Mengatasi Masalah RPM Idle Hyundai Atoz; Bagaimana?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar sahabat otomotif hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap bersemangan dalam beraktivitas pada bengkelnya masing-masing. Kali ini saya akan membahas tentang mengatasi masalah RPM Idle Hyundai Atoz. Bagi teman-teman bengkel ini sudah biasa bukan? Nah, ini saya peruntukkan bagi konsumen pemiliki mobil Atoz. Berikut selengkapnya.

Salah satu aktuator penting bagi mobil injeksi termasuk pada Hyundai Atoz adalah ISC atau idle speed control.

Lihat video CARA KERJA IDLE SPEED CONTROL PADA MOBIL untuk memahami lebih jauh.

ISC memiliki peran utama untuk mengatur aliran udara masuk ke dalam ruang bakar saat mesin dalam kondisi idle. Baik itu saat mesin dingin maupun saat mesin panas. Pada sebuah ISC biasanya akan ada beberapa komponen utama; stepper motor, katup, rangkaian kelistrikan, dan body ISC.

Mengatasi Masalah RPM Idle Hyundai Atoz

Mengatasi Masalah RPM Idle Hyundai Atos

Mengatasi Masalah RPM Idle Hyundai Atos yang tidak stabil.

Secara sederhana, ISC pada saat idle akan membuka sedikit katupnya. Idle ini adalah idle tanpa beban mesin tambahan. Pada saat A/C mobil hidup saat kondisi mesin idle, berarti bahwa ada beban mesin tambahan. Beban mesin ini membutuhkan tenaga mesin lebih besar tentu saja. Untuk itu mesin membutuhkan tambahan bahan bakar dan tentu saja udara. Nah saat A/C hidup dan kondisi mesin idle maka katup ISC akan membuka lebih lebar dan membiarkan mesin tidak mati. Tetapi, ISC terbuka lebar sebenarnya bukan karena perintah A/C tetapi perintah ECU. Jari urutannya, A/C hidup mengirim data ke ECU dan kemudian ECU memerintahkan ISC untuk membuka lebih lebar.

ISC yang rusak tidak hanya berdampak pada mati mesin saat idle tetapi juga dapat sebaliknya. Sebagai contoh saat berada dalam perjalanan, saat lampu merah dan kita melepas pedal gas, seharusnya rpm turun. Tetapi karena ISC rusak RPM justru malah tinggi misalnya RPM hingga 2000 rpm lebih. Dan naas jika tidak terkendali akan menabrak mobil depan Anda.

Lalu jika saat idle RPM terlalu tinggi atau terlalu rendah apa yang harus kita lakukan? Berikut adalah langkah-langkahnya.

Cek selang-selang – Cek selang-selang yang menepel ke manifold. Kevakuman dalam intake akan berkurang saat ada udara masuk melalui kebocoran selang tersebut. Akibatnya, idle mesin tidak akan stabil meski ISC dalam kondisi bagus.

Cek Body ISC – Terkadang bukang ISC rusak melainkan hanya kotor. Oleh karena itu, coba cek kondisi body ISC. Jika tampak kotor silahkan bersihkan dengan menggunakan carbu/cabon cleaner.

Cek ISC – Jika langkah pertama dan kedua tidak ada perubahan pada idle mesin, silahkan cek kerja ISC. Jika ISC ternyata rusak silahkan ganti dengan ISC yang baru.

Setelah Anda melakukan penggantian, pastikan ISC bekerja dengan benar. Caranya mudah lihat perubahan rpm idle saat A/C hidup dan tidak. Selisih antara A/C hidup dan tidak bisanya sekirat 100 rpm lebih besar saat A/C hidup.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *