Menu
Life is about sharing

Penyebab Remeh Radiator Buntu, Apa itu?

  • Share
Penyebab Remeh Radiator Buntu

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Penyebab Remeh Radiator Buntu, Apa itu? Berikut bahasan selengkapnya.

Penyebab Remeh Radiator Buntu, Apa itu?

Sebaik apa pun kerja radiator tidak ada gunanya jika raditor buntu. Jelas karena coolant radiator tidak dapat mengalir dan bersirkulasi ke dalam mesin. Video berikut memperlihatkan kinerja sebuah radiator;

Radiator adalah komponen utama dalam sistem pendingin mesin ICE. Radiator memiliki peran yang sangat penting untuk kelangsungan mesin mobil.

Dalam kerjanya, radiator bertugas melepaskan panas dari coolant radiator yang dibawa dari dalam mesin. Coolant radiator yang panas dapat kemudian dingin setelah melalui radiator dan kemudian masuk ke mesin kembali.

Pada video di atas, pada radiator terdapat jalur atau pipa sebagai saluran coolant. Istilah yang sering orang pakai untuk menamai pipa-pipa kecil tersebut adalah ply atau lubang. Ukuran ply pada radiator cukup kecil. Hal itu sengaja dibuat agar panas dari coolant mudah terurai dan dibantu oleh kisi-kisi pada radiator.

Masalahnya adalah jika ply atau lubang tersebut macet, maka coolant atau air radiator macet. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan ply tersebut buntu?

Mampat atau buntunya ply pada radiator ternyata bisa karena hal sepele. Penyebab utamanya adalah cairan radiator itu sendiri yakni air mineral atau air kran rumahan.

Mobil-mobil yang sudah berumur biasanya akan mengganti cairan radiator dengan air mineral biasa. Alasannya tentu lebih banyak pada masalah biaya perawatan. Padahal air radiator dari kran atau air mineral biasa dapat mengakibatkan munculnya karat dengan mudah. Karat tersebut semakin lama semakin banyak dan akhirnya dapat menutup ply atau lubang dalam radiator.

Jika sudah tersumbat penuh, air radiator tidak maksimal mendapatkan pendinginan dari radiator. Hal ini mengakibatkan temperatur akan meningkat dari waktu ke waktu. Dan akhirnya mesin dapat mengalami overheat engine.

Oleh karena itu, jangan sekali-kali meremehkan penggunaan cairan radiator. Bisa jadi radiator buntu dan overheat engine terjadi dan jelas biaya mahal akan menunggu lebih dari sekedar membeli coolant radiator.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *