matik Melewati Banjir Apa?

Tips Mengendarai Mobil Matik Melewati Banjir Apa?

February 23, 2021 | Perbengkelan / Tips dan Trik |

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Tips Mengendarai Mobil Matik Melewati Banjir Apa? Berikut bahasan selengkapnya.

Tips Mengendarai Mobil Matik Melewati Banjir

Meski hujan deras jika ada pekerjaan yang memang harus segera terselesaikan maka tetap saja harus berangkat. Masalahnya kadang kita harus melewati genangan air atau banjir saat sedang berjalan. Nah, untuk mobil matik ini ada tantangan tersendiri. Jika mobil Anda menggunakan transmisi matik, mungkin tips berikut akan bermanfaat bagi Anda dalam melewati genangan banjir.

Hal-hal penting lain saat menghadapi banjir terkait dengan mobil Anda;

Pertama – Hal yang wajib diperiksa setelah mobil terendam banjir.

Kedua – Biaya perbaikan transmisi setelah terendam banjir.

Ketiga – Biaya turun mesin setelah mobil terendam banjir.

Perkirakan Tinggi Genangan Air

Tips pertama adalah memperkirakan tinggi genangan air yang akan Anda lewati. Perhatikan mobil lain atau berpatokan pada trotoar untuk menentukan seberapa tinggi genangan banjir yang akan Anda lewati. Rumusnya sederhana, semakin tinggi genangan air semakin besar resiko bagi mobil Anda.

Setelah menentukan perkiraan tinggi genangan air, ingat kembali ground clearance mobil Anda. Jika mobil berpenggerak belakang biasanya lebih tinggi dari mobil berpenggerak depan. Nah, bandingkan keduanya dan perkirakan mobil dapat melewati ketinggian genangan tersebut atau tidak. Jika Anda rasa tidak dapat melewati genangan air tersebut dengan aman, silahkan cari jalan alternatif.

Oh ya, selain ground clearance ada lagi yang patut untuk kita pertimbangkan dan ini lebih penting yakni kira-kira air akan sampai ke saringan udara atau tidak atau sekedar kemungkinan memercik hingga ke saringan udara. Jika ya, maka sebaiknya Anda memutar arah cari jalan lain. Air yang masuk ke saringan udara dapat masuk ke ruang mesin. Dalam kondisi mesin hidup, maka yang akan terjadi adalah water hammer. Jika water hammer terjadi, sudah jelas mobil Anda harus turun mesin dan biaya besar menunggu.

Gunakan Gigi Satu

Meski perkiraan Anda akan ketinggian tepat dan kemungkinan bisa melewati genangan air tersebut, ada hal lain yang perlu Anda perhatikan yakni penggunaan gigi satu. Gigi satu atau “L” akan membuat putaran mesin tidak tinggi tetapi memiliki torsi besar. Ini akan menolong mobil Anda untuk bergerak perlahan melewati genangan air tersebut dengan aman.

Tujuan lainnya adalah agar gas buang dari knalpot bisa keluar dengan stabil sehingga memungkinkan untuk air tidak sampai masuk ke bagian dalam ruangan mesin melalui jalur pembuangan.

Bergerak dengan Perlahan-lahan

Tips berikutnya cara mengendarai mobil matic saat banjir adalah dengan maju secara perlahan. Ini perlu Anda lakukan agar genangan air yang Anda lewati tidak berombak semakin tinggi. Jika kecepatan tinggi, biasanya air akan mudah bergelombang dan memungkinkan akan masuk ke dalam ruang mesin lebih besar.

Selain itu, dengan melaju secara lambat atau perlahan, maka akan membantu mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan seperti lubang jalan yang cukup besar atau bahkan parit yang melintang.

Jika Mesin Mesin Jangan Starter Ulang

Apabila mesin mati saat sedang melewati genangan air banjir sebaiknya jangan starter ulang dan biarkan mobil dalam posisi mati. Ada kemungkinan mesin mobil Anda mati saat melewati genangan air adalah karena mesin kemasukan air, tetapi sebatas uap air. Ini akan membuat pembakaran dalam ruang bakar tidak terjadi dan akhirnya mesin mati.

Jika kita memaksakan untuk start ulang mesin maka bisa jadi air dapat masuk melalui intake atau exhaust manifold. Karena pada start awal kevakuman dalam mesin cukup tinggi sehingga dapat menghisap air yang ada di sekitarnya. Ini bahaya karena dapat menyebabkan mesin rontok karena water hammer.

Jangan Tunda Bersihkan Rem

Apabila Anda dapat melewati genangan air banjir dengan baik maka itu salah satu keberhasilan yang baik. Akan tetapi setelah itu, ada hal yang harus Anda lakukan yakni membersihkan rem. Tetapi tidak perlu hingga membongkarnya.

Caranya cukup sederhana, Anda bisa menjalankan mobil pada kecepatan yang lambat yakni cukup berkendara dengan kecepatan 5 km/jam. Setelah itu remlah mobil selama berkali kali. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa mobil memang masih dalam kondisi yang baik.

Untuk cara yang lebih aman, lebih baik untuk segera membawa mobil ke bengkel guna pemeriksaan seluruh komponen rem. Dengan begitu kerusakan yang terjadi pun bisa langsung diketahui dan mobil akan lebih cepat kembali pada kondisi yang baik seperti semula.

Related Post

Kapasitas Oli Mesin Toyota Raize 1.0 Berapa?
Terbit : 15 October 2021

Kapasitas Oli Mesin Toyota Raize 1.0 Berapa?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada...
Kapasitas Oli Mesin Honda Freed - Berapa Liter?
Terbit : 9 July 2021

Kapasitas Oli Mesin Honda Freed – Berapa Liter?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada...