Kampas Rem Depan Lebih Cepat Habis, Mengapa?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Alasan Kampas Rem Depan Lebih Cepat Habis. Berikut bahasan selengkapnya.

Alasan Kampas Rem Depan Lebih Cepat Habis

Kampas Rem Depan Lebih Cepat Habis

Advertisements

Sistem keselamatan utama pada sebuah mobil adalah sistem pengereman. Rem terpasang pada keempat roda pada sebuah mobil baik itu mobil pembakaran internal, mobil hybrid, maupun mobil listrik. Menarik untuk kita perhatikan bahwa ternyata rem yakni kampas rem, bagian depan mobil lebih cepat habis dari bagian belakang.

Bukan hanya fakta teknis semata. Kejadian bahwa kampas rem depan lebih cepat habis daripada kampas rem depan, secara pengalaman, banyak konsumen alami. Namun demikian, saat pengecekan rem, baiknya pengecekan kita lakukan untuk keseluruhan rem baik depan maupun belakang.

Sistem pengereman pada mobil memang pabrikan rancang untuk memberikan pengereman bagian depan lebih besar dari bagian belakang. Bahkan beberapa referensi menyatakan bahwa pengereman mobil bagian depan memakan lebih dari 70-80 persen dari pada rem belakang.

Pembagian daya pengereman yang sangat besar sekali ini bukan tanpa alasan. Salah satu fungsinya adalah untuk menstabilkan laju kendaraan pada saat pengereman berlangsung. Jika rem depan cenderung menjadi tumpuan saat berjalan, rem belakang cenderung menjalankan fungsi sebagai parking brake. Sehingga jelas rem depan lebih banyak mengalami gesekan dibanding rem belakang.

Pengaruh kampas rem depan cepat habis juga akibat dari pemindahan beban dari belakang ke depan kendaraan. Ini juga terjadi saat pengereman berlangsung. Dengan pemindahan beban ke arah depan kendaraan saat pengereman, secara otomatis gesekan kampas rem dengan disc brake depan lebih besar dari belakang.

Dengan kondisi ini, maka jadwal penggantian rem depan dan belakang pun berbeda. Rem depan seyogyanya penggantian kampas rem setiap 80K km sekali. Sementara itu untuk kampas rem belakang cukup 100 K km setiap kali ganti.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »