Perbaikan Agar Oli Tidak Tercampur Air Radiator, Apa?

Advertisements

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua malam hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat dan baik-baik saja serta siap untuk esok kembali beraktivitas pada bengkelnya masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Perbaikan Agar Oli Tidak Tercampur Air Radiator. Berikut bahasan selengkapnya.

Perbaikan Agar Oli Tidak Tercampur Air Radiator

Perbaikan Agar Oli Tidak Tercampur Air Radiator

Tidak mudah merawat mobil mesin pembakaran internal. Ini berbeda dengan mobil listrik yang senyatanya memang lebih sederhana. Perawatan mobil-mobil ICE memang kompleks karena berbagai sistem mendukung satu sama lain bahkan misalnya ‘hanya’ sistem pendinginan mesin.

Salah satu yang sering kali juga terjadi pada sistem ini adalah oli mesin tercampur dengan air radiator. Masalah ini perlu kita waspadai karena mengindikasikan masalah mesin yang serius. Selain itu, sistem pendingin dalam kasus ini juga akan mengalami masalah dan tidak dapat bekerja dengan optimal.

Advertisements

Terdapat beberapa penyebab oli dapat tercampur dengan cairan atau coolant radiator. Tetapi dua penyebab yakni gasket kepala silinder rusak dan cylinder head bengkok adalah yang paling utama.

Masalah pertama yakni gasket kepala silinder rusak, kita mau tidak mau harus menggantinya dengan yang baru. Tentu membongkar kepala silinder untuk dapat menggantinya. Untuk penyebab kedua, kita harus melakukan slep kepala silinder dan ditambah dengan penggantian gasket saat memasangnya.

Jika kerusakannya hanya kedua bagian tersebut, biasanya cuku melakukan semi-overhaul. Kita tidak perlu sampai membongkar mesin keseluruhan atau ovehaul engine.

Gasket kepala silinder yang rusak biasanya karena masalah waktu pemakaian. Dalam hal ini setiap gasket kepala silinder mobil apapun ada masa pakainya. Jika masa pakai ini sudah terlewati, gasket tidak akan mampu lagi mempertahankan galeri oli dan galeri cairan radiator. Sehingga, kedua cairan ini akan bersatu bergantung bagian mana yang paling dominan.

Sementara itu, kebengkokan kepala silinder biasanya karena overheat engine. Overheat engine berarti panas sudah terlampau tinggi dari panas yang dapat mesin toleransi. Jika ini terjadi dan segera mengatasinya, kemungkinan mesin akan kembali normal tanpa harus semi-overhaul karena kepala silinder bengkok. Tetapi jika kita paksa berjalan dengan kondisi overheat maka jelas kepala silinder dapat bengkok dan mesin bisa mengalami kerusakan lebih fatal dari ini.

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *