Apa yang Harus Dilakukan Saat Transmisi Otomatis Overheating?

Teknisimobil.comAkan sangat mengganggu apabila dalam perjalanan bersama keluarga, Anda mengalami transmisi otomatis overheating. Ketika Anda mengalami hal demikian, apa yang harus dilakukan saat transmisi otomatis overheating? Berikut adalah hal-hal yang mungkin akan dapat menenangkan pikiran Anda bahkan dapat membatu mengatasinya.

Transmisi Otomatis Overheating

Sumber: st.hotrod.com

Dalam banyak survey yang dilakukan oleh para teknisi handal, hampir 90% (bahkan lebih) dari semua permasalahan mengenai transmisi  yang dapat dicegah disebabkan oleh kurangnya perhatian dan transmisi mengalami overheating. Kata penting di sini yang perlu digaris bawahi adalah “bisa dicegah”. Ini adalah masalah serius yang harus segera Anda jawab tetapi tidak perlu panik. Mari kita coba pelajari (dan pahami) beberapa mekanisme penting tentang apa yang terjadi dengan kendaraan Anda sehingga Anda bisa meminta tolong orang lain yang paling berkompeten untuk menangani overheating transmisi Anda.

Baca juga: Langkah-langkah mengganti oli transmisi otomatis

Lalu, mengapa transmisi dapat megalami overheating tiba-tiba?

Tidak seperti minyak, oli (cairan) transmisi tidak “terbakar” jadi jika Anda mendapati overheating pada transmisi, hampir dapat dipastikan terdapa masalah di sistem lubrikasi yang perlu segera Anda ditangani. Tetapi Anda juga mungkin tidak mampu menanganinya apabila masalah yang terjadi lebih serius dari masalah yang umum terjadi. Berikut kami sajikan 5 alasan utama mengapa transmisi Anda dapat mengalami overheating.

  1. Cuaca panas
  2. Banyak berhenti & jalan saat berada di jalur lalu lintas [padat]
  3. Kendaraan mengalami selip pada jalanan licin
  4. Kebocoran atau pecah di suatu titik tertentu pada sistem pelumasan transmisi
  5. Ketidakpedulian pemilik kendaraan (Enggan melakukan servis pada 50K untuk pemeliharaan ringan atau 25K untuk pemeliharaan berat)

Mobil yang berumur [tua] akan cenderung mengalami hal semacam ini. Yakni overheating/overload. Apabila kejadian overheating hanya terjadi sekali saja, masalah Anda, bisa jadi, hanya situasional, misalnya pada saat cuaca sangat panas, mengalami macet jalan raya, dll. Tetapi jika hal tersebut terjadi berulang kali, sudah seharusnya Anda memperhatikan kondisi transmisi dengan lebih cermat. Dan bila perlu, Anda segera meminta bantuan pada teknisi ahli. Memelihara transmisi Anda secara teratur menjadi bagian yang sangat penting. Dengan tujuan menjaga agar segala sesuatunya berjalan dengan lancar.

Kemudian apa yang harus Kita lakukan ketika mengalami transmisi otomatis overheating?

Setidaknya, kami merekomendasikan tiga hal utama ketika transmisi mobil Anda mengalami overheating.

  1. Hentikan mobil Anda segera mungkin dan biarkan transmisi Anda dingin.
  2. Buatlah beberapa catatan tentang keadaan yang baru saja Anda alami, seperti yang Anda lakukan, di mana Anda berada, apa yang terjadi (suara, dll.)
  3. Setelah transmisi dingin, lanjutkan kembali perjalanan Anda dan perhatikan selalu indikator.

Baca juga:

Cara Mengganti Lampu Penanda Sisi Depan Mitsubishi Mirage

Cara Mengganti Bola Lampu Fog Light Mitsubishi Outlander

Jika suhu naik lagi (jika mungkin) coba kurangi beban pada kendaraan Anda atau [sebaiknya] gunakan truk derek membawa Anda ke bengkel transmisi terdekat.[]