Advertisements
Menu
Life is about sharing

Cara Deteksi Laher Roda Mobil Bekas Rusak, Gampang!

  • Share
Cara Deteksi Laher Roda Mobil

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Cara Deteksi Laher Roda Mobil Bekas Rusak, Gampang! Berikut bahasan selengkapnya.

Cara Deteksi Laher Roda Mobil Bekas Rusak, Gampang!

Mobil jika sudah berumur di atas 10 tahun, memang ngeri-ngeri sedap untuk kita kendarai. Apalagi jika umurnya lebih dari itu, pastilah banyak timbul kekhawatiran. Satu lagi, jika kita yang berada di dalam kendaraan tersebut buta sama sekali mengenai hal apa pun tentang otomotif. Termasuk tentu masalah laher atau bearing roda.

Selain masalah berkendara, membeli mobil bekas juga menjadi tantangan tersendiri dalam mengetahui masalah bearing. Kerusakan pada kaki-kaki yang nyaris luput dari pengamatan adalah masalah bearing atau laher roda. Bukan karena tidak tahu tetapi kadang juga karena menganggap sepele. Tidak terlalu mahal dan tampaknya sih tidak penting.

Kerusakan dari laher atau bearing roda rata-rata karena umur pakai. Ini bukan komponen fast moving tentu saja. Lalu bagaimana mendeteksi jika bearing roda rusak? Cara tidak sulit kok!

Pertama Anda dapat merasakannya saat mobil sedang berjalan. Untuk laher atau bearing roda yagn rusak pada bagian depan, maka Anda dapat mendengar bunyi kasar di sekitar roda depan. Akan lebih terasa lagi apabila melewati jalan yang agak rusak. Dalam kondisi jalan rusak, tentu saja roda akan mengikuti kontur jalan tersebut. Nah jika bearing roda depan rusak maka akan ada bunyi duk duk duk pada bagian depan roda kendaraan Anda.

Baca: Akibat Bearing Roda Rusak!

Mengapa ini bisa terjadi? Hal ini karena adanya celah antara rumah bearing dengan roda gigi-roda gigi yang ada dalam bearing tersebut.

Cara kedua adalah mengecek bearing saat kendaraan berhenti. Caranya kita harus mendongkrak bagian roda yang bearingnya kita akan periksa. Jika bearing mengalami kerusakan maka saat roda kita angkat dari arah bawah maka akan terasa ada celah (oblak).

Jika ini Anda rasakan maka jelas bearing sudah sangat parah dan harus Anda ganti.

Jangan menunggu lebih parah karena kerusakan bearing juga dapat berakibat pada kerusakan yang lain. Paling sederhana roda akan aus tidak rata, tie-rod end akan mudah oblak dan beberapa komponen kaki-kaki yang lainnya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *