• TM Garage Jalan Cangkringan, Selorejo, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY
Mobil Wajib Ganti Oli Mesin Setelah Menerjang Banjir

Mobil Wajib Ganti Oli Mesin Setelah Menerjang Banjir

February 24, 2021 | Perbengkelan / Tips dan Trik |

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Mobil Wajib Ganti Oli Mesin Setelah Menerjang Banjir. Berikut bahasan selengkapnya.

Mobil Wajib Ganti Oli Mesin Setelah Menerjang Banjir

Mobil Wajib Ganti Oli Mesin

Masalah banjir sudah membikin kepala puyeng, belum lagi yang memiliki kendaraan roda empat dan ikut terendam banjir. Kekhawatiran terhadap mobil yang terendam banjir dan kemungkinan besar rusak jelas menambah beban tersendiri. Dan memang begitulah, tidak ada mobil yang terendam banjir atau setidaknya menerjang banjir hingga mencapai mesin, mobil tidak bermasalah.

Salah satu masalah yang sering banyak orang alami adalah mesin. Oleh karena itu, kita wajib mengganti oli mesin saat mobil terendam banjir atau bahkan hanya sekedar menerjang banjir. Tetapi mengapa?

Mobil yang terendam banjir atau setidaknya menerjang banjir sangat mungkin kemasukan air melalui dipstick pengecekan oli mesin. Air akan masuk ke dalam carter dan ikut tercampur bersama dengan oli. Bahkan meski sedikit maka air akan merusak kemampuan oli untuk melakukan kerjanya dalam sistem pelumasan.

Salah satu ciri untuk membedakan air tercampur air atau tidak adalah dengan membedakan warna oli. Oli yang tercampur dengan oli biasanya akan berwarna seperti susu, jika kita pegang akan terasa kesat. Hal ini karena terjadinya reaksi kimia antara air dan oli yang mengakibatkan oli kehilangan kemampuan melumasi.

Jika sampai oli tercampur air, oli tidak lagi memiliki kemampuan untuk melapisi atau membentuk film pada bagian komponen-komponen mesin yang bergesekan. Akibatnya, gesekan yang terjadi pada komponen-komponen mesin yang bergerak akan menimbulkan panas tinggi dan mengakibatkan overheat engine.

PERHATIKAN PENYEBAB OVERHEAT ENGINE YANG LAIN

Apabila mesin mengalami overheat engine, maka jelas masalah besar mesin Anda menunggu. Kerusakan karena keausan yang komponen-komponen mesin alami akan menjadikan mesin tidak lagi bekerja dengan baik. Dan jika tidak beruntung, maka jelas bongkar mesin adalah solusi untuk semua itu padahal biayanya sangat mahal.

Oleh karena itu, jika mobil Anda terendam banjir atau hanya sekedar menerjang banjir tetapi cukup dalam, sebaiknya segera ganti oli mesinnya. Tidak perlu menunggu bengkel buka karena bisa ganti sendiri dengan mudah. Jika TIDAK TAHU KAPASITAS OLI MESIN, video berikut dapat memandu Anda untuk mengganti oli tetap aman dan benar.

Related Post

Cara Memeriksa Sensor CKP Mobil dengan Scanner
Terbit : 19 October 2021

Cara Memeriksa Sensor CKP Mobil dengan Scanner

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya...
Kapasitas Oli Mesin Toyota Raize 1.0 Berapa?
Terbit : 15 October 2021

Kapasitas Oli Mesin Toyota Raize 1.0 Berapa?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada...