Idle Avanza Tinggi atau Terlalu Rendah dan Mati-mati

Teknisimobil.com – Salam teknisi mobil, apa kabar semua? Semoga di hari Jum’at yang indah ini keberkahan dan kebaikan selalu menyertai kita semua. Kali ini saya akan membahas masih kaitannya dengan ISC, yakni idle Avanza tinggi atau terlalu rendah dan mati-mati. Seperti biasa, pada akhir artikel sederhana ini saya juga menautkan sebuah video saya pribadi yang berisi penjelasan lengkap dari masalah ini.

Idle Avanza Tinggi atau Terlalu Rendah

ISC adalah salah satu aktuator pada mobil Avanza. Sekali lagi ISC itu aktuator dan bukan sensor pada Avanza. ISC mengatur jumlah udara yang masuk ke dalam ruang bakar melalui salah satu saluran udara pada throttle body. Saluran udara ini bukan melalu katup throttle, karena pada saat idle memang tidak boleh ada udara yang melewati katup throttle. Mengapa? Karena saat idle tidak ada perubahan tekanan pedal gas – pedal gas tidak ditekan – sehingga secara otomatis udara terlarang masuk melalui katup throttle.

Udara yang masuk ke ruang bakar saat idle diatur sedikit banyaknya oleh ISC. Saat mesin tidak membutuhkan putaran tinggi atau tidak ada beban maka ISC akan bekerja dengan hanya memberi celah sempit untuk udara masuk. Sebaliknya, saat mesin medapatkan beban seperti AC dan aksesoris serupa lain, ISC akan bekerja memperluas ruang udara sehingga udara masuk lebih banyak. Akibatnya mesin akan dapat berputar lebih tinggi dan mampu menahan beban kerja mesin saat pembebanan diterapkan.

Lalu bagaimana saat idle Avanza terus tinggi (>1000 rpm)? Masalahnya berarti adalah ISC selalu memberikan ruang terbuka lebar untuk udara masuk ke ruang bakar. Sehingga mesin selalu memiliki idle rpm tinggi. Tapi mengapa? Ini dapat diakibatkan oleh kotoran yang menahan untuk ISC bergerak bebas membuka dan menutup celah udara. Tetapi dapat juga ISC mengalami kerusakan dan hanya bekerja membuka saluran udara penuh dan tidak sebaliknya.

Selanjutnya, bagaimana idle Avanza terlalu rendah hingga mati-mati (<600 rpm)? Ini adalah kasus sebaliknya dari kasus di atas. ISC tidak mampu membuka celah lebar. Dengan kondisi ini udara yang masuk ke dalam ruang bakar menjadi sangat sedikit. Akibatnya, rpm menjadi sangat rendah dan sering mati-mati. Ini juga akan sangat terasa saat mesin mendapatkan beban seperti menghidupkan AC mobil dan sebagainya. Untuk mengatasi ini biasanya cukup dibersihkan atau kalau memang ISC rusak maka kita harus mengganti dengan yang baru.

Ada kasus lain misalnya idle naik turun. Ini juga dapat disebabkan oleh ISC. ISC kotor atau rusak sedemikian rupa sehingga kerja menutup dan membuka saluran udara masuk selama idle tidak lancar atau tidak bekerja sesuai dengan perintah ECU. Oleh karenanya, idle kadang rendah dan kadang tinggi pada saat yang bersamaan.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *