Keluhan Pemakai Agya, Apa Ya?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tidak ada masalah yang cukup berarti dalam menjalani aktivitas bengkel masing-masing. Untuk para pelanggan yang terhormat, monggo ke bengkel jika ada keluhan pada mobil kesayangannya. Kali ini saya akan membahas tentang keluhan pemakai Agya yang sering mereka sampaikan. Berikut selengkapnya.

Keluhan Pemakai Agya

Keluhan Pemakai Agya

Advertisements

Toyota Agya sejak awal pertama hadir sudah menarik hati para pelanggan setia Toyota. Hal ini jelas dari banyaknya kendaraan yang tidak hanya anak muda yang memakainya tetapi juga dari golongan tua. Ini jelas bukti bahwa mobil ini memiliki kelebihan. Setidaknya efesiensi dan ramah lingkungan yang memang menjadi target mobil LCGC (low cost green car).

Ada kelebihan pastilah ada kekurangan. Dan termasuk Toyota Agya pun memiliki kekurangan tersebut. Salah satu yang sering menjadi keluhan para pelanggan setia mereka adalah getaran mesin dan kabin yang kurang senyap. Tetapi penting juga rasanya untuk melihat 8 Penyebab RPM Tinggi Agya dan Solusinya sebagai tambahan.

Getaran mesin yang terjadi sebenarnya bukan masalah gagal produksi mesin itu sendiri. Melainkan getaran mesin tersebut berasal dari dudukan mesin atau kita sering sebut sebagai engine mounting.

Engine mounting merupakan dudukan mesin utama ke body mobil atau ke frame. Pada saat mesin mobil hidup, engine mounting akan meredam getaran mesin sehingga tidak sampai ke ruang penumpang atau kabin. Untuk kasus Agya, getaran akan terasa pada saat rpm mesin mencapai 3000-an. Selain itu, getaran juga sangat terasa pada saat Agya naik tanjakan yang jelas beban mesin tinggi dalam kondisi ini.

Tentu saja ini akan berimbas ke keluhan yang lain. Bagi yang paham teknik, maka jelas keluhan akan mengarah pada masalah engine mounting. Tetapi bagi pengguna mobil murni maka keluhan akan dalam bentuk lain yakni ruang kabin yang kurang senyap.

Kabin yang kurang senyap sebenarnya sama seperti keluhan engine mounting. Ini dapat kita kita runut bahwa tujuan engine mounting adalah meredam getaran agar tidak masuk ke dalam kabin.

Masalah lainnya adalah penggantian aki mobil yang cenderung sering. Karena bukan hanya satu atau dua kendaraan yang mengalami demikian, maka jelas ini masalah pada sistem kelistrikan Agya. Setidaknya masalah sistem pengisian. Sistem pengisian terlibat langsung dengan baterai. Ketika sistem pengisian tidak berjalan dengan normal, sudah dapat kita pastikan bahwa baterai akan sering mengalami masalah bahkan sering harus kita ganti.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »