Mencampur Beberapa Coolant untuk Mesin, Bolehkah?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua pagi hari ini? Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkel masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Mencampur Beberapa Coolant untuk Mesin. Berikut bahasan selengkapnya.

Mencampur Beberapa Coolant untuk Mesin

Mencampur Beberapa Coolant untuk Mesin

Berbicara mesin pembakaran internal berarti berbicara tentang sistem pendingin. Ini juga menyiratkan pembicaraan tentang cairan atau coolant radiator yang menjadi media penyalur panas dari dalam mesin ke radiator hingga ke udara bebas.

Dalam hal menggunakan cairan radiator, orang sering menggunakan air mineral biasa atau air AC meski tidak baik karena bisa menyebabkan overheat engine. Coolant radiator – apapun mereknya – adalah pilihan terbaik untuk cairan sistem pendingin. Tetapi, bolehkah mencampur coolant radiator satu merek dengan merek lain untuk satu mesin mobil? Ini perlu kita cermati.

Banyak sekali merek coolant yang toko sparepart jual. Dan menariknya tidak sedikit juga yang memiliki kebiasaan mencampur jenis coolant satu dengan lainnya. Terkadang mereka meyakini warna coolant [tidak] menentukan kualitas yang sama sehingga berani melakukan ini.

Pencampuran coolant radiator yang sering terjadi adalah pada saat-saat air radiator berkurang atau menambah air dalam tangki cadangan yang habis. Melihat warna sama tanpa melihat merek, mereka tambahkan coolant tersebut.

Cara ini tidak sama sekali kita benarkan. Setiap pabrikan memiliki formulasi kimia yang menyusun cairan radaitor tersebut. Dan ini tidak pernah tersampaikan oleh konsumen baik melalui label pada kemasan atau lainnya. Kita tidak tahu persis berapa prosentase bagian-bagian senyawa kimia tambahan pada coolant tersebut.

Dengan fakta tersebut, mencampur coolant satu produk dengan produk lain sangat riskan sekali. Salah satu hal yang paling kita khawatirkan adalah kemungkinan mesin mudah overheat engine karena justru pendinginan tidak menjadi maksimal.

Ada masalah lain yang mungkin bakal timbul, yakni masalah korosi. Bisa jadi pencampuran tersebut akan membuat bagian sistem pendingin menjadi lebih cepat berkarat. Atau kemungkinan-kemungkinan lain yang bakal terjadi.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.