Bau Hangus Menyengat pada Mobil Manual, Apa itu?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabarnya kalian semua malam ini? Semoga semua baik-baik saja dan dapat beristirahat untuk memulihkan fisik setelah seharian habis terkuras ya. Kali ini saya akan membahas tentang suatu yang sering terjadi pada mobil transmisi manual yakni bau hangus menyengat pada mobil manual. Ini sebenarnya untuk konsumen karena kalau teknisi seharusnya sudah hafal dengan baut menyengat ini. Berikut selengkapnya.

Bau Hangus Menyengat pada Mobil Manual, Apa itu?

Bau Hangus Menyengat pada Mobil Manual

Bau Hangus Menyengat pada Mobil Manual, Apa itu?

Hari-hari ini banyak keluaran baru kendaraan roda empat mulai mengarah ke mobil listrik dan hybrid. Bahkan untuk mobil dengan mesin pembakaran internal telah banyak sekali yang menggunakan CVT atau transmisi otomomatis biasa. Ini menjadi perubahan yang drastis saat memang desakan dari penggiat lingkungan yang menginginkan pengurangan gas kimia beracun dari kendaraan.

Tetapi, tidak sedikit yang masih bertahan dan menyenangi mobil pembakaran dalam dengan transmisi manual. “Kalau tidak pindah gigi manual tidak greget”, beberapa meyakini itu.

Kenyataannya adalah transmisi manual memilik bagian komponen pentin sebagai pemisah putaran mesin dengan putaran transmisi, yaitu mekanisme kopling. Kopling bertugas menyalurkan tenaga dari mesin menjadi putaran transmisi yang kemudian sampai ke roda. Oleh karenanya, kopling akan terhubung dengan mekanisme pada mesin yang bernama flywheel.

Nah, mobil dengan transmisi manual, salah satu yang sering terjadi adalah tercium bau hangus menyengat pada mobil. Hal ini adalah salah satu ciri paling mudah untuk kita menerka bahwa bau hangus itu berasal dari komponen kopling mobil.

Komponen kopling tersebut adalah pelat kopling atau clutch plate atau kampas kopling. Kampas kopling akan bergesekan dengan clutch cover dan flywheel saat mesin bekerja dan berjalan. Gesekan inilah yang lama kelamaan akan menimbulkan panas. Dalam waktu tertentu, kampas kopling akan mengalami kerusakan dan akan terasa bau hangus menyengat.

Bahan kampas kopling bukanlah bahan yang tahan panas berlebih. Apalagi bukan hanya dari gesekan yang ada pada kampas kopling, tetapi panas mesin juga akan menambah panas yang dialaminya.

Selain karena memang ada jangka waktu pemakaian kampas kopling hingga bau hangus terasa, ada penyebab lain sehingga ini lebih cepat terjadi. Yakni pengemudi sering menggantung kopling sehingga kampas kopling akan terus bergesekan dengan flywheel dan clutch cover.

Pada saat bau hangus terasa, silahkan langsung melakukan pengecekan mekanisme kopling. Karena jika dibiarkan maka kopling akan sama sekali tidak dapat bekerja dan mobil Anda tidak akan bisa pindah gigi.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *