Menu
Life is about sharing

Busi Cepat Rusak Karena Sering Ganti Oktan Bensin?

  • Share
Busi Cepat Rusak Karena Sering Ganti Oktan Bensin

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan kita kali ini adalah tentang Busi Cepat Rusak Karena Sering Ganti Oktan Bensin. Berikut bahasan selengkapnya.

Busi Cepat Rusak Karena Sering Ganti Oktan Bensin

Busi Cepat Rusak Karena Sering Ganti Oktan Bensin

Penggunaan bahan bakar pada mesin pembakaran internal memang sangat sensitif. Tidak hanya pada kinerja mesin secara keseluruhan tetapi bahkan pada kinerja busi. Tetapi ini awalnya adalah anggapan yang beredar luas di masyarakat yang mengganggap busi cepat rusak apabila gonga tanti jenis bensin dengan oktan yang berbeda.

Syarat terjadi pembakaran pada mesin bensin salah satunya harus ada api yang tentu berasal dari busi. Besar kecilnya api busi bersadarkan nilai tegangan koil pengapian dan juga pemilihan busi. Dengan demikian, api busi dapat kita katakan tetap dalam jangka waktu yang panjang. Sementara itu, bensin sering kita isi ulang ke tangki bahan bakar. Inilah yang kemudian memungkinkan seorang untuk mengganti jenis bensin karena berbagai macam alasan.

Pada dasarnya sering mengganti jenis bensin dengan oktan yang berbeda tidak lah menjadi masalah. Apalagi untuk mobil-mobil yang sudah modern seperti sekarang ini. Manajemen mesin yang terkontrol melalui ECU telah lengkap dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan bahan bakar yang ada dalam sistem bahan bakar. Mobil-mobil modern dengan sensor knock akan mendeteksi knocking atau detonasi yang terjadi pada mesin dan kemudian ECU menyesuaikan perintah ke injektor dan aktuator lain untuk menyesuaikan.

Bahan bakar yang lebih rendah atau lebih tinggi nilai oktanya akan mengakibatkan knocking pada mesin. Tetapi dengan mekanisme tersebut di atas dan tambahan sensor O2 yang mendeteksi jumlah O2 pada gas buang akan menjadikan knocking pada mesin tidak terjadi.

Tetapi mengganti bahan bakar terlalu sering tidak baik untuk mesin. Mesin akan mengalami masalah misalnya performa mesin menurun. Pembakaran menjadi tidak sempurna manakala bahan bakar tidak sesuai dengan rekomendasi pabrik yang telah sesuai dengan kemampuan kerja mesin.

Oleh karena itu, meski mengganti jenis bensin tidak merusak busi tetapi dapat menurunkan performa mesin mobil Anda.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *