Dampak Mobil Lama Tidak Hidup Pada Busi, Apa?

Advertisements

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkel masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Dampak Mobil Lama Tidak Hidup Pada Busi. Berikut bahasan selengkapnya.

Dampak Mobil Lama Tidak Hidup Pada Busi

Dampak Mobil Lama Tidak Hidup Pada Busi

Mesin pembakaran internal membutuhkan tiga hal utama untuk terjadinya pembakaran, salah satunya adalah busi. Setelah melalui langkah kompresi, beberapa derajat sebelum akhir langkah ini, busi akan memercikan bunga api pada silinder tersebut. Selain bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi, busi yang baik juga menjadi syarat mutlat pembakaran sempurna dalam ruang bakar tersebut.

Masalahnya, masa pandemi sekarang ini menjadikan banyak dari kita yang memarkirkan mobil bahkan tidak menghidupkan sama sekali saat mobil berada pada garasi masing-masing. Nah, apakah mobil yang tidak pernah hidup tersebut akan mempengaruhi kondisi busi mobil?

Advertisements

Rumor yang berkembang adalah pada saat busi jarang terpakai dalam arti mobil tidak pernah hidup, busi akan menjadi rusak. Rumor ini tidak lah sepenuhnya benar. Secara teknis, sebuah busi tidak akan langsung rusak apabila mobil tidak kita hidupkan.

Busi akan mampu beradaptasi dengan baik dalam kondisi mesin seperti apa pun. Baik mobil kita hidupkan atau tidak, busi memang akan tetap rusak. Tetapi, kerusakan tersebut tidak akan seperti yang kita pikirkan bahwa [akan] langsung rusak.

Ada baiknya memang mobil kita hidupkan dalam jangka waktu tertentu. Sebut saja misal dua hari atau tiga hari sekali selama kita tidak menggunakan mobil tersebut. Selain menjaga sirkulasi oli dalam melumasi bagian-bagian mesin, ini juga akan menjaga busi menyesuaikan kondisi ruang bakar pada mesin.

Sistem injeksi biasanya akan membuat busi lebih aman karena bahan bakar hanya akan sampai pada ruang bakar pada saat diinstruksikan oleh ECU. Jika masih menggunakan sistem karburator, berbedaan tekanan di luar mesin dan dalam karburator dapat mengakibatkan bahan bakar keluar dari karburator dan tertahan pada intake manifold. Akibatnya, ketika penyalaan pertama dapat membasahi busi karena jumlah berlebih dan membuat busi menjadi cepat rusak.

Dari uaraian tersebut, kita dapat simpulkan bahwa kerusakan busi bukan karena lamanya mesin tidak hidup. Tetapi memang proses pemakaian yang membuat busi mati dalam jangka waktu tertentu. So, tidak perlu khawatir untuk membiarkan mobil diam cukup lama ya…!!!

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *