Penyebab Mobil Kehilangan Tenaga Saat Akselerasi

Teknisimobil.comPada kesempatan kali ini, teknisimobil akan membahas tentang beberapa penyebab mobil kehilangan tenaga saat pengemudi melakukan akselerasi. Tenaga saat akselerasi sangat penting. Hal ini dibutuhkan bukan hanya untuk kesenangan pengemudi semata tetapi lebih pada keadaan yang memang diperlukan. Seperti, menaiki bukit, mendahului kendaraan lain, atau keadaan-keadaan lainnya.

Jika Anda sedang mengendarai mobil dan mendapati bahwa mobil Anda kehilangan daya ketika akselerasi, hanya terdapat saatu dari dua alasan untuk kejadian ini. Selain Anda tidak mempunyai cukup bahan bakar di dalam tangki mobil Anda atau Anda tidak mempunyai cukup daya. Dan terdapat banyak alasan mengapa kendaraan Anda kehilangan daya khususnya ketika akselerasi. Beberapa penyebabnya adalah masalah mekanis. Penyebab kehilangan tenaga saat akselerasi dalam kategori masalah mekanis dapat terjadi seperti adanya kompresi lemah, penyumbatan saringan bahan bakar, saringan udara kotor, atau penyumbatan saluran gas buang. Berikutnya adalah tidak berfungsinya sensor seperti sensor camshaft position, MAF sensor, oxygen sensor, crankshaft sensor, dan semua sensor yang terlihat dengan sistem EFI. Atau tidak berfungsinya actuators seperti injeksi yang buruk, pompa bahan bakar yang tidak normal, dan juga busi yang pengapiannya tidak sempurna.

Baca juga: Karburator vs Electronic Control Injection Saat Berjalan

Penyebab Mobil Kehilangan Tenaga

Penyebab Mobil Kehilangan Tenaga(c)mycardoeswhat

Penyebab mobil kehilangan tenaga tersebut adalah penyebab umum. Walaupun secara umum sama tetapi masih ada sedikit perbedaan yang terjadi pada mesin bensin dan diesel. Oleh karena itu, artikel Penyebab Mobil Kehilangan Tenaga Saat Akselerasi ini akan menjelaskan perbedaan-perbedaan tersebut.

Berikut adalah Penyebab Mobil Kehilangan Tenaga Saat Akselerasi pada Mesin Bensi dan Diesel

Kompresi Rendah

Kompresi merupakan hal penting dan sangat penting pada sebuah kendaraan. Kompresi rendah sudah dapat dipastikan akan mengganggu kerja mesin secara keseluruhan. Terutama kaitannya dengan daya yang dihasilkan oleh mesin. Penurunan daya akan sangat terasa terutama pada saat melakukan akselerasi. Sehingga ini merupakan salah satu penyebab kehilangan tenaga saat akselerasi pertama.

Saringan Bahan Bakar Tersumbat

Saringan bahan bakar terletak di antara injektor bahan bakar dan pompa bahan bakar setiap mobil. Kerja saringan bahan bakar adalah untuk menyaring bahan bakar untuk sembarang ketidakmurnian yang mungkin padanya. Ketika pompa bahan bakar mengirimkan bahan bakar ke dalam mesin, ketidakmurnian bahan bakar tidak akan muncul. Saringan bahan bakar menjadi benteng yang menghalangi kotoran-kontoran pada bahan bakar. Jika saringan bahan bakar pada mobil Anda kotor atau bahkan rusak maka tidak dapat bekerja pada kondisi yang seharusnya. Ketika kerusakan atau kotor dialami oleh saringan bahan bakar, maka kotoran-kotoran yang mengalir bersama bahan bakar tidak dapat tersaring. Dan akhirnya masuk ke dalam ruang pembakaran (mesin). Apabila ini terjadi, mesin akan kehilangan dayanya dan secara keseluruhan mesin akan mengalami gangguan.

Saringan Udara Buruk (Rusak)

Ruang pembakaran pada sebuah mesin adalah tempat campuran bahan bakar dan udara bersatu untuk membangkitkan daya yang diperlukan untuk menjalankan kendaraan Anda. Sebelum udara masuk dalam ruang pembakaran, udara harus melalui sebuah saringan udara yang menyaring semisal serangga, debu, atau jenis kotoran lain yang menjadikan udara tidak murni lagi. Jika ketidakmurnian udara masuk ke dalam mesin, udara tersebut dapat membahayakan mesin. Akan tetapi saringan-saringan udara yang tersumbat juga memungkinkan terjadi dalam pemakian yang lama. Jika saringan udara tersumbat, saringan udara akan membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran. Ini akan berdampak negatif pada fungsi kendaraan. Karena mesin tidak akan dapat membangkitkan daya yang cukup untuk menjalankan kendaraan.

Saluran Pembuangan Sisa Pembakaran Tersumbat

Sumbatan pada saluran pembuangan sisa pembakaran dari mesin seringkali tidak disadari oleh pengendara maupun mekanik. Pada dasarnya terdapat dua pipa pembuangan bahan bakar yakni muffler dan catalyst converter. Kerja catalyst converter adalah untuk mengurangi jumlah polusi yang dibangkitkan dari gas buang. Sementara itu muffler bertugas untuk menurunkan tingkat kebisingan yang dibuat oleh gas buang. Jika pipa pembuangan tersumbat, maka akan mengakibatkan pelemahan fungsi mesin. Utamanya adalah reduksi daya mesin. Sehingga kendaraan bergerak lambat ketika kita mencoba untuk melakukan akselerasi.

Tidak Berfungsinya Sensor Camshaft Position

Sensor camshaft position kendaraan merespon informasi tentang kelajuan camshaft kendaraan. Respon informasi ini kemudian dikirim pada electronic control module (ECM). Module ini adalah sebuah komputer yang ada di dalam hampir semua mobil baru saat ini. Informasi kelajuan camshaft yang dikirim ke ECM, kemudian akan menentukan pengaturan waktu pengapian dan injeksi bahan bakar. Akan tetapi, jika terdapat masalah pada sensor ini dan tidak dapat mengirimkan informasi ke ECM, maka akan sangat mempengaruhi performa mesin. Akibatnya mesin tidak akan dapat befungsi seperti yang seharusnya. Hal ini juga termasuk mengakibatkan rendahnya tenaga pada saat terjadi akselerasi.

Tidak Berfungsinya Sensor MAF

Catatan, sensor ini hanya ada pada mesin bensin. Tugas utama sensor MAF (mass airflow) adalah untuk mengukur jumlah udara yang melewati mesin. Kemudian melaporkan jumlah ini ke Powertrain Control Module. Dari sana, module akan menggunakan informasi ini untuk menghitung beban yang ditempatkan pada mesin. Jika terdapat beberapa masalah pada sensor ini, maka performa mesin akan sangat berkurang.

Pompa Bahan Bakar Lemah atau Buruk

Bagian ini hanya berlaku pada mesin bensin. Pompa bahan bakar bertugas membawa bahan bakar dari tangki dan mentransfernya ke dalam mesin mobil Anda. Tidak hanya itu, pompa memastikan bahwa bahan bakar disalurkan dengan tekanan tinggi sedemikian rupa sehingga dapat menjadikan performa mesin menjadi maksimal. Jika terdapat beberapa kerusakan atau ketidakfungsian pada pompa bahan bakar, akan terjadi masalah pada mesin. Terutama masalah pada akselerasi kendaraan.

Busi Rusak

Bagian ini hanya berlaku pada mesin dengan bahan bakar bensin. Busi adalah komponen penting pada motor dengan ruang bakar internal. Setelah koil pengapian mengirimkan sinyal elektrik ke busi, busi-busi mentransmisikan sinyal ke ruang pembakaran. Sedemikian rupa sehingga campuran bahan bakar dan udara dibakar dengan loncatan bunga api dari busi. Jika busi gagal beroperasi dengan baik, maka performa mesin akan sangat berkurang dan puncaknya dapat membuat mesin pincang.

Koil Pengapian

Bagian ini juga hanya untuk mesin dengan bahan bakar bensin. Koil pengapian pada sistem pengapian adalah suatu bagian penting mesin yang mengkonversi 12 volt tegangan baterai menjadi 20.000 volt. Tegangan ini diperlukan untuk membangkitkan loncatan bunga api pada busi. Yang selanjutnya digunakan untuk membakar campuran bahan bakar dan udara pada mesin. Jika koil pengapian rusak, maka kendaraan tidak mungkin dapat melakukan akselerasi dan tentu kehilangan daya akan pasti terjadi.

Baca juga: Tahukah Anda Apa itu Catalytic Converters dan Apa Saja Jenisnya?

Tidak Berfungsinya Sensor Oksigen

Ketika gas buang meninggalkan mesin, sejumlah gas yang meninggalkan mesin diukur oleh sensor oksigen. ECM kemudian menggunakan informasi ini untuk menggambarkan waktu yang diperlukan untuk pembentukan campuran bahan bakar dan udara. Sensor oksigen ditempatkan di dalam jalur sistem pembuangan bahan bakar. Ini memungkinkan engine timing dan sistem injeksi bahan bakar untuk melakukan kerjanya secara efisien. Sensor oksigen mendukung kontrol emisi bahan bakar. Tetapi jika tidak berfungsi dengan baik, maka dapat menjadikan ketidakakurasian dalam pengiriman informasi tentang rasio campuran bahan bakar dan udara ke ECM. Hal ini akan menyebabkan mesin mulai mengalami penurunan performa dan puncaknya akan mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan.

Injektor Rusak

Sebuah injektor bahan bakar adalah komponen yang sangat penting pada sebuah mobil. Mereka ditempatkan di dalam sistem bahan bakar. Dan tugas utama mereka adalah menyemprotkan bahan bakar ke dalam mesin. Komputer pada mesin yang mengontrol injektor bahan bakar dan interval waktu dan bentuk semprotan bahan bakan ke dalam mesin. Dengan cara demikian, mesin dapat unjuk kerja maksimal. Jika injektor bahan bakar rusak atau tidak berfungsi dengan baik, maka mesin tidak dapat membangkitkan sejumlah tenaga yang dibutuhkan oleh kendaraan. Anda dapat beranggapan bahwa semua masalah performa mesin bergantung  pada injektor karena injektor merupakan bagian utama sistem bahan bakar.[]

(1) Comment

  1. Pingback: Apa yang Dimaksud BrakeHold Mobil Honda HR-V? - Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *