Avanza Hampir Overheat Tapi Hidup AC Normal Lagi!

Teknisimobil.com – Avanza Hampir Overheat Tapi Hidup AC Normal Lagi! – Mobil apapun itu pasti memiliki sistem pendingin yang mumpuni. Komponen-komponen mulai dari radiator dan selang-selangnya, kipas radiator, thermostat, water pump hingga sensor ECT (engine coolant temperature) nyaris ada di mobil-mobil modern saat ini. Sementara mobil penumpang baik city car maupun lainnya, telah memiliki sistem AC di dalamnya. Dua sistem ini kadang tidak berkaitan satu sama lain, tetapi realitanya tidak demikian. Ada beberapa kasus mobil yang mengalami kondisi di mana kedua sistem ini tertaut satu sama lain dalam satu waktu.

Penyebab Mesin Mobil Avanza Mengalami Overheat Engine

Kejadian pada mobil Avanza adalah yang paling banyak saya temui kasus yang melibatkan sistem AC dan sistem pendingin. Apa itu? Ya, itu adalah saat mobil sejuta umat Avanza hampir mengalami overheat engine tetapi saat kita menghidupkan AC mobil, kondisi temperaturnya normal kembali. Tentu saja ini membuat kita bingung dan terpaksa sepanjang perjalanan kita harus menghidupkan AC mobil.

Overheat Tapi Hidup AC Normal

Berbicara masalah overheat engine tentu suatu yang menarik sekaligus mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, overheat engine dapat menyebabkan kerusakan fatal pada mesin Avanza dan bisa mengeluarkan biaya yang sangat mahal. Apa sebenarnya yang menyebabkan sebuah mobil mengalami overheat engine? Berikut saya sampaikan dua penyebab utama yang dapat mengakibatkan sebuah mesin mobil dapat mengalami overheat engine.

Baca juga: 5 Hal Penting Saat Calya Overheat Engine Apa Saja?

Masalah Sistem Pelumasan

Penyebab pertama mesin Avanza dapat mengalami overheat engine adalah masalah sistem pelumasan yang tidak baik. Sistem pelumasan adalah sebuah sistem yang menjaga agar komponen-komponen yang bergesekan di dalam mesin mobil memiliki lapisan film dari oli. Ini untuk menjaga keausan dari komponen-komponen tersebut sehingga dapat awet sesuai dengan masa pakainya.

Baca juga: Fungsi Utama Sistem Pelumasan Pada Otomotif

Akan tetapi oli yang melapisi komponen yang bergesekan tersebut juga sekaligus meredam panas akibat gesekan tersebut. Sehingga jika oli mesin mobil sebagai medium kalor dari komponen yang bergesekan buruk, maka temperature mesin akan naik.

Di dalam sistem pelumasan oli mesin mobil ada komponen-komponen yang mendukungnya. Dan selain oli mesin yang buruk, beberapa komponen tersebut dapat menyebabkan sebuah mesin [Avanza] dapat mengalami overheat engine. Berikut adalah beberapa masalah dari sistem pelumasan yang dapat mengakibatkan Avanza mengalami overheat engine;

  1. Pompa oli mesin mengalami keausan – Dalam waktu tertentu pompa oli dapat mengalami keausan dan itu wajar untuk mobil-mobil yang sudah di atas 10 tahunan dengan kerja berat. Sehingga saat pompa oli rusak dapat mengakibatkan tekanan oli menurun dan mesin dapat mengalami overheat engine.
  2. Oli Bocor – Oli dapat bocor dari sembarang tempat. Paling banyak oli dapat bocor melalui seal crankshaft baik depan maupun belakang, dari seal camshaft, dari bak penampungan oli dan bahkan dari lolosnya oli mesin ke dalam ruang bakar dan ikut terbakar di dalam ruang bakar. Dan ini dapat mengakibatkan mesin kekurangan oli mesin dan membuat mesin Avanza mengalami overheat engine.
  3. Terdapat Sludge oil – Salah satu yang membuat overheat engine berkenaan dengan sistem pelumasan adalah banyaknya sludge oil pada mesin. Sludge oil berasal dari perubahan oli mesin menjadi lumpur akibat reaksi kimia. Ini terjadi pada saat oli sudah terlalu lama tidak diganti dan menggunakan oli palsu. Jumlah sludge oil yang terlalu banyak mengakibatkan mesin menjadi mudah panas hingga overheat karena oli tidak dapat mengalir dengan baik di seluruh galeri oli mesin.

Sebenarnya penyebab lain masih ada misalnya carter penyok, dan lain sebagainya. Akan tetapi, contoh-contoh di atas adalah yang paling sering terjadi pada mesin mobil Avanza.

Masalah Sistem Pendingin

Peneyebab utama yang kedua mesin mobil Avanza dapat mengalami overheat engine adalah adanya masalah pada sistem pendingin. Sistem pendingin pada sebuah mobil terdiri dari radiator, selang-selang radiator, galeri air, water pump, thermostat, dan tentu saja sensor ECT.

Semua bagian dari sistem pendingin tersebut dapat mengakibatkan overheat engine jika mereka salah satu atau semua mengalami masalah. Adapun masalah-masalah yang mungkin terjadi pada sistem pendingin adalah sebagai berikut;

  1. Air radiator kurang saat pengisian maupun adanya kebocoran.
  2. Kerusakan pada radiator – berkarat, sirip-sirip rusak, buntu, dan lain sebagainya.
  3. Katup dan atau tutup radiator mengalami kerusakan.
  4. Thermostat mengalami kerusakan.
  5. Banyak udara yang terjebak di dalam saluran air radiator – terjadi setelah penggantian air radiator.
  6. Water pump lemah atau rusak.
  7. Kipas radiator lemah atau tidak bekerja sama sekali.

Baca juga: 8 Langkah Pengecekan Extra Fan Mati Avanza/Xenia

Barangkali masih banyak lagi penyebabnya di luar yang saya sebutkan di atas. Tetapi sekali lagi semua yang kita tuliskan di atas adalah paling sering terjadi pada sebuah mobil Avanza.

Avanza Hampir Overheat Tapi Hidup AC Normal Lagi, Kok Bisa?

Untuk kasus Toyota Avanza – apalagi yang lawas – hampir overheat engine dan saat pengemudi menghidupkan AC mobil temperature kembali normal penyebabnya ada di sistem pendingin. Dari sekian banyak kasus yang terjadi, penyebab utamanya adalah kpas radiator yang lemah atau bahkan nyaris tidak dapat berputar dengan baik.

Overheat Tapi Hidup AC Normal

Jenis kipas radiator pada mobil Avanza adalah jenis kipas elektrik. Sehingga kipas radiator akan menyala berdasarkan perintah dari engine control module (ECM/ECU). Tetapi sebenarnya ECM telah mendapatkan data temperature mesin mobil dari sensor ECT. Setelah temperature mencapai nilai di atas temperature yang seharusnya (kisaran 85 derajat – 95 derajat Celsius) maka kipas akan menyala. Nah, karena sepertinya menyalanya kipas berdasarkan hitungan waktu maka kipa hanya akan menyela dalam beberapa detik saja (sekitar 20 hingga 40 detik-an).

Toyota jelas sudah mempertimbangkan bahwa hitungan waktu menyalanya kipas tersebut, air radiator memiliki temperature normal kembali. Tetapi jika semua bagian sistem pendingin normal. Masalahnya adalah pada saat motor kipas radiator melemah maka hitungan waktu tersebut tidaklah cukup.

Dalam hal ini maka kipas radiator harus menyala lebih lama untuk membuat temperature coolant radiator normal kembali. Karena menggunakan hitungan waktu, maka kipas akan berhenti dalam waktu tertentu dan mengakibatkan temperature naik hampir overheat engine. Jika kita membiarkan kondisi tersebut terjadi, maka jelas akan terjadi overheat engine pada mesin mobil Avanza tersebut.

Baca juga: 5 Kode ECU Mobil yang Sering Muncul

Jika ini terjadi saat berkendara maka dengan menghidupkan AC mobil, temperature mesin normal kembali. Mengapa demikian? Hal ini karena saat AC mobil hidup maka kipas hidup dan salama AC mobil hidup kipas radiator pun akan hidup. Tetapi jika AC mobil mati maka temperature akan naik kembali karena kipas radiator akan bekerja seperti biasanya. Dan itu akan terjadi secara terus menerus.

Cara Mengatasi Avanza Hampir Overheat Tapi Hidup AC Normal Lagi

Sejauh ini kita telah mengetahui bahwa kerusakan berasal dari kipas radiator yang tidak dapat berputar dengan baik. Dalam arti bahwa putaran baling-baling per satu satuan waktu tidak seperti dalam kondisi normal. Sebagai contoh, jika normalnya baling-baling berputar 500 putaran dalam setiap detik maka jika motor listrik kipas radiator mengalami masalah akan berputar lebih sedikit dari nilai tersebut.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa kipas radiator mobil Avanza adalah kipas listrik. Kerusakan pada baling-baling sangat jarang terjadi dan itu sedikit sekali mempengaruhi jumlah putaran tiap satu satuan waktu. Oleh karena itu, motor listrik pada kipas radiator lah yang menjadi sumber masalahnya.

Dengan demikian, cara mengatasi Avanza overheat engine tetapi saat menghidupkan AC mobil temperature normal kembali adalah dengan cara mengganti motor listrik kipas radiator dengan yang baru. Tujuannya jelas untuk mengambalikan putaran baling-baling kipas radiator kembali dalam kondisi normal.

Video berikut membahas tentang alasan Avanza Hampir Overheat Tapi Hidup AC Normal Lagi

Mungkin ada yang bertanya, apa saja tanda kipas radiator Avanza rusak selain gejala yang telah kita bahas sejauh ini? Untuk menjawab pertanyaan ini, lebih jauh kita akan membahasnya dalam bagian berikut ini.

Ciri atau Tanda Kipas Radiator Bermasalah

Selain fenomena Avanza hampir overheat tapi hidup AC normal lagi, kondisi mesin dengan suhu kerja ideal harus selalu terjaga pada setiap mobil. Namun bagaimana jika tiba-tiba terjadi kondisi mesin yang terlalu panas hingga overheat? Berarti ada masalah yang terjadi. Salah satunya adalah kipas radiator melemah. Sebenarnya ada ciri-ciri kipas radiator lemah dan kita harus segera memperbaikinya. Biasanya hal ini terjadi pada mobil yang kurang terawat atau pada kendaraan usia lawas.

Ada berbagai ciri-ciri yang dapat Anda rasakan jika kipas radiator mulai lemah. Kipas radiator sendiri memiliki perkembangan pada zamannya. Kipas radiator versi kuno langsung terhubung ke pulley mesin menggunakan V Belt. Pada saat ini, kipas radiator berkerja dengan bantuan motor listrik sehingga efisiensi tenaga mobil lebih bagus.

Baca juga: Kipas Radiator Mati Saat Hidup AC, Mengapa?

Jadi bagaimana jika kipas radiator sudah melemah? Anda bisa mengetahuinya di sini.

  1. Mesin Overheat

Mesin overheat menjadi salah satu ciri-ciri yang sangat nyata menjadi bukti dari kipas radiator lemah. Overheat terjadi karena sistem pendinginan mesin sama sekali tidak mampu dalam mengurangi suhu mesin yang terus meningkat. Salah satu penyebab utamanya tentu saja karena hembusan kipas yang melemah. Akhirnya proses pendinginan radiator menjadi lebih lama lagi. Padahal suhu mesin sudah seharusnya tidak terus meningkat walaupun sedang bekerja.

  1. AC Kurang Dingin

AC menjadi salah satu fitur wajib di dalam mobil. Tugas utamanya adalah membuat suhu kabin menjadi lebih sejuk sehingga para penumpangnya merasa nyaman sepanjang perjalanan. Namun bagaimana jika AC kurang dingin?

Banyak orang berpikir bahwa masalah ini berasal dari freon AC yang mulai habis. Padahal tidak hanya itu saja. AC kurang dingin juga bisa dari kipas radiator yang mulai melemah. Kipas radiator berguna untuk mendinginkan kondensor AC. Kecepatan kipas radiator dapat memengaruhi suhu freon setelah melalui proses pendinginan.

Jika hembusan kipasnya ternyata lemah, maka secara otomatis, kinerja pendinginan freon menjadi kurang maksimal. Inilah yang membuat hembusan AC menjadi kurang dingin walaupun setting-annya sudah paling tinggi serta timbul suara ketukan atau ngelitik.

  1. Mesin Ngelitik

Kembali ke bagian mesin, ternyata masih ada satu lagi ciri-ciri ketika kipas radiator lemah. Mesin ngelitik adalah istilah untuk engine knocking, Masalah ini terjadi karena ada pre-ignition. Ketika pre-ignition ini terjadi, berarti bisa karena suhu mesin yang terlalu tinggi. Kondisi ini yang memicu terjadinya pembakaran dini sehingga menimbulkan suara ketukan atau ngelitik.

Cara Deteksi Kipas Radiator Lemah

Anda bisa mendeteksi kipas radiator yang mulai melemah dengan cara ini:

  1. Hidupkan mobil lalu nyalakan AC.
  2. Sekarang keluar dari mobil lalu buka kap mesin.
  3. Di dalam kondisi ini, kipas pendingin dapat hidup dalam interval tertentu saja. Artinya, kipas tidak selalu hidup. Selain itu hembusan kipas juga tidak terlalu besar.
  4. Sekarang putar selektor suhu AC ke tingkat paling dingin, lalu amati kinerja kipas.
  5. Seharusnya putaran kipas lebih lama, lebih cepat, dan hembusan angin cukup besar

Baca Juga: Air Radiator Selalu Berkurang Meski Tidak Bocor, Why?

Jika hal itu tidak terjadi, berarti memang ada masalah di bagian kipas radiator Anda.

Kesimpulan: Avanza Hampir Overheat Tapi Hidup AC Normal Lagi

Dari artikel ini banyak hal yang dapat kita pelajari. Tetapi kita juga dapat menyimpulkannya dalam beberapa poin berikut ini;

  1. Mesin mobil Avanza yeng mengalami overheat engine pasti memiliki penyebab baik itu dari sistem pelumasan pun bisa juga dari sistem pendinginan. Tetapi, juga bisa dari kombinasi keduanya jika mobil benar-benar tidak mendapatkan perawatan yang baik sama sekali.
  2. Sistem pendingin radiator memiliki hubungan yang erat dengan sistem AC mobil. Dalam hal ini, AC mobil dapat membantu menurunkan temperature mesin mobil saat terjadi overheat engine karena masalah kipas radiator yang mengalami masalah.
  3. Selain terjadi overheat engine, kerusakan pada kipas radiator juga dapat mengakibatkan AC mobil tidak dingin dan mesin mobil mengalami pre-ignition.
  4. Setidaknya ada 5 langkah yang dapat anda lakukan untuk memastikan bahwa kipas radiator mobil Avanza anda lemah atau bermasalah.

So, rasanya cukup dapat kita pahami bersama dalam kita menjawab mengapa Avanza hampir overheat tetapi saat menghidupkan AC temperature mesin normal kembali.