Dampak Membiarkan Tutup Radiator Rusak, Apa?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkel masing-masing. Bahasan singkat kali ini adalah tentang Dampak Membiarkan Tutup Radiator Rusak. Berikut bahasan selengkapnya.

Dampak Membiarkan Tutup Radiator Rusak

Dampak Membiarkan Tutup Radiator Rusak

Mobil dengan mesin pembakaran internal syarat dengan sistem pendingin yang wajib bagus. Bukan hanya performa radiator, tetapi juga coolant radiator harus baik. Lebih dari itu, cairan radiator yang bermuara pada radiator harus juga tertutup rapat dengan sebuah tutup radiator.

Selain untuk tempat mengisi cairan sistem pendingin, tutup radiator juga memiliki peran penting bahkan dapat menjaga mesin agar tidak terjadi overheat engine. Salah satu alasannya adalah terdapatnya pegas dan karet yang mampu menahan tekanan air radiator dalam sistem ini.

Meski terbuat dari bahan yang kuat, tutup radiator sama seperti komponen lainnya pada mobil. Ia tetap akan dapat termakan usia dan akhirnya rusak. Tetapi tetap saja banyak yang tidak peduli terhadap tutup radiator. Padahal tutup radiator sangat berbahaya bagi mesin apabila kita biarkan rusak.

Tutup radiator yang rusak adalah salah satu penyebab terjadinya overheat engine pada mobil. Bukan hal sepele karena overheat engine dapat membuat kita kehabisa kata-kata saat mengeluarkan biaya pembongkaran mesin.

Salah satu ciri kerusakan dari tutup radiator adalah karet yang mengeras. Biasanya disertai dengan robekan kecil atau retak-retak pada karet tersebut.

Kerusakan karet pada tutup radaitor dapat membuat cairan radiator mudah menguap keluar dari radiator. Pada saat mesin sudah mencapai temperatur kerja mesin, temperatur mesin meningkat lebih tinggi. Temperatur tinggi ini membuat tekanan dari dalam mesin juga meningkat sehingga mudah sekali air radiator menguap keluar ke udara bebas.

Selain itu, apabila pegas pada tutup radiator juga mengalami kerusakan yang terjadi adalah air raditor mudah sekali berpindah ke reservoir tank. Akibatnya, tekanan mudah menurun dan temperatur mesin pun mudah kehilangan titik kerjanya. Ini juga dapat berakibat pada kondisi mesin yang tidak stabil misalnya idle mesin naik turun saat mesin sudah panas.

So, perhatikan tutup radiator mobil Anda untuk meminimalisir kerusakan pada sistem pendingin dan menjaga mesin tetap sehat.

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *