Tentang Kapasitas Tangki Bahan Bakar – Wajib Diketahui

Teknisimobil.com – Kali ini, kami akan membahas hal yang mungkin sering kali seorang pengendara atau bahkan pemilik mobil abaikan yakni tentang kapasitas tangki bahan bakar. Ingat, mobil Anda mengingatkan Anda tentang waktu pengisian bahan bakar tangki dengan menyalakan lampu bahan bakar. Banyak pengemudi merasa terganggu dan memilih untuk tidak mengisi ulang sebelum mengendarai beberapa kilometer lagi. Malas, ya itu menjadi salah satu penyakit akut, termasuk pada saya. Sementara itu, ada yang lain panik dan langsung pergi ke pompa bensin terdekat. Ini juga tidaklah baik. Nah, setiap pengemudi harus tahu beberapa fakta tentang kapasitas tangki bahan bakar. Ini terutama untuk menghindari acaman mesin rusak atau harus terlalu terburu-buru untuk mengisi bahan bakar.

Berapa Kapasitas Tangki Bahan Bakar Standar Mobil itu?

Tangki bahan bakar adalah bagian dari sistem mesin yang mengandung bahan bakar yang mudah terbakar seperti minyak. Ini masuk dalam kategori sistem bahan bakar lebih tepatnya. Sebagian besar mobil kompak dapat membawa bahan bakar antara 45 dan 65 liter. Namun, SUV dan truk memiliki tangki yang lebih besar sementara ukurannya lebih kecil untuk mobil Nano.

Beberapa kendaraan memiliki tangki bahan bakar sekunder yang disebut tangki cadangan, yang berisi sekitar 15% dari kapasitas ruang utama. Namun, itu hanya terlihat pada kendaraan yang memiliki umur lanjut. Atau yang dirancang untuk penggunaan khusus dan jarak jauh.

Baca juga:

10 Cara Menghemat Bahan Bakar Mobil – Harus Selalu Dilakukan

Fase Pembakaran dan Tangki Bahan Bakar Mesin Diesel

fuel tank photo

Anda harus membaca tulisan di tutup tangki bahan bakar untuk mengetahui kapasitas mobil Anda. Jika membaca 60L, itu berarti dapat berisi 60 liter bahan bakar. Pada kendaraan modern hanya menunjukkan tingkat di mana lampu bahan bakar akan memperingatkan Anda tentang keadaan bahan bakar yang rendah. Jumlah tersebut sudah termasuk tangki cadangan. Anda juga harus tahu bahwa Anda tidak akan dapat menggunakan bahan bakar dalam tangki hingga benar-benar kosong. Sebuah tangki bahan bakar mobil biasanya dirancang untuk berhenti berfungsi saat tersisa 5 hingga 10 liter. Selain itu, 1 atau 2 liter bahan bakar tidak dapat digunakan karena hanya menyimpan sedimen di bagian bawah tangki.

Mungkinkah Mengisi Tangki hingga Penuh atau Lebih dari Kapasitas Tangki Bahan Bakar yang Tetapkan?

Secara teknis, ya dan bisa tidak. Anda tidak dapat memasukkan 60 liter ke dalam wadah 55 liter. Di sisi lain, pipa saluran masuk atau leher bahan bakar dalam beberapa kasus dapat menampung 10 hingga 15 liter. Selain itu, sebagian besar ruang bahan bakar lebih besar dari kapasitas tangki bahan bakar terukur. Hal ini karena harus ada ruang untuk udara di bagian atas, yang membantu mencegah penguncian uap di dalam tangki.

Suatu hal yang sangat penting adalah tidak boleh mengisi bahan bakar terlalu penuh. Anda tidak boleh memenuhi ruang bahan bakar karena tidak akan meninggalkan ruang untuk udara. Dalam hal ini, minyak tidak akan memiliki ruang untuk memuai saat temperatur meningkat. Temperatur yang meningkat tersebut akan menciptakan tekanan pada dinding tangki dan menyebabkan kerusakan pada mesin.

Seberapa Jauh Dapatkah Mobil Berjalan dengan Lampu Bahan Bakar yang Menyala?

Anda mungkin sudah memeriksa kapasitas tangki bahan bakar mobil Anda. Nah, penting juga untuk mengetahui sejauh apa mobil dapat melaju ketika lampu bahan bakar menyala merah. Anda tentu tidak perlu panik. Karena indikator hanya memberi sinyal bahwa bahan bakar telah mencapai tingkat cadangan. Jumlah tingkat cadangan hampir 10% hingga 15% dari total kapasitas ruang bahan bakar.

Jadi, itu berarti mobil masih memiliki banyak atau cukup bahan bakar untuk menyeret Anda beberapa kilometer ke depan. Namun, bukan ide yang baik untuk mengemudi sampai tangki kering (kosong). Mengapa? karena hanya akan menarik sedimen melalui sistem dan merusak bagian-bagian mesin. Dengan adanya sendirimen yang bergerak bersama bahan bakar, akan menyebabkan lebih banyak gesekan dan terlalu panas karena tingkat bahan bakar yang rendah. Ya, ini juga menjadi faktor mengapa mesin panas dan bahkan akan menuju overheating pada mesin Anda.

Baca juga:

Cara Mengganti Saringan Bahan Bakar Pajero Diesel

Saringan Bahan Bakar Mobil – Hal-hal yang Wajib Diketahui

Dengan mengetahu beberapa hal penting tersebut di atas seharusnya Anda tidak boleh berleha-leha untuk tidak segera mengisi bahan bakar. Akan tetapi, tindakan panik saat lampu peringatan bahan bakar menyala juga bukan suatu tindakan bijak. Oleh sebab itu, penting untuk mengingat beberapa hal penting di atas untuk panduan Anda menjalani aktivitas sehari-hari. Terlebih untuk Anda yang melakukan perjalanan jauh setiap harinya.[]