Idle Kasar Saat Mesin Panas, Kenapa?

Teknisimobil.comMobil idle kasar saat mesin panas, sulit untuk memahami penyebab terkait dengan itu. Hal ini karena idle kasar ketika mesin telah beroperasi beberapa saat dapat disebabkan oleh satu komponen yang salah atau melalui serangkaian masalah yang lain. Namun, mudah untuk mengenali masalah, karena selama idle kasar baik mesin akan berputra pada tingkat yang tidak teratur atau mungkin memiliki nilai RPM yang bervariasi tanpa kaki Anda pada pedal gas.

Idle kasar saat mesin panas

Sumber: google

Advertisements

Jadi, begitu ada tanda-tanda yang terlihat dari idle yang kasar, pecahkan masalah tersebut tanpa menyebabkan penundaan lebih lanjut. Catata: Mesin panas yang kami maksudkan di sini bukanlah overheat, melainkan mesin yang sudah selesai warming-up. Dan tentu keduanya sangat berbeda.

Baca juga: Mesin Mobil Overheating? Anda Perlu Lakukan 8 Hal Ini Segera

Bagaimana Cara Mengatasi Konyol Idle Kasar saat Mesin Panas?

Kemungkinan besar, penyebab idle mesin kasar saat panas berasal dari komponen fungsional dasar seperti injeksi bahan bakar langsung, PCV valve, katup EGR, sensor oksigen, kebocoran vakum, filter udara, dan busi atau bahkan kabel busi.

Sekarang, memperbaiki masalah idle kasar saat mesin panas membutuhkan pengecekan komponen secara berurutan dan kemudian, pemecahan masalah yang sebenarnya. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Kumpulkan Data Komponen Kesalahan

Pertama, jika mobil Anda memiliki jack scanner universal yang terpasang, kencangkan pemindai kode dan kumpulkan informasi dari komponen yang rusak dari sistem.

2. Analisis Komponen

Dengan gigi transmisi di tempatkan pada posisi park atau netral, pastikan Anda menerapkan rem darurat juga.

Selanjutnya, periksa semua komponen untuk menemukan penyebab sebenarnya dari idle yang kasar.

3. Periksa dan Ganti Busi dan Kabel (jika diperlukan)

Hidupkan kunci kontak mobil dan biarkan mesin menjadi panas/hangat (warming up). Saat mesin sedang memanas, pastikan ia menonaktifkan hubungan choke. Kemudian, menggunakan tang kawat plug terisolasi mengambil kabel busi dari lokasi yang terpasang satu persatu secara bergantian.

Apabila selama proses tersebut kecepatan mesin tidak turun, jelas menunjukkan masalah dengan busi atau kabel busi. Tandai pada kabel busi (busi) nomer berapa ketika dicabut putaran mesin tidak turun.

Setelah masalah terdeteksi dengan busi atau kabel busi, matikan mesin dan gunakan soket untuk melepas setiap steker. Selanjutnya, periksa kondisi busi. Jika salah satu komponen memiliki warna putih atau coklat yang berat atau tampak basah, gantilah segera. Bahkan, periksa celah yang benar antara colokan, merujuk manual servis dan menggunakan alat ukur.

Selanjutnya pasang kembali semua busi dan kabel busi dan hidupkan mesin. Jika idle halus, berarti masalah selesai. Tetapi jika tidak, maka perlu pemeriksaan lanjutan. Karena mungkin sumber masalahnya tidak hanya masalah busi dan kabelnya saja.

4. Periksa PCV Valve

Komponen berikutnya menyebabkan idle kasar ketika hangat/panas adalah PCV Valve. Perbaiki dengan memperbaiki komponen dan kemudian, pastikan semuanya berfungsi dan bersih.

5. Periksa EGR Valve

EGR yang rusak akan membuat lampu indikator mesin menyala, sehingga menunjukkan ke arah pelakunya diungkapkan oleh pembaca kode. Katup EGR bisa dibersihkan atau diganti.

Baca juga: Membersihkan Katup EGR, Bagaimana Caranya?

6. Periksa Filter Udara

Housing filter membutuhkan pembersihan dari akumulasi kotoran. Dalam kasus, kotoran telah merusak filter, pertimbangkan untuk menggantinya.

7. Periksa Sensor Oksigen

Sensor oksigen menjadi bagian penting dari sistem emisi, jika menampilkan kode masalah di komputer mesin, itu artinya sensor telah gagal. Multimeter digital dan pembaca kode dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang tepat, dan jika sensor gagal, seseorang hanya dapat menggantinya.

8. Analisis Kebocoran Vakum

Jika ada suara mendesis yang berasal dari kap mobil, periksa sumber masalah langsung. Di sini, jika lampu indikator mesin menyala, dengan kode masalah lean-mixture pada komputer mesin, periksa komponen bocor dan gantilah.

9. Uji Injector Bahan Bakar Langsung

Jika injektor bahan bakar langsung adalah pembuat masalah, bersihkan menggunakan campuran pelarut kuat dan tekanan tinggi.

Pilihan lain untuk mencoba termasuk aditif sistem bahan bakar, yang membersihkan injektor bahan bakar. Catatan: Kadang-kadang aditif dapat menyebabkan masalah idle yang sulit.

Ketika mobil idle menjadi kasar, sulit untuk memahami penyebab terkait. Hal ini karena idle yang kasar ketika hangat/panas dapat disebabkan oleh satu komponen yang salah atau melalui serangkaian masalah.

Oleh karena itu, setelah mengetahui cara-cara untuk menyelesaikan masalah idle ketika mesin dala kondisi setelah warming up, siapa pun sekarang dapat tetap memeriksa status kendaraan mereka. Dan, kemudian dapat membawanya ke teknisi yang terlatih untuk menyelesaikan masalah dan mempelajari beberapa kiat pemeliharaan penting di masa depan.[]

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »