Cara Mengenali Masalah Overheating Mitsubishi Pajero

Teknisimobil.comMasalah overheating adalah salah satu masalah serius dalam sebuah kendaraan, kali ini kita akan bahas cara mengenali masalah overheating Mitsubishi Pajero. Secara umum sebenarnya masalah overheating sudah kita bahas. Tetapi, tidak ada salahnya apabila membahas ulang untuk khusus yang memiliki Mitsubishi Pajero. Mari kita kenali masalah tersebut, siapa tahu Anda mengalaminya suatu saat nanti.

Mitsubishi Pajero photo

Photo by RL GNZLZ

Baca juga:

Langkah Mudah Mengganti Oli Mesin Mitsubishi Pajero

Perawatan Mitsubishi Pajero – Jadwal Perawatan

Salah satu masalah yang paling berbahaya pada mesin adalah kepanasan atau overheating.

Jika Pajero Anda terlalu panas, cobalah untuk mendiagnosa masalah yang menyebabkannya sesegera mungkin, mengganti /membangun kembali (membongkar) mesin sangat mahal dan akan lebih baik menghindarinya.

Jadi, bagaimana seharusnya kita apabila terjadi overheating Mitsubishi Pajero?

Pertama, lihat di bawah kap mobil (bawah ruang mesin):

  1. Periksa tingkat atau jumlah air pendingin (coolant) – apakah dalam kisaran jumlah yang tepat? Jika tidak, kita harus mengidentifikasi mengapa hal itu hilang.
  2. Periksa pendingin (coolant) itu sendiri – apakah bersih? apakah ada minyak atau campuran oli di dalamnya? apakah ada karat di sana?
  3. Periksa kebocoran. Lihat di bawah mobil (ruang mesin), lihat selang dan kaitannya dengan radiator/termostat/mesin. Lepaskan saluran masuk udara dan lihat pompa air, apakah ada kebocoran di sekitarnya?
  4. Apakah pendingin benar-benar mendidih/panas dari suhu biasanya? Jika tingkat pendinginnya baik dan pendinginnya tidak mendidih dan mobil Anda adalah Pajero, maka Anda mungkin memiliki masalah pada temperature gauge. Jika itu terjadi, maka hal tersebut menjadi masalah paling bagus untuk Anda, Anda bisa menemukan perbaikan cepat dan murah di sini, di situs kami, baca artikel cara memperbaiki temperature gauge yang rusak.
  5. Lihatlah selangnya, apakah sudah kering dan perlu diganti?
  6. Apakah EGR terhubung pada mobil Anda? Kehilangan coolant mungkin terjadi karena adanya masalah pada sistem pendingin EGR, gejalanya mirip dengan paking kepala silinder yang rusak.

Jika Anda mendapati oli di salam coolant, itu mungkin salah satu masalah yang lebih sulit dan mahal, mungkin itu adalah gasket kepala silinder yang rusak. Tetapi juga bisa poros engkol di blok kepala/mesin masalahnya , dan ini tentu lebih buruk.

Meski begitu, kalaupun hal itu terjadi, Anda perlu memahami penyebabnya sebelum memperbaiki (atau, setelah diperbaiki, tapi sebelum menjalankan mesin lagi …)

Selanjutnya, pahami situasi overheating Mitsubishi Pajero, apakah di bawah beban? Jalan cepat di jalur lalu lintas?

Jika Anda belum mengganti thermostat Anda selama satu atau dua tahun terakhir, sekarang akan menjadi saat yang tepat untuk melakukannya. Termostat adalah bagian yang murah dan memiliki peran krusial. Anda tidak dapat memverifikasi bahwa thermostat bekerja dengan baik tanpa mengeluarkannya dan jika sudah keluar, pasang yang baru sebagai gantinya.

Anda bisa belajar cara mengganti thermostat di postingan tersebut.

Tersangka selanjutnya adalah radiator, mungkin tersumbat dan kotor. Apakah Anda pernah membersihkannya? apa warna pendingin? apakah itu bersih? berapa umur radiatornya? apakah kamu melihat karat di dalamnya?

Sebagian besar masalah overheating sedang dipecahkan saat membersihkan radiator atau menggantinya dengan yang baru (baca tentang cara mengganti radiator Anda).

Jika overheating Mitsubishi Pajero Anda terjadi dengan cara yang bebas, maka saya akan menduga radiator dan pompa airnya yang memiliki masalah.

Periksa pompa air: baik, keluarkan dan lihatlah cara yang paling andal, tapi biasanya pompa air yang buruk dapat dideteksi tanpa mengeluarkannya: lihat, apakah Anda melihat pendingin di sekitarnya? cobalah untuk mengguncangnya sedikit, apakah pulley bergerak? Ada gerakan di sana apakah teradapat suara saat saat digoncangkan? Jika salah satu jawaban itu “ya” maka sebaiknya ganti pompa airnya.

Jika tidak, kirim radiator Anda ke tempat spesialis pembesih radiator…

Terakhir, namun tak kalah pentingnya, kopling kipas.

Pengujian itu cukup sederhana, sementara mesinnya panas, mintalah seseorang untuk mematikan mesin saat Anda melihat kipasnya. Jika kipas terus menyala setelah mesin mati, kopling kipas Anda harus diganti. Kopling kipas yang tepat akan menahan putaran saat sedang panas dan mesin mati.

Baca juga: Baterai Metal–Air untuk Kendaraan Listrik

JANGAN MENCOBA UNTUK MEMEGANG KIPAS SAAT MESIN INI BERJALAN!

ANGAN MENCOBA UNTUK MENGHENTIKAN KIPAS DENGAN TANGAN ANDA SAAT BERJALAN !!!

Itu tadi langkah-langkah mengenali masalah overheating Mitsubishi Pajero 3.2 DiD. Semoga bermanfaat….. Salam MANDIRI SEDERHANA dari teknisimobil.com. Referensi dan gambar, 1) pajero.guru/ 2) pajeroclub.co.za/forum/.[]