Menu
Life is about sharing

Penyebab V-belt Cepat Rusak, Kira-kira?

  • Share
Penyebab V-belt Cepat Rusak

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat dalam menjalani akhir pekan ini pada bengkel masing-masing. Bahasan singkat kali ini adalah tentang Penyebab V-belt Cepat Rusak. Berikut selengkapnya.

Penyebab V-belt Cepat Rusak

Penyebab V-belt Cepat Rusak

Untuk mesin pembakaran internal, v-belt salah satu komponen penting. Kebanyakan mobil v-belt sebagai media untuk menghubungkan poros engkol dengan komponen-komponen seperti pompa air, alternaltor, power steering pump, dan beberapa komponen lainnya. Dan karena itu v-belt sangat penting perannya dalam sebuah mobil.

V-belt sendiri terbuat dari karet dengan penampang yang berbeda. Mobil-mobil lama biasanya komponen ini memiliki bentuk seperti trapesium. Tetapi untuk mobil keluaran baru, biasanya memiliki bentuk dengan penampang dalam bergaris seperti tampak pada gambar. Bahan karet ini tentu tidak akan lepas dari waktu pemakaian. Sehingga pada waktu tertentu akan mengalami kerusakan.

Masalahnya adalah kerusakan yang terjadi justru akan lebih banyak dari pengaruh eksternal daripada pengaruh internal dari bahan karet itu sendiri.

Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi cepatnya v-belt rusak adalah panas berlebih, oli, dan debu yang mengenainya.

Oli baik itu oli mesin atau oli yang lain akan dapat mengenai belt ini jika membiarkan mesin dalam kondisi tidak normal. Belt yang terkena oli dapat mengalami slip yang dapat mengakibatkan belt lebih cepat panas dari kondisi normal. Panas belebih belt akan membuat rentan putus.

Sementra itu, faktor karena kotoran debu dan terkena air secara terus menerus akan membuat karet mudah rapuh. Biasanya akan ditandai dengan karet belt yang retak-retak pada saat kita lepaskan.

Selain kedua faktor tersebut tentu saja faktor internal penting untuk kita perhatikan. Dalam keadaan normal, komponen ini akan mulai mengalami masalah jika sudah mencapai jarak 40.000-60.000 km perjalanan. Tandanya adalah v-belt mulai terdapat bunyi berdecit yang menandakan sudah mulai mengalamai keausan dan harus mengganti v-belt tersebut.

Oleh karena itu, kita harus lebih berhati-hati dan sering memeriksa v-belt karena jika mengalami kerusakan maka bagian-bagian seperti pompa air dan lainnya juga akan terganggu.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *