Cara Memeriksa dan Menambah Oli Transmisi Otomatis

Teknisimobil.com-Kali ini teknisimobil akan meneruskan pembahasan permasalahan tentang transmisi otomatis yakni cara memeriksa dan menambah oli transmisi otomatis. Memeriksa oli tranmsisi kendaraan Anda adalah sebuah prosedur perawatan pencegahan yang seharusnya dilakukan setidaknya sebulan sekali. Ini ditujukan untuk mengetahui jumlah oli transmisi atau keausan/kotor pada oli tersebut.

Jika Anda melalukan perjalan yang sangat panjang, beban kendaraan yang sangat besar, atau mengendarai dalam keadaan sering berhenti dan atau seperti terjebak macet, Anda seharusnya memeriksakan oli transmisi lebih sering, katakanlah setiap 2 minggu. Ini akan memberikan Anda waktu untuk menambah atau mengganti oli transmisi sebelum masalah-masalah penyebab masalah transmisi menjadi lebih serius dan dapat membayakan atau menghancurkan transmisi.

[Baca juga: Mengapa terjadi pembakaran tidak normal pada mesin mobil?]

Jika kendaraan Anda sedang menunjukkan tanda-tanda permasalah tansmisi seperti transmisi mengalami selip, terdengar kasar, hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum menghubungi bengkel untuk melakukan perbaikan atau pergantian adalah memeriksa jumlah oli transmisi mobil Anda. Penambahan atau penggantian oli bisa jadi cukup untuk menyelesaikan masalah tersebut dan tentu saja jauh lebih murah daripada Anda terburu-buru menghubungi bengkel untuk memperbaiki atau menggantinya.

Untuk memeriksa oli transmisi otomatis kendaraan Anda, buka kap depan dan temukan stik oli untuk transmisi Anda.

Untuk kendaraan dengan penggerak roda depan, berikut adalah beberapa posisi yang dapat Anda jadikan panduan.

Memeriksa dan Menambah Oli Transmisi Otomatis

Untuk mobil Honda©cargurus

Memeriksa dan Menambah Oli Transmisi Otomatis

Untuk mobil keluaran Toyota©samarins

Jika kendaraan Anda merupakan jenis penggerak belakang, stik oli barangkali dapat Anda temukan di dekat bagian belakang mesin.

Untuk memeriksa oli transmisi mobil Anda, perhatikan langkah berikut:

1. Nyalakan mesin mobil Anda

Parkirkan kendaraan Anda pada wilayah yang datar dan biarkan mesin tetap bekerja. Biarkan kendaraan Anda beberapa saat untuk warming-up  sehingga temperatur operasi normal tercapai (mesin terasa hangat).

2. Tarik stik oli transmisi

Lepaskan stik oli transmisi. Jika untuk beberapa alasan Anda tidak dapat menemukan stik oli tersebut, lihatlah kembali buku manual kendaraan Anda.

3. Periksa kondisi oli; warna, bau, dan kekentalan

Perhatikan warna oli yang menempel pada stik. Rasakan baunya apakah normal atau tidak (bau terbakar). Dan rasakan dengan jari-jari Anda, apakah kekentalan oli masih normal atau sudah tipis.

Memeriksa dan Menambah Oli Transmisi Otomatis

Memeriksa dan Menambah Oli Transmisi Otomatis

Jika oli berwarna sangat gelap atau merah kecoklatan, mempunyai bau yang seperti terbakar, nampak sangat tipis seperti air biasa atau berbau logam pada oli, maka oli perlu diganti untuk menghindari bahaya (sekaligus ganti filter olinya).

Jika Anda mendapati serbuk logam pada oli, bau terbakar yang sangat pekat, atau warna oli hitam pekat, maka bahaya kerusakan di dalam transmisi bisa saja telah terjadi. Pastikan apakah benar-benar rusak dengan meminta bantuan pada mekanik yang telah berpengalaman.

Memeriksa dan Menambah Oli Transmisi Otomatis rutin dapat membantu Anda berhemat untuk jangka panjang, yakni memastikan transmisi dalam keadaan baik selalu.

Baca juga:

Langkah Mudah Mengganti Oli Mesin Mitsubishi Pajero

Cara Mengganti Oli Mesin dan Filter Oli Honda Jazz

Cara Mengganti Oli Mesin dan Filter Oli Honda CR-V

4. Bersihkan oli dari stik, masukkan pada lubang stik, dan tarik kembali

Jika oli berwarna merah, bersih, dan bebas dari serbuk logam tetapi tidak pada posisi “full”, gunakan corong dan tuangkan oli transmisi yang sesuai secukupnya. Periksa kembali dan pastikan oli transmisi sudah mencukupi. Jangan mengisi oli transmisi terlalu banyak (berlebih) karena dapat menyebabkan bahaya kerusakan juga.

5. Pasang kembali stik oli dan tutup kap mesin.

Pekerjaan selesai, Good Job!

Sebagai tambahan pada saat memeriksa jumlah dan kualitas oli melalui stik oli, pastikan Anda melihat ke bawah bagian mobil untuk memperhatikan panci oli transmisi dan sekitarnya. Pastikan tidak ada oli yang bocor melalui tempat tersebut.

Bagaimana jika oli terlampau sedikit?

Jika oli transmisi Anda terlampau sedikit, tidak hanya membayakan transmisi, tetapi juga dapat mengakibatkan masalah yang sangat serius.

Berkurangnya oli pada transmisi dapat disebabkan oleh kebocoran, yang seharusnya dapat Anda ketahui dari memperhatikan bagian bawah mobil, tetapi kadang kala, kebocoran juga hanya dapat terjadi pada saat kendaraan Anda berjalan.

[Baca juga: Tesla Model X 2017; Bagaimana dan Seperti Apa?]

Jika Anda mengalami hal semacam ini, selalu perhatikan jumlah kecukupan oli, dan konsultasikan pada mekanik jika keadaan tersebut terus berlangsung.[]