Beberapa Penyebab Gejala Mobil Tidak Dapat Akselerasi

Teknisimobil.comPada kesempatan kali ini, teknisimobil akan membahas tentang beberapa penyebab gejala mobil tidak dapat akselerasi dengan baik ketika sedang berjalan. Kejadian bahwa mobil tidak dapat melakukan akselerasi kadangkala menjadikan pengemudi khawatir dengan kondisi mobil. Dan memang perlu dikhawatirkan. Karena mobil yang tidak dapat berakselerasi sama sekali atau dapat berakselesari tetapi tidak sempurna pastilah disebabkan adanya gangguan pada mesin. Oleh karena itu penting untuk meninjau beberapa penyebab gejala mobil tidak dapat akselerasi.

Penyebab Gejala Mobil Tidak Dapat Akselerasi

Penyebab Gejala Mobil Tidak Dapat Akselerasi (c)youtube

Gejala-gejala sebuah mobil tidak dapat akselerasi dapat terjadi pada kendaraan-kendaraan yang memiliki jarak tempuh tinggi. Seorang pengendara bisa jadi tidak menyadari kebiasaan mereka ketika berkendara. Kadangkala para pengendara berlebihan dalam melakukan akselerasi selama berkendara seperti ketika menaiki bukit atau selama berada di jalan bebas hambatan (jalur tol). Pada situasi-situasi tersebut pengenrada akan menganggap bahwa akselerasi yang dilakukannya adalah akselerasi yang normal (biasa). Dan kenyatannya bahwa mesin kendaraan mereka sedang mengalami kondisi yang sangat krusial (putaran mesin sangat tinggi).

Berikut adalah Beberapa Penyebab Gejala Mobil Tidak Dapat Akselerasi

Meteran Aliran Udara tidak Berfungsi atau Tersumbat

Meteran aliran udara atau air flow meter berada atau menempel pada saluran masuk udara bersih. Fungsi dari meter aliran uada adalah untuk mengukur massa udara yang mengalir ke dalam saluran masuk udara bersih kemudian mengirimkan data tersebut ke ECU mesin untuk menghitung besar campuran bahan bakar dan udara. Dan beberapa gejala tidak berfungsinya secara normal meter saluran udara adalah mobil Anda tidak dapat berakselerasi.

Tidak Berfungsinya Sensor Oksigen

Sensor Oksigen atau oxygen sensor adalah piranti yang berfungsi untuk memantau emisi gas buang dari ruang bakar pada kendaraan. Sensor oksigen bekerja untuk menganalisa rasio bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam mesin. Sederhananya sebuah mobil memerlukan jumlah bahan bakar tertentu untuk pembakaran di ruang bakar sedemikian rupa sehingga dapat terjadi pembakaran yang normal dan mobil mampu berakselerasi dengan baik sesuai kebutuhan. Sensor ini mengirimkan informasi tentang jumlah bahan bakar yang digunakan. Jika sensor ini mengalami gangguan, maka mesin mobil akan kehilangan kemampuan untuk mengetahui rasio bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam saluran masuk. Hal ini mengakibatkan campuran bahan bakar menjadi kaya. Campuran bahan bakar yang kaya dapat menyebabkan akselerasi kendaraan lambat (berkurang) walaupun pedal gas telah dipijak maksimal.

Tidak Berfungsinya TPS

Penyebab Gejala Mobil Tidak Dapat Akselerasi

TPS atau throttle position sensor(c)autointhebox

TPS atau throttle position sensor prinsip dasarnya untuk mendeteksi besar sudut pembukaan katub yang dikontrol oleh pedal gas. Kemudian TPS akan mengirimkan data ini ke ECU. Jika TPS tidak berfungsi dengan baik, kelajuan mesin tidak dapat dikontrol oleh pedal gas. Kelajuan mesin akan meningkat atau penurun dengan sendirinya tanpa pedal gas ditekan atau dilepaskan.

Saringan Bahan Bakar Kotor atau Tersumbat

Saringan bahan bakar kotor atau tersumbat adalah salah satu alasan gejala-gejala yang tampak pada mobil yang tidak dapat berakselerasi ketika diperlukan. Saringan bahan bakar yang kotor akan menjadikan mesin tidak dapat memperoleh kecukupan bahan bakar. Hal ini berarti bahwa kendaraan tidak akan berjalan dengan normal terutama sekali tampak pada saat tenaga waktu akselerasi. Ganti saringan bahan bakar sesegera mungkin.

Saringan Udara Kotor atau Tersumbat

Seperti halnya saringan bahan bakar yang menjamin mesin mendapatkan bahan bakar yang bersih, saringan udara juga menjamin mesin mendapatkan udara yang bersih. Udara yang bersih memungkinkan sekali untuk terjadinya pembakaran sempurnya dengan campuran bahan bakar dan udara yang diberikan. Jika saringan udara tersumbat, maka mesin tidak akan mendapatkan campuran bahan bakar dan udara yang baik. Akibatnya, terjadi akselerasi rendah. Ganti saringan udara sesegera mungkin.

Timing Belt

Penyebab Gejala Mobil Tidak Dapat Akselerasi

Timing belt(c)autosloperijdienst

Timing belt menempati daftar VIP dari komponen-komponen mesin. Jika timing belt lompat satu gigi saja, maka dapat menyebabkan masalah dalam akselerasi. Timing belt memerlukan perhatian khusus. Biasanya, hanya para pecinta otomotif yang “gila” dan mekanik otomotif yang dapat mengganti atau mengetahui keadaan timing belt dengan baik. Oleh karena itu, untuk urusan yang satu ini sebaiknya berhati-hati. Jika tidak memungkinkan sebaiknya bawa mobil Anda ke bengkel atau orang yang cukup ahli dalam pandangan Anda.

Baca juga: Informasi bengkel mobil ternama di wilayah Jakarta

Akan tetapi, akselerasi yang rendah (lambat) tidak hanya diakibatkan oleh bebepara hal di atas. Masih banyak hal lain seperti kopling slip, sistem transmisi yang tidak normal, atau masalah-masalah lainnya. Teknisimobil sarankan untuk memeriksakan kendaraan Anda apabila hal-hal yang ringan seperti mengecek saringan udara dan bahan bakar telah dipastikan dalam keadaan baik.[]

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *