Mengganti Coolant, Seberapa sering Seharusnya?

Teknisimobil.com – Perawatan mobil adalah salah satu hal terpenting yang sering diabaikan orang. Perbaikan dan servis yang tepat waktu meningkatkan kinerja kendaraan hingga tingkat tertinggi. Mengganti coolant kendaraan pada saat yang tepat adalah salah satunya. Ini merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kinerja maksimal mobil Anda. Mengganti coolant mungkin berbeda dari satu mobil dengan mobil lainnya. Seseorang dapat dengan mudah menemukan mobil yang merekomendasikan mengganti coolant radiatornya setelah 1,00,000+ mil atau 1,50,000 km. Pertanyaan yang seberapa sering kah seharusnya mengganti coolant (air radiator) akan mengganggu pikiran Anda berulang kali.

Mari kita bahas tentang pendingin mesin dan penggantiannya di bawah ini.

Seberapa sering seharusnya mengganti coolant radiator?

Pendingin mesin berupa cairan coolant bersirkulasi melalui bodi mesin sama seperti darah di tubuh kita. Cairan pendingin ini mengalir sepanjang jalurnya melalui mesin dan radiator untuk menjaga semua komponen mesin tetap dalam temperatur normal. Mesin menyerap panas dan mentransfernya ke blok silinder luar mesin.

Hasilnya bisa menakutkan jika sistem pendingin dengan cairan pendinginnya tidak dalam kondisi baik atau tidak diganti tepat waktu. Pendingin mesin adalah sistem pendingin mobil utama dan membutuhkan perawatan yang tepat. Mempertahankan sistem pendingin dalam kondisi baik akan menambah beberapa tahun ke kehidupan mobil Anda. Sebagian besar perusahaan mobil memandu untuk mengganti coolant air radiator setelah setiap 30.000 mil atau 50.000 km. Tapi, umumnya tergantung pada jenis mobilnya juga.

Mari kita bahas cara mengganti coolant mesin dalam waktu singkat

Dalam pembahasan ini bukan suatu yang bersifat teknis, melainkan panduan umum dalam mengganti coolant (air radiator). Penjelasan teknis akan bersifat khusus sehingga tidak akan membingungkan sebagaian pembaca lain yang memiliki mobil berbeda dengan pembahasan yang bersangkutan. Dengan pembahasan umum ini maka akan mudah bagi siapa saja yang hendak melakukan penggantian coolant air radiator mobilnya. Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda tempuh.

Pertama – Lihatlah buku panduan manual book mobil Anda

Langkah pertama yang akan membantu mengganti pendingin adalah panduan pemilik yang ditawarkan dengan mobil. Seseorang dapat memilih kiat pemeliharaan dari para profesional untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Manual ini akan memberi tahu tentang seberapa sering mengganti pendingin engine & berapa kapasitas mobil.

Kedua – Atur Posisi

Memarkir kendaraan di atas permukaan yang datar akan sangat bagus untuk melakukan tugas dengan mudah. Pastikan untuk mengangkat mobil sedikit untuk mengosongkan pendingin lama. Tempatkan semacam wadah di bawah radiator untuk menahan cairan pendingin habis.

Ketiga – Kosongkan Tangki Radiator

Tangki radiator biasanya berupa tangki logam atau plastik yang ditempatkan di samping mesin. Menjaga wadah tepat di bawah tangki akan membantu menangkap cairan yang memerah. Buka katup dan kosongkan tangki radiator sepenuhnya. Tutup katup untuk menambahkan pendingin segar ke tangki radiator.

Keempat – Ganti Sekarang!

Penggantian pendingin bukanlah masalah besar sekarang. Satu dapat mengubah pendingin lama dengan yang baru sekarang. Isi radiator sesuai kapasitas radiator. Dan, sudah selesai!

Penutup Itu saja! Ini adalah beberapa tips untuk mengganti pendingin mesin dengan sempurna. Semoga Anda sudah mendapat jawaban untuk seberapa sering mengganti pendingin mesin. Ingatlah kiat-kiat ini agar perawatan mobil Anda lebih baik.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *