Menu
Life is about sharing

Resiko Cakram Rem Mulai Tipis, Apa Itu?

  • Share
Resiko Cakram Rem Mulai Tipis

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat dan dapat menikmati liburan minggunya hari ini bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Bahasan sederhana kita kali ini adalah tentang Resiko Cakram Rem Mulai Tipis. Berikut bahasan selengkapnya.

Resiko Cakram Rem Mulai Tipis

Resiko Cakram Rem Mulai Tipis

Sistem keselamatan utama pada mobil baik itu mobil ICE maupun mobil hybrid dan mobil listrik adalah sistem pengereman. Laju kendaraan yang tinggi mengakibatkan ancaman tersendiri jika sampai terjadi kecelakaan. Dan rem adalah penyelamat utama saat ini terjadi.

Rem mobil ada dua jenis yakni rem cakram dan rem tromol. Kedua jenis ini bekerja dengan mengandalkan gesekan pada kampar rem dengan drum dan disc atau cakram.

Untuk rem cakram sendiri, kondisi rem yang tidak ‘terbungkus’ alias mudah sekali terkena kotoran mengakibatkan tingkat keausan yang jauh lebih tinggi. Apalagi pengereman yang terus menerus mengakibatkan gesekan terjadi setiap saat. Gesekan ini lah yang kemudian membuat kampas rem dan cakram semakin hari semakin tipis.

Lalu apa akibatnya apabila cakram yang tipis tetap saja kita pakai untuk berkendara?

Cakram atau disc yang tipis dapat mengakibatkan gesekan yang tidak rata pada kampas rem. Jika cukup tipis, bahkan cakram dapat ‘ngolet’ atau melengkung. Jika bergesekan dengan kampas rem, rem akan menjadi sangat panas dan membakar kampas. Akibatnya, rem tidak lagi dapat berfungsi dengan baik atau tidak ‘pakem’.

Solusi dari masalah ini jelas, kita harus mengganti cakram dan kampas rem secara serentak. Untuk cakram sendiri, sebenarnya dalam kasus cakram tidak begitu tipis hanya tidak rata saja dapat dibubut atau diratakan. Biayanya jauh lebih murah jika kita bandingkan dengan membeli baru. Tetapi untuk kasus yang sudah cukup parah, pembubutan bukanlah sebuah solusi dan kita harus mengganti dengan yang baru.

Sangat lah riskan menggunakan rem cakram dalam kondisi cakram tipis. Saat kecepatan tinggi dapat sangat beresiko karena rem tidak akan mampu menehan laju kendaraan apalagi saat mendadak dan tidak dilengkapi dengan sistem ABS.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *