Menu
Life is about sharing

Cara Menurunkan RPM Avanza Veloz Dual VVT-i

  • Share
Cara Menurunkan RPM Avanza Veloz Dual VVT-i

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Cara Menurunkan RPM Avanza Veloz Dual VVT-i. Berikut bahasan selengkapnya.

Cara Menurunkan RPM Avanza Veloz Dual VVT-i

Cara Menurunkan RPM Avanza Veloz Dual VVT-i

Kali ini masalah berasal dari Grand New Veloz dual VVT-i tahun 2015. Kasusnya adalah rpm idle tinggi dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya.

RPM idle Veloz ini cukup tinggi yakni antara 1200 hingga 1500 rpm. Sementara itu, check engine lamp juga menyala sepanjang mesin hidup. Setelah kita melakukan scan engine, kita dapati kode masalah P0011 dengan keterangan “A Camshaft Position – Timing Over Advanced or System Performance Bank 1). Kode kesalahan berikutnya adalah P0015 dengan keterangan “B Camshaft Position – Timing Over-Retarded Bank 1”. Perhatikan gambar berikut ini. Cara Menurunkan RPM Avanza Veloz Dual VVT-i

Langkah Penanganan Idle Veloz Tinggi

Pertama – Seperti biasa, dengan menggunakan scanner, kita lakukan penghapusan kode kesalahan tersebut. Setelah clear data error, kita hidupkan mesin kembali. Setelah beberapa saat,check engine lamp kembali menyala dan kode kesalahan kembali muncul dengan kode yang sama yakni P0011 dan P0015.

Kedua – Pengecekan kita lakukan pada dua buah OCV yang mengatur sistem VVT mobil. Dan hasilnya, kedua OCV dalam kondisi baik.

Ketiga – Selanjutnya pengecekan sensor CMP yang terletak pada bagian belakang mesin. Dari kondisi kedua kabel sensor CMP (ada dua buah sensor dan dua soket), tampak sedikit aneh. Setelah kita perhatikan dengan seksama, ternyata kabel sensor CMP tertukar antara sensor camshaft IN dan sensor camshaft EX.

Dalam prosesnya, soket (kabel) sensor CMP IN kita tukar dengan CPM EX. Setelah itu, ternyata check engine lamp masih menyala dan kode kesalahan masalah ada. Hal ini karena kita belum clear data error yang ada pada ECU.

Reset ECU dapat kita lakukan dengan dua cara yakni dengan menggunakan scanner dan cara manual. Tetapi untuk scanner tertentu ini tidak dapat dikerjakan dan kita dapat melakukannya secara manual. Caranya sederhana, lepas terminal negatif bateri, biarkan selama kurang lebih 30 detik dan pasang kembali.

Setelah mesin kita hidupkan, check engine lamp tidak lagi menyala dan RPM idle pun turun pada kisaran 850 rpm.

So, hati-hati saat melakukan service dual VVT-i ya. Jangan sampai kasus semacam ini terjadi. Perhatikan setiap melepas konektor kabel terutama yang berkaitan dengan sensor dan aktuator.
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *