Menu
Life is about sharing

Penyebab Karat Pada Tutup Radiator, Apa?

  • Share
Penyebab Karat Pada Tutup Radiator

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Pada bahasan sederhana kali ini kita akan membahas hal yang sederhana yakni tentang Penyebab Karat Pada Tutup Radiator. Berikut bahasan selengkapnya.

Penyebab Karat Pada Tutup Radiator

Penyebab Karat Pada Tutup Radiator

Bagian dari sistem pendingin baik itu pada mobil mesin pembakaran internal, mobil hybrid dan bahkan mobil listrik adalah tutup radiator. Kecil paling luar dari sistem pendingin, tutup radiator ternyata tidak hanya berfungsi sebagai penutup lubang pengisian cairan radiator.

Fungsi tutup radiator lebih dari sekedar menutup lubang pengisian coolant radiator. Tutup radaitor berfungsi menjaga tekanan dalam mesin tetap stabil.

Tetapi seperti komponen lain misalnya radiator, tutup radiator juga tidak dapat terhincarkan dari kerusakan. Yang paling sederhana adalah karena banyaknya karat pada tutup radiator.

Salah satu penyebab karat pada tutup radiator adalah kesalahan penggunaan cairan radiator. Biasanya cairan yang kita pakai cenderung mengandung garam sehingga dapat menimbulkan korosi lebih cepat.

Penggunaan cairan radiator yang tepat adalah yang sudah pabrikan rekomendasikan. Paling sederhana adalah menggunakan coolant radiator yang bermerek. Cairan atau coolant radiator biasanya akan mengandung bahan aditif salah satunya anti-karat.

Bahan aditif anti-karat akan berfungsi mencegah sistem pendingin yang terbuat dari besi – salah satunya tutup radiator – menjadi berkarat. Anti-karat tidak akan ada pada cairan mineral biasa atau bahkan air AC sekalipun. Cairan biasa, terlebih mengandung garam banyak, akan mudah sekali menjadikan beberapa komponen sistem pendingin berkarat. Tidak hanya itu, jika dibiarkan terlalu lama karat bahkan bisa menyumbat saluran cairan radiator untuk bersirkulasi.

Sementara itu, tutup radiator yang sudah berkarat, kinerjanya akan berkurang dalam menjaga tekanan di dalam mesin. Kemampuan tersebut akan berkurang karena pegas pada tutup radiator tidak lagi mampu membuka dan menutup dengan baik.

Dalam kondisi ini, cairan radiator akan mudah berkurang karena terjadi proses penguapan. Jika kondisi ini kita biarkan, maka sangat mungkin pada titik tertentu mesin akan mengalami overheat engine.

Oleh karena itu, jika sudah tampak berkarat silahkan Anda mengganti tutup radiator dengan yang baru.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *