Mesin Kasar Setelah Melewati Banjir, Cek Bagian Ini!

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Mesin Kasar Setelah Melewati Banjir, Cek Bagian Ini! Berikut bahasan selengkapnya.

Mesin Kasar Setelah Melewati Banjir, Cek Bagian Ini!

Mobil yang melewati genangan air karena banjir hingga mengenai mesin atau bahkan kap mesin terendam pastilah akan bermasalah. Salah satu masalahnya adalah bunyi mesin mobil tersebut setelah menerjang banjir akan berbunyi kasar. Jika ini terjadi, apa yang harus Anda periksa?

Advertisements

Baik kita sengaja atau pun tidak, mobil yang menerjang banjir akan berpotensi memicu kerusakan mesin mobil Anda. Mesin yang kemudian berbunyi kasar, kemungkinan air dapat masuk ke dalam ruang bakar dari intake manifold dan akan terjadi jamming atau mesin mogok.

Jika terjadi kondisi tersebut kita harus mengecek bagian ruang bakar mesin. Cara melakukannya memang agak rumit yakni membuka kepala silinder dan melihat bagian dinding silinder mesin. Apabila terdapat baretan pada sisi dinding silinder, ini menjadi indikasi bahwa batang piston atau connecting rod mengalami kebengkokan. Karena batang piston mengalami kebengkokan maka piston akan cenderung tertekan ke salah satu arah dan mengakibatkan goresan pada dinding silinder.

Jika dinding silinder tidak ada goresan maka kemungkinan kerusakan lain terjadi yakni pada bearing mesin, baik itu bearing poros engkol maupun bearing batang piston. Jika ini terjadi maka kita harus menurunkan mesin dari mobil dan membongkar semua untuk pemeriksaan.

Tetapi, sebaiknya kita memeriksa bagian-bagian mesin lainnya. Bisa jadi bunyi kasar pada mesin itu sebenarnya terjadi hanya karena pada bagian puli poros engkol atau puli yang lain seperti puli alternator, puli dinamo starter, atau yang lainnya kotor dan mengakibatkan saat mesin berputar timbul bunyi kasar.

Cara memeriksanya juga sangat mudah sekali yakni dengan membuka V-belt dan kemudian kita hidupkan mesin. Apabila bunyi kasar hilang maka kemungkinan bunyi kasar dari salah salah satu puli yang saya sebutkan di atas. Akan tetapi jika masih berbunyi kasar maka jelas itu berasal dari dalam mesin.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »