Mempelajari Suhu Mesin Mobil dan Hal-hal yang Harus Dihindari

Teknisimobil.com – Meskipun secara praktis semua orang mungkin memiliki mobil, tidak semua orang tahu tentang mesin mobil mereka. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui apakah suhu mesin mobil Anda berada pada tingkat yang tepat. Ini akan membantu Anda mengetahui apakah mesin, jantung mobil Anda, bekerja dengan baik. Dan, penting apakah itu drive manual atau otomatis.

Namun demikian, tidak semua alat pengukur suhu mobil dirancang untuk hanya menunjukkan suhu mobil sebagai HOT, COLD atau SAFE. Ada alat pengukur digital juga, yang mungkin hanya memberikan relatif tinggi atau rendah.

Suhu mesin mobil

Cara Membaca Suhu Mesin Mobil

Sudah menjadi rahasia umum bahwa mesin yang terlalu panas bisa menjadi hal yang berbahaya. Tapi, apa yang Anda mungkin tidak tahu adalah bagaimana mengukur dan apa yang harus dilakukan setelah Anda tahu itu terlalu panas. Ini memperingkatkan tidak hanya untuk pengetahuan tentang cara membaca pengukur Anda dan mengenali gejala mobil yang terlalu panas, tetapi juga bagaimana bereaksi. Catat tips pemeliharaan ini.

Baca juga:

Cara Mengganti Brake Pads Rem Belakang Toyota Camry

Cara Mengganti Oli Mesin Toyota Camry Serta Filter Oli

Alat Pengukur Analog / Analogue Gauges

Seperti yang Anda ketahui bahwa sebagian besar alat pengukur menunjukkan melalui panel tanpa nomor. Mereka hanya memiliki C dan H, atau biru dan merah, dan titik di antara mereka yang menunjukkan suhu normal. Interpretasinya sederhana. Inilah yang harus Anda tafsirkan:

Normal – Semuanya bagus

Dingin – Semua masih bagus. Mobil-mobil tua butuh sedikit pemanasan di musim dingin atau hujan dan pagi hari. Mobil modern baik-baik saja dengan cara itu. Tidak perlu pemanasan. Komputer menyuplai bahan bakar meskipun mesinnya dingin untuk menyalakan dan menjalankannya.

Panas – Ya, mengkhawatirkan dan Anda harus bereaksi.

Pengukur Digital

Ini hanya menampilkan nilai dalam Fahrenheit. Jika Anda adalah orang gizmo, Anda akan memeriksa apa suhu pada pengukur digital berarti. Tapi, di sini adalah tip sederhana:

Di bawah 240^oF – Semuanya bagus

Di atas 240^oF – Mesin terlalu panas. Pengukur akan mengatur kedipan atau alarm, dan Anda harus mengendalikannya.

Overheating adalah salah satu masalah mesin paling umum yang tidak boleh Anda abaikan.

Apa yang Harus Dihindari ketika Suhu Mesin Mobil Meningkat?

  1. Jangan terus mengemudi, tetapi jangan rem juga. Jika mesin terlalu panas, cukup pelan, arahkan mobil ke samping jalan dengan aman, dan matikan mesin.
  2. Jangan mencoba menghidupkan mesin lagi setelah beberapa menit berpikir bahwa mesin telah menjadi dingin. Kebanyakan mesin waktu memanas karena kurangnya pendingin. Jadi, Anda perlu memperbaiki masalah terlebih dahulu.
  3. Jangan terburu-buru membuka bonnet segera. Kemungkinannya adalah Anda akan membakar tangan Anda. Buka dengan hati-hati, setelah beberapa menit berlalu.
  4. Jangan tutup radiator atau tutup sistem air segera. Ini meningkatkan risiko meledak, karena berada di bawah tekanan tinggi.
  5. Jika radiator membutuhkan pendingin, jangan buru-buru mengisi ulang dengan antibeku. Pastikan tidak ada kebocoran atau semburan di sistem pendingin. Kebocoran atau ledakan sebenarnya bisa menjadi penyebab gejala mobil yang terlalu panas.
  6. Hidupkan mesin setelah beberapa menit mengisi ulang pendingin. Jika memanas lagi, jangan mencoba menjadi ahli. Jika Anda tidak dapat mendiagnosis masalahnya atau apakah mesin masih memanas Anda harus memanggil bantuan profesional.

Ingat, suhu mesin mobil yang terlalu panas bisa menjadi masalah besar. Diagnosa dan perlakukan tepat waktu.[]

(3) Comments

  1. Pingback: Cadillac Memperluas Super Cruise di Seluruh Lineup %-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Berapa Bahan Bakar yang Dipakai Saat Mesin Idle? %-Teknisimobil.com

  3. Pingback: Kelebihan dan Kekurangan Roda Besar pada Mobil %-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *