Periksa Ketebalan Ban Saat Musim Hujan Tiba

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap dalam lindungan Tuhan dalam menjalani aktivitas masing-masing. Untuk para konsumen, semoga mendapatkan pelayanan terbaik untuk mobilnya. Kali ini saya akan membahas tentang Periksa Ketebalan Ban Saat Musim Hujan Tiba, yang terutama saya peruntukkan bagi konsumen dan pemilik mobil.

Periksa Ketebalan Ban Saat Musim Hujan Tiba

Periksa Ketebalan Ban Saat Musim Hujan

Advertisements

Pada negara-negara tropis termasuk Indonesia, saat ini mulai memasuki musim hujan. Salah satu hal yang patut untuk kita perhatikan adalah masalah ban mobil. Ya, ketebalan ban mobil harus kita perhatikan batas toleransinya agar aman saat kita bawa berkendara.

Saat hujan terjadi atau setelah hujan, permukaan jalan pastilah tegenang dengan air. Kondisi jalan basah tersebut menuntut kondisi ban mobil harus memiliki daya cengkram yang baik.

Ketebalan ban mobil memiliki pengaruh yang sangat besar dalam menjaga kendaan tetap menapak pada jalan basah. Batas ketebalan pada saat ban mobil wajib ganti adalah 1 mm. Jika kurang dari nilai ini, maka ban tidak lagi mampu untuk menapak dengan baik pada jalan yang basah.

Ketebalan ban sendiri tidak dapat kita dengan menetapkan pada alur yang paling dalam, misalnya alur pada bagian paling pinggir. Tetapi kita harus mengukur kedalaman alur tersebut pada bagian tengah-tengah ban. Bagian ini biasanya kita sebut TWI atau tread wear indicator.

Cara mengukurnya sangat sederhana. Kita dapat menggunakan jangka sorong atau penggaris biasa. Apabila ketebalannya sudah 1 mm atau kurang dari 1 mm maka kita harus langsung menggantinya.

Mengapa kedalaman alur ban penting? Selain tidak mampu menapak dengan baik, fungsi dari alur ban adalah memecah genangan air. Untuk ketebalan yang tidak mencukupi, maka alur pada ban tidak lagi mampu memecah genangan air. Dengan demikian maka air akan berada di bawah ban lebih banyak dan dapat membuat mobil tergelincir. Istilah kondisi semacam ini sering kita sebut sebagai aqua planning.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »