Menu
Life is about sharing

Efek Ganti Tutup Radiator Tidak Sesuai yang Lama

  • Share
Efek Ganti Tutup Radiator Tidak Sesuai

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Efek Ganti Tutup Radiator Tidak Sesuai yang Lama. Berikut bahasan selengkapnya.

Efek Ganti Tutup Radiator Tidak Sesuai yang Lama

Tidak ada kebocoran sistem pendigin tapi air radiator habis! Itu salah satu penyebabnya adalah tutup radiator yang rusak. Saat tutup radiator atau radiator cap mengalami kerusakan, maka harus segera kita ganti dengan yang baru.

Tutup radiator bertugas menjaga tekanan di dalam sistem pendingin mesin selama mesin hidup. Ini akan membuat mesin tetap berada pada temperatur kerja mesin sehingga mesin dapat mencapai performa puncaknya.

Saat mengganti tutup radiator kita tidak boleh asal mengganti. Apalagi ‘yang penting radiator ada tutupnya dan tidak tumpak air di dalamnya’. Ada spesifikasi khusus pada setiap tutup radiator. Hal itu berkaitan dengan tekanan yang harus tutup radiator tahan dari coolant radiator yang ada di dalam radiator. Nilai tersebut harus sesuai dengan spesifikasi pabrikan kendaraan tersebut.

Ketangguhan radiator dapat Anda lihat pada video berikut ini;

Spesifikasi tutup radiator pabrikan buat berbeda dan itu bergantung pada desain mesin dan kebutuhan dari pabrikan. Bahkan dari satu pabrik yang sama, bisa jadi tutup radiator memiliki spesifikasi yang berbeda.

Pada tutup radiator, spesifikasi tekanan berada di bagian atas dekat label. Satuan tekanan tutup radiator adalah Kpa dan Bar atau kgf/cm^2. Sebagai contoh, sebuah tutup radiator terdapat tulisan 1.1. Nilai tersebut sebenarnya memiliki satuan kgf/cm^2 atau dapat dikonversi menjadi 108 Kpa.

Apabila kita mengganti tutup radiator dengan spesifikasi tersebut di atas dengan nilai yang lebih besar atau lebih kecil maka maka akan berisiko sistem pendingin. Jika tekanan lebih tinggi yang terjadi adalah kerusakan pada selang-selang radiator. Tetapi jika lebih rendah yang terjadi adalah air radiator akan mudah keluar ke reservoir tank dan terbuang. Ini yang menyebabkan seolah ada kebocoran pada sistem pendingin padahal tidak.

Oleh karena itu, jika ingin mengganti tutup radiator sendiri sebaiknya ganti dengan nilai yang sesuai. Bawa tutup radiator ke toko sparepart dan minta dengan yang sama persis saat membeli yang baru.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *