Coolant Bocor dari Bawah Mobil, Kok Bisa?

Teknisimobil.com – Coolant bocor dari bawah mobil adalah situasi yang tidak diinginkan yang mungkin menghantui hampir setiap pemilik mobil. Mempertahankan jumlah coolant yang tepat menjadi penting ketika harus menjaga mesin mobil Anda tetap dalam kondisi normal. Itulah mengapa menjadi penting untuk mendeteksi dan memperbaiki kebocoran coolant sesegera mungkin. Jika coolant bocor dari bawah mobil terjadi pada mobil Anda, Anda harus menghadapinya saat juga.

Coolant Bocor dari Bawah Mobil
Sumber: Radiator Repair

Coolant Bocor dari Bawah Mobil – 3 Lokasi Utama yang Perlu Diamati

Ketika level air coolant Anda mulai turun, pada awalnya Anda akan melihat tidak ada perubahan. Saat level coolant turun terlalu rendah, mesin akan secara bertahap mulai terasa panas yang belebihan. Ini adalah komponen mobil yang mulai rentan terhadap kerusakan selanjutnya. Inilah sebabnya mengapa memperbaiki kebocoran pendingin, adalah salah satu pekerjaan yang tidak dapat Anda abaikan.

Ada tiga tempat atau lokasi utama yang harus Anda segera amati untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Berikut adalah ketiga lokasi utama tersebut.

Pertama – Selang

Sistem pendingin mobil memiliki setidaknya empat selang atau pipa-pipa saluran air coolant radiator. Selang dipasang sedemikian rupa sehingga mereka membawa coolant ke dan dari radiator. Seiring waktu atau karena panas yang sangat tinggi, mungkin ada kasus di mana selang ini mengalami retakan. Retakan selanjutnya dapat menyebabkan berkembangnya titik-titik kebocoran pada selang-selang tersebut.

Coolant Bocor dari Bawah Mobil

Ketika coolant bocor dari bawah mobil terjadi, bisa jadi karena selang yang sudah usang. Datangi segera mekanik untuk penggantian selang dan perlengkapan lainnya agar tingkat coolant yang sesuai dapat dipertahankan.

Kedua – Tutup Radiator

Tutup radiator yang buruk (rusak) adalah hal lain yang harus dicari ketika Anda menemukan cairan coolant bocor dari bagian bawah mobil. Setiap kali air coolant radiator akan memanas, coolant akan meluap dari ujung radiator. Radiator bekerja berdasarkan prinsip tekanan, dan tekanan ini distabilkan dengan bantuan tutup radiator. Saat tutup tidak pas (mungkin rusak), tekanan tidak akan naik sehingga hilangnya air coolant radiator terjadi.

Coolant Bocor dari Bawah Mobil

Kita perlu tetap memeriksa tekanan saat mendiagnosis alasan kebocoran. Anda dapat melakukan ini dengan melalui manual book pengguna mobil atau dapat mengunjungi pakar mobil yang Anda kenal.

Ketiga – Gasket Kepala Silinder yang Rusak

Paking kepala silinder adalah bagian dari mesin pembakaran internal. Salah satu fungsi yang paking kepala silinder dilengkapi dengan penolak kebocoran coolant. Karena luas permukaan paking kepala silinder dan karena paparan variasi suhu, mereka dapat mengembangkan dan mengakibatkan kebocoran. Jika coolant bocor dari knalpot atau intake manifold, paking kepala silinder yang rusak bisa menjadi alasannya.

Coolant Bocor dari Bawah Mobil

Kita harus tahu bahwa mengatasi kebocoran paking kepala silinder harus menjadi prioritas karena dapat memperluas dari waktu ke waktu. Anda harus memeriksa pengukur suhu mesin mobil Anda untuk memeriksa masalah tersebut. Dalam hal, Anda menemukan bahwa suhu naik secara tidak normal, paking kepala silinder yang rusak bisa menjadi alasan kebocoran coolant radiator.

Kesimpulan

Setiap kali Anda melihat cairan coolant bocor dari bawah mobil, jangan abaikan masalah tersebut. Selalu waspada terhadap apa yang terjadi pada mobil Anda. Bagaimana Anda merawat mobil Anda hari ini memutuskan hidupnya dalam jangka panjang. Waspada terhadap segala kemungkinan kerusakan fatal mesin, mulai dari yang paling dianggap sederhana.[]

(2) Comments

  1. Pingback: Mengganti Coolant, Seberapa sering Seharusnya?-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Honda Civic Overheat, Apa Sumber Masalahnya?-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *