Setelan Pedal Kopling Tidak Tepat, Apa Akibatnya?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan memulai pekerjaan bengkel masing-masing dengan penuh semangat. Untuk para konsumen, silahkan datang ke bengkel terdekat Anda untuk persiapan weekend supaya perjalanannya lancar. Kali ini saya akan membahas tentang Setelan Pedal Kopling Tidak Tepat akan berakibat tidak baik bagi kopling. Berikut ulasan selengkapnya.

Setelan Pedal Kopling Tidak Tepat, Apa Akibatnya?

Setelan Pedal Kopling Tidak Tepat

Setelan Pedal Kopling Tidak Tepat Apa Akibatnya?

Mobil dengan mesin pembakaran dalam memang masih menjadi primadona saat ini. Terutama yang masih menggunakan transmisi manual, maka sistem pemindah tenaga menjadi sangat penting. Bagian penting lainnya adalah mekanisme kopling.

Kopling mobil memiliki fungsi utama untuk menyambung dan memutuskan putaran mesin ke putaran transmisi, tentu sampai ke roda. Putaran mesin yang sangat tinggi ini pastilah akan menimbulkan gaya gesek yang tinggi juga. Yang kemudian dapat menimbulkan panas pada bagian yang bergesekan termasuk juga bagian kopling mobil.

Karena peran inilah maka kopling tidak sembarangan dalam pemasangannya dan dalam penyetelannya. Penyetelan kopling lebih penting lagi untuk menghindarkan dari akibat fatal bagi komponen-komponen kopling tertentu. Penyetelan seringkali tidak tepat, misalnya penyetelan yang terlalu tinggi atau sebaliknya. Tetapi masalahnya, banyak orang baik teknisi atau bahkan pemilik mobil, saat melakukan penyetelan tidak memperhatikan mekanisme kopling secara keseluruhan.

Penyetelan yang tidak tepat dapat mengakibatkan kampas kopling tidak tepat menempel pada flywheel, ini hanya salah satu contoh. Jika ini terjadi maka kampas kopling akan cepat habis dari waktu yang biasanya.

Penyetelan yang salah juga mengakibatkan hal lain. Salah satu contohnya adalah tenaga mesin menjadi tidak optimal. Dalam kasus ini, berarti kopling tidak mampu mentransfer semua energi mesin ke sistem penggerak tenaga mobil. Mudahnya adalah saat pedal kopling tidak lagi tertekan, kampas kopling masih tertekan oleh press kopling sehingga putaran mesin tidak tersalurkan penuh ke transmisi.

Lain halnya lagi jika kampas kopling selalu tertekan oleh press kopling. Penyetelan ini jelas salah. Penyetelan yang benar adalah saat pedal kopling ditekan maka kampas kopling benar-benar bebas dan putaran mesin tidak tersalurkan sama sekali ke transisi. Tetapi jika sebaliknya yang akan terjadi adalah – dalam waktu tertentu – akan tercium bau hangus menyengat pada mobil. Karena secara terus-menerus terjadi gesekan antara press kopling, kampas, dan flywheel.

Jadi, perhatikan saat menyetel kopling. Perhatikan petunjuk penyetelan pada manual book. Sehingga menghasilkan penyetelan yang baik.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *