Cara Cek Kondisi OCV Mesin VVT-i Baik atau Buruk

Cara Cek Kondisi OCV Mesin VVT-i

Teknisimobil.com –¬†Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Cara Cek Kondisi OCV Mesin VVT-i Baik atau Buruk. Berikut bahasan selengkapnya.

Mesin VVT-i adalah sebuah mesin yang memiliki pengaturan katup masuk. Tetapi jika dual VVT-i maka pengaturan katupnya juga meliputi katup buang. Dalam pengaturan katup – baik itu masuk atau pun buang – yang bertugas untuk melakukannya adalah OCV. Dalam proses kerja OCV, pengaturan katup dilakukan secara variatif berdasarkan beban kerja mesin.

Katup OCV mengatur pembukaan saluran oli menuju VVT-i controller. Dengan pengontrolan pembukaan saluran oli tersebut, maka secara otomatis juga berarti OCV melakukan pengaturan waktu pembukaan atau waktu kerja katup.

Kondisi OCV tidak selalu dalam keadaan baik, sehingga ada kalanya OCV bermasalah. Jika demikian, bagaimana cara memeriksa katup OCV apakah itu baik atau buruk?

Cara Cek Kondisi OCV Mesin VVT-i

Cara Cek Kondisi OCV Mesin VVT-i Baik atau Buruk

Sejauh ini ada dua cara untuk menentukan kondisi OCV dalam kondisi baik atau tidak. Berikut adalah kedua cara berikut.

Pertama – Cara Manual. Cara ini sangat mudah sekali kita lakukan sebagai berikut.

  • Gunakan dua buah kabel yang kemudian hubungkan ke terminal positif baterai dan satunya lagi ke terminal negatif baterai.
  • Lepas soket katup OCV dan hidupkan mesin (biarkan mesin hidup dalam kondisi idle).
  • Kemudian hubungkan terminal OCV ke masing-masing kabel + dan – tersebut. (Terminal dapat bolak balik antara negatif dan positif.)

Apabila OCV dalam keadaan baik saat OCV terhubung dengan tegangan 12 volt baterai dan terminal negatif baterai maka rpm idle akan turun dan mesin bergetar atau mesin akan kemudian mati.

Kedua РPengecekan Menggunakan Scanner. Cara ini lebih mudah. Kita tinggal memasang scanner dan kita masuk ke Active Test atau Actuator test. Ini juga dilakukan dalam kondisi mesin idle. Apabila sistem VVT dapat dapat beroperasi dalam mode Active Test dengan baik, maka kita katakan bahwa sistem VVT dalam keadaan baik.

Mungkin ada cara lain, tetapi sejauh ini dua cara ini yang paling banyak orang lakukan.

Share