Tanda Sensor TDC Honda Rusak, Apa saja?

Teknisimobil.com – Mobil-mobil pendatang baru dalam bentuk mesin EFI atau yang sejenisnya, dilengkapi dengan berbagai macam sensor. Sensor-sensor tersebut digunakan salah satunya untuk menunjang kinerja mesin agar bekerja maksimal. Sensor pada mobil modern, meski fungsinya sama, memiliki nama berbeda dari satu mobil dengan mobil lainnya. Salah satunya adalalah sensor TDC pada mobil Honda. Kali ini saya akan mencoba menjelaskan tanda sensor TDC Honda rusak sebagai bekal mengetahui masalah pada mobil Honda Anda.

Tanda Sensor TDC Honda Rusak

Selama lebih dari 100 tahun, mesin pembakaran empat siklus (4-tak) telah menggunakan metode yang sama untuk menciptakan tenaga. Langkah hisap akan menarik udara dan bahan bakar ke ruang bakar, langkah kompresi akan meningkatkan tekanan silinder, langkah daya akan menyalakan campuran bahan bakar udara dan memaksa piston turun, dan akhirnya langkah buang akan mengeluarkan gas yang digunakan melalui knalpot. Namun, agar semua komponen internal mesin bekerja bersama, harus ada titik awal. Ini dikenal sebagai Top Dead Center (TDC) dan dalam mesin modern saat ini dipantau oleh sensor pusat mati atas.

TDC sering didefinisikan sebagai ketika silinder pertama yang dinyalakan (biasanya silinder nomor satu) memiliki katup intake dan exhaust keduanya ditutup pada saat bersamaan. Pada mesin yang lebih tua, TDC ditandai pada balancer harmonik sebagai nol derajat dan memungkinkan mekanik untuk merakit mesin dan menyesuaikan katup kepala silinder untuk memastikan operasi yang lancar. Mesin saat ini dirakit dengan presisi yang sama. Namun, sensor TDC terus memantau urutan pembakaran semua silinder. Sensor ini sangat penting karena sistem pengapian modern saat ini sering disesuaikan dengan kondisi pengendaraan variabel.

Ketika semuanya berjalan sesuai rencana, sensor TDC akan bertahan selamanya. Namun, karena sensor adalah komponen kelistrikan, maka tentu saja bisa rusak. Masalah seperti keausan, retakan, dan bahkan korosi dapat mengambil alih dan menyebabkan kerusakan pada sensor TDC. Jika ada masalah dengan sensor ini, tanda-tanda peringatan tertentu akan mengingatkan pengemudi untuk masalah potensial. Berikut adalah beberapa tanda sensor TDC rusak.

Check Engine Lamp Menyala

Indikator pertama bahwa ada masalah dengan sensor TDC adalah bahwa Check Engine Lamp akan menyala. Semua sensor dipantau oleh ECU di mobil merek apa pun. Ketika sensor TDC mengirimkan informasi yang tidak akurat ke ECU, kode kesalahan akan dibuat dan menyebabkan Check Engine Lamp menyala pada dasbor.

Jika ini terjadi, seorang mekanik perlu Anda panggil untuk menyelesaikan pemeriksaan diagnostik dengan komputer khusus yang dihubungkan ke port di bawah dashboard. Langkah ini akan mengunduh kode kesalahan dan membiarkan mekanik mengetahui area kendaraan yang memicu check engine lamp menyala sehingga mereka dapat memeriksa dan memperbaiki kerusakan.

Mesin tidak Mau Start

Seperti yang saya jelaskan di atas, motor pembakaran internal perlu memiliki pengaturan waktu pengapian yang tepat agar semua silinder menyala dalam urutan (FO) yang benar dan pada waktu yang tepat. Jika sensor TDC rusak, sensor tidak akan mengirim informasi ini ke komputer onboard.

Sebagai tindakan pengamanan, ECU akan mematikan sistem kunci kontak dan Anda tidak akan dapat menghidupkan motor. Tergantung pada kendaraannya, mesinnya tidak akan berputar atau mesin akan berputar tetapi tidak menghasilkan percikan api. Dalam kedua kasus tersebut, jika mobil Anda tidak mau dinyalakan, hubungi mekanik adalah langkah yang bijak jika Anda bukan seorang profesional di bidang otomotit.

Mesin Tersendat-sendat dan Kasar

Gejala umum lainnya dari sensor TDC rusak adalah ketika mobil tampaknya berjalan kasar atau tersendat-sendat. Jika sensor TDC tidak berfungsi dengan baik, mesin biasanya akan mati dengan cepat untuk menghindari kerusakan pada komponen internal. Namun, ini tidak selalu terjadi. Jika mesin Anda tampaknya berjalan kasar atau kedengarannya seperti macet atau tersendat-sendat, Anda harus menepi ke tempat yang aman atau pulang. Segera hubungi mekanik profesional untuk menanganinya.

Tenaga Mesin (RPM) Drop

Tanda sensor TDC rusak yang lain adalah RPM drop atau tenaga mesin hilang. Ini terjadi karena pengapin tidak sesuai yang dapat diakibatkan karena masalah sensor TDC. Meski demikian, tenaga mesin drop tidak hanya diakibatkan oleh sensor saja tetapi juga yang lain.

Sensor TDC memainkan peran penting dalam mesin modern saat ini. Komponen ini biasanya digunakan pada kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1993. Jika Anda melihat salah satu gejala yang ditunjukkan di atas, atau jika mesin mobil Anda sepertinya tidak berjalan bahagia, hubungi mekanik yang handal untuk menanganinya.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *