Advertisements
Menu
Life is about sharing

Bahaya Menarik Mobil Matik Begini Alasannya!

  • Share
Bahaya Menarik Mobil Matik
Sumber: Naijacarnews

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Bahaya Menarik Mobil Matik Begini Alasannya! Berikut bahasan selengkapnya.

Bahaya Menarik Mobil Matik Begini Alasannya!

Mengendarai mobil matik memang menjadi mudah. Tidak perlu tekan-tekan kopling saat pindah gigi. Tinggal geser tuas pindah gigi, injak pedal gas perlahan dan jalan. Ini memanjakan pengemudi kendaraan roda empat terutama saat berada di perkotaan yang padat lalu lintas. Tetapi bukan berarti tanpa masalahnya ya! Mobil dengan transmisi matik harus hati-hati dalam hal apapun. Perawatan matik perlu cermat dan telebih saat misalnya mesin mogok. Meski bukan masalah matik, tetapi kadang akan merembet ke masalah matik. Bagaimana ini bisa?

Mobil mogok dan tidak bisa sama sekali hidup, mungkin perlu kita tarik atau derek tarik. Nah, untuk mobil matik tidak boleh sembarangan. Kita harus terlebih dahulu mengenali bahaya derekt tarik dan menghindari kemungkinan kerusakan yang dapat terjadi.

Mobil dengan transmisi matik, jika mengalami masalah di jalan raya perlu penanganan khusus. Kita tidak boleh menarik mobil matik yang mati untuk kita bawa ke bengkel. Lebih baik menggunakan derek towing atau gendong untuk membawa mobil ke bengkel saat mesin sama sekali tidak bisa hidup.

Mengapa harus demikian? Transmisi matik yang mesinnya mati maka komponen gearbox tidak dapat bergerak. Sementara itu, jika kita menarik mobil tersebut maka gearbox akan ikut berputar seiring putran roda. Nah karena mesin mati dan tentu secara otomatis gearbox mati, maka tidak ada oli transmisi yang mengalir ke gearbox.

Akibatnya, gearbox yang berputar tidak mendapatkan oli transmisi karena mesin mati.

Dampak jika matik ditarik dengan kondisi seperti yang dijelaskan di atas adalah gigi dan kampas kopling matik bisa rontok. Untuk transmisi matik jenis CVT, belt CVT dan pulinya juga dapat rusak parah.

Oleh karena itu, jika mobil mogok dan mobil menggunakan transmisi matik, maka sebaiknya jangan ditarik untuk dibawa ke bengkel melainkan di-towing atau digendong.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *