3 Dasar Merawat Ban Mobil untuk Setiap Pengemudi

Teknisimobil.com – Salah satu hal penting dalam perawatan berkala sebuah mobil adalah merawat ban mobil, dan tentu dasar-dasar perawatan ban mobil harus diketahui bagi setiap pengemudi. Ini tidak lain adalah untuk setidaknya menjaga kenyamanan saat berkendara dan telebih lagi masalah keselamatan.

cars tire photo

Bisa Anda bayangkan apabila di jalan bebas hambatan atau jalan toll, ban mobil Anda mengalami masalah, ntah tiba-tiba kempes atau pecah. Ini sangat berbahaya. Jika salah dalam mengambil tindakan pada saat kejadian semacam ini terjadi maka nyawa sebagai taruhannya. Oleh karena itu, untuk sedini mungkin menghindari hal semacam ini, perlu sekali untuk memahami dasar-dasar merawat mobil.

Baca juga:

Cara Mengganti Kanvas Rem Depan Honda CR-V

Langkah-langkah Mengganti Oli Transmisi Otomatis

Tesla Model 3; Ciri-ciri yang Sangat Menarik untuk Diketahui

3 Dasar Merawat Ban Mobil

  1. Ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan dengan permukaan. Ketika ban-ban sebuah kendaraan benar-benar berada pada tekanan yang baik dan dalam kondisi baik, penanganan, stabilitas dan keamanan kendaraan akan dapat dimaksimalkan. Sebaliknya, bila ban di bawah tekanan yang diharuskan, aus atau rusak, semua sistem keselamatan pada kendaraan tidak dapat mengatasi kehilangan kendali yang datang dengan situasi kempes atau bahkan pecah. Tekanan udara di ban seperti minyak di mesin; Bila rendah, kerusakan internal yang dihasilkan tidak terlihat sampai benar-benar telambat. Ban secara alami kehilangan tekanan 1-2 psi per bulan. Kelalaian yang terus berlanjut akhirnya akan menghasilkan ban yang tidak bisa menopang bobot kendaraan dan penghuninya. Bila ini terjadi, penopangan yang dihasilkan bisa mengakibatkan hilangnya kontrol dan kecelakaan.
  2. Penting juga untuk melakukan rotasi ban pada kendaraan setiap 5-7.000 mil (baca: Cara mudah merotasi ban mobil secara mandiri). Mobil dengan penggerak roda depan saat ini menyebabkan ban bagian depan jauh lebih cepat mengalami kerusakan daripada ban pada poros belakang. Dengan merotasi ban depan secara berkala ke belakang dan ban belakang ke depan, pengendara bahkan bisa mencapai treadmill pada keempat ban dan meningkatkan jarak tempuh dan performa. Lalai dalam merotasi ban sering mengakibatkan ban depan lebih cepat habis saat ban belakang mengembangkan pola treadwear yang tidak beraturan. Ini akan mengakibatkan timbulnya getaran. Hal yang sama bisa dikatakan untuk keberpihakan. Bila kendaraan tidak sejajar, ban akan aus lebih cepat yang menyebabkan kenaikan biaya operasional.
  3. Terakhir, pengemudi harus melakukan inspeksi visual ban mereka secara teratur, terutama setelah melakukan perjalanan dengan banyak lubang, curb atau jenis puing-puing jalan. Bulges, luka dan kerusakan terlihat lainnya melemahkan komponen internal ban, yang dapat menyebabkan ban pecah. Inspeksi visual yang teratur sering kali mengidentifikasi masalah potensial sebelum terjadi kecelakaan. Ini juga merupakan ide bagus untuk memasang ban yang diperiksa oleh profesional sebelum melakukan perjalanan panjang untuk memastikan tidak ada kondisi out-of-service yang jelas yang harus ditangani.

Dengan mengetahui cara merawat ban mobil, Anda secara otomatis meningkatkan sistem kesalamatan diri Anda sendiri.

Bacaan Terkait:

4 Jenis Pola Rotasi Ban Mobil yang Perlu Anda Tahu, Seperti Apa?

Mensin Mobil Overheating? Anda Perlu Lakukan 8 Hal Ini Segera

Permasalahan pemeriksaan ban dan pengetahuan dasar tentang ban terlihat sangat sepele. Barangkali hampir setiap pemilik kendaraan roda empat lebih memilih untuk memeriksa mesin secara berkala atau AC secara rutin daripada memeriksa ban. Ingat bahwa ban adalah komponen utama yang bersentuhan dengan jalan ketika mobil berjalan. Oleh karenanya ban adalah komponen utama yang menjadi salah satu penyebab kecelakaan fatal dan membahayakan nyawa Anda.[]