• TM Garage Jalan Cangkringan, Selorejo, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY
Kualitas Coolant Berdasarkan Warna, Benarkah?

Kualitas Coolant Berdasarkan Warna, Benarkah?

October 8, 2020 | Perbengkelan / Tips dan Trik |

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar kalian semua pagi hari ini? Apakah ikut mogok kerja dan berdemo menolak rancangan UU Ombibus law cipta kerja atau tetap beraktivitas pada bengkel masing-masing? Semoga semua baik-baik saja dan harapan saya sich tetap beraktivitas pada bengkel masing-masing. Bekerja dengan penuh semangat, menambah kemampuan, dan bijak menggunakan uang adalah cara terbaik menyiapkap masa depan kita. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Kualitas Coolant Berdasarkan Warna, benarkan demikian?

Kualitas Coolant Berdasarkan Warna

Kualitas Coolant Berdasarkan Warna

Coolant radiator yang salah dapat mengakibatkan bencana bagi mesin mobil kita. Bukan hanya karena dapat menimbulkan karat pada bagian saluran cairan sistem pendinginan, tetapi ancaman overheat engine adalah yang paling kita takutkan.

Cairan radiator apa pun jenisnya sebenarnya memiliki fungsi untuk menyerap panas mesin. Melalui komponen radiator dan kipas tambahan radiator, panas mesin akan mereka paksa untuk keluar ke udara bebas.

Kita tahu bahwa banyak sekali jenis cairan sistem pendingin. Biasanya paling mudah kita bedakan dari warna baik itu warna hijau, biru, merah, atau yang lainnya.

Untuk para teknisi atau pun expert, jelas bukan masalah lagi mengenai kualitas coolant radiator. Tetapi bagi ‘awam’ mungkin ini hal yang penting dan menarik. Tidak sedikit pemilik mobil yang bertanya apakah warna ‘ini’ mempengaruhi kualitas coolant radiator?

Jawabannya adalah tidak. Kualitas coolant radiator tidak bergantung pada warna coolant. Dan jika ada yang mengatakan bahwa warna A lebih baik dari warna B misalnya, maka orang tersebut pastilah berkata bohong. Warna coolant sekali lagi tidak mengindikasikan tingkat kualitas dari cairan radiator.

Warna pada coolant hanya sebagai pembeda dari warna air biasa atau dari fluida atau cairan lain yang terpakai pada kendaraan kita. Selain itu, biasanya coolant juga perusahaan tujukan untuk menarik para pemilik kendaraan untuk memilih produk mereka.

Sementara itu untuk urusan teknis, warna cairan radiator akan memberikan informasi pada pemilik kendaraan saat terjadi genangan air pada tempat parkir garasi masing-masing. Jika ada warna hijau misalnya, berarti ada kebocoran pada sistem pendingin. Ini akan beda jika cairan berwarna bening yang berarti air A/C mobil. Dengan demikian, mudah saja seorang kemudian membedakan sistem mana yang mengalami kerusakan atau gejala masalah yang timbul pada mobil.

So, sekali lagi, warna coolant tidak menandakan kualitas coolant ya.

Related Post

Penyebab Mesin Mobil Panas Mati
Terbit : 27 October 2021

Penyebab Mesin Mobil Panas Mati

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya...
Avanza Salah Pakai Busi Check Engine Menyala
Terbit : 26 October 2021

Avanza Salah Pakai Busi Check Engine Menyala

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya...