Penyebab Klahar (Bearing) Roda Mobil Berbunyi

Teknisimobil.comPada kesempatan kali ini, teknisimobil akan membahas tentang beberapa penyebab klahar (bearing) roda mobil berbunyi terutama pada saat mobil berjalan. Artikel ini merupakan bagian dari perbengkelan kategori tips & trik. Yang di dalamnya terdapat bebepara artikel lain seperti penyebab mobil kehilangan tenaga.

Bearing atau klahar atau juga disebut klaher, merupakan hal penting pada sistem penggerak roda. Bearing salah satunya terletak pada poros roda yang berfungsi untuk menopang roda itu sendiri. Dalam penggunaannya bearing disertai dengan pelumas atau disebut “gemuk”. Pemulas ini diberikan dengan tujuan untuk melapisi gesekan antara bola-bola dan dudukan pada bearing roda.

Klahar (Bearing) Roda Mobil Berbunyi

Beberapa jenis klahar (bearing) roda(c)YourMechanics

Setelah kendaraan berhenti dari perjalanan, bearing mulai dingin dan kemudian sebuah vakum dibangkitkan dari pelumasan (gemuk), udara dan kontak antar besi klaher. Seal yang ada pada muka bearing seharusnya menahan vakum tersebut di dalam bearing. Jika tidak, seal poros atau bearing akan mulai menarik udara ke dalam dari sisi luar. Yang memungkinkan air dan debu dapat ikut masuk ke dalamnya. Jika Anda berada di daerah pesisi pantai, kemungkinan besar bearing mobil Anda akan terkontaminasi juga dengan air laut. Hasilnya, bearing roda kendaraan Anda dalam bahaya atau biasanya akan mendatangkan bunyi padanya.

Jadi, Apa penyebab klahar (bearing) roda mobil berbunyi?

Bearing roda bersentuhan langsung dengan roda dan bergerak secara terus menerus. Karena roda-roda menyentuk jalan selama kendaraan berjalan, terdapat banyak alasan mengapa bearing roda kendaraan mengalami kerusakan ditandai dengan bunyi ataupun tanda lainnya. Berikut adalah beberapa alasan penyebab klahar (bearing) roda mobil berbunyi.

Pemasangan Bearing yang tidak Tepat

Jika bearing roda mobil Anda baru saja (belum terlalu lama) diganti, maka aneh jika terjadi bunyi pada bearing tersebut. Karena bearing roda mobil dapat rusak untuk jangka waktu yang cukup lama. Kesimpulan adalah bahwa bearing roda mobil Anda mengalami kerusakan karena pemasangan bearing roda mobil Anda tidak tepat/baik. Tetapi tunggu dulu, ini hanya berlaku untuk bearing yang digunakan pada saat penggantian adalah bearing dengan kualitas baik atau asli dari pabrikan mobil Anda.

Mengendarai Mobil di Jalan yang Tergenang Air

Pabrikan kendaraan roda empat selalu melengkapi bearing dengan seal yang dapat memastikan air dalam keadaan tertentu tidak dapat masuk ke dalam bearing. Akan tetapi, tentu setiap alat yang dibuat oleh pabrikan apapun akan memiliki batas pakai. Oleh karena itu, bunyi atau kerusakan yang terjadi pada bearing roda mobil Anda bisa jadi diakibatkan oleh kerusakan seal tersebut. Hal ini akan sangat mudah sekali terjadi apabila kerusakan seal tersebut disertai dengan mengendarai mobil pada jalan yang tergenang air. Genangan air akan memungkinkan air masuk pada bearing dan bercampur dengan pelumas bearing. Akibatnya pemulas kehilangan fungsinya dan mengakibatkan gesekan antara baja pada bearing tanpa lapisan. Tetapi, tidak hanya untuk seal yang rusak atau lemah, untuk seal yang bagus juga seringkali tidak mampu menahan masuknya air ke dalam bearing. Hal ini terjadi jika jalan yang tergenang air dilalui oleh roda dalam jangka waktu lama.

Pesangan Seal Bearing Roda yang Tidak Tepat

Sering kali pemasangan atau penggantian bearing disertai dengan seal bearing yang baru. Katakanlah pemasangan bearing sudah tepat. Tetapi apakah menjamin pemasangan seal sudah tepat? Belum tentu. Inilah yang mengakibatkan sering cepatnya rusak bearing walaupun jangka waktu penggantian bearing belum lama. Pemasangan seal yang tidak tepat dapat mengakibatkan debu, air, dan kotoran lain masuk dan menyebabkan fungsi pelumasan bearing tidak berjalan. Terutama jika alasan kedua dari penyebab klahar (bearing) roda mobil berbunyi terjadi.

Berkendara di Jalan Kasar

Bearing roda akan menerima semua tekanan yang berasal dari roda. Jika Anda mengendarai kendaraan Anda pada jalan yang sangat kasar, ini dapat mengakibatkan bearing cepat rusak. Apabila roda kendaraan Anda mengenai sesuatu di jalan, maka salah satu posisi bearing akan mengalami gaya tekan yang sangat besar. Tekanan ini dapat menyebabkan panas pada bearing dan selanjutnya terjadi keausan. Keausan yang terjadi berarti menghasilkan “bram” atau serbuk besi akibat gesekan. Serbuk besi ini akan merusak pelumasan sehingga mudah sekali akan terjadi kerusakan pada bearing. Meskipun sebenarnya, keausan pada bearing itu sendiri sudah merupakan bagian dari kerusakan bearing. Hanya sebagai saran, jika Anda mengendarai kendaraan pada jalan yang kasar, cobalah untuk bersabar dengan mengendarai mobil secara perlahan.

Roda yang tidak Setimbang dan Shock yang Rusak

Sistem roda bergantung pada bearing roda, roda, lower arm, lower joint, knuckle arm, dan shock. Ketika terdapat ketidak setimbangan roda pada sebuah mobil yang sedang Anda kendarai, bagian-bagian lain dapat rusak dan kemudian akan menimbulkan bunyi pada bearing roda.

Kecelakaan pada Area Roda

Bearing-bearing roda secara terus menerus bergerak dan terhubung dengan keseluruhan bagian seperti pada dinyatakan bagian sebelumnya. Sehingga, jika area roda terkeda sesuatu (kecelakaan), maka bearing roda 100% rusak dan menyebabkan bunyi padanya.[]

(1) Comment

  1. Pingback: Daftar Bengkel Mobil di Bukit Tinggi Sumatera Barat %-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *