Apa Penyebab AC Mobil Mati Saat Cuaca Panas?

Teknisimobil.com – Apa Penyebab AC Mobil Mati Saat Cuaca Panas? Cuaca panas sangat menyebalkan bagi banyak orang. Tidak hanya harus berusaha mendinginkan badan sehingga dapat kembali nyaman tetapi juga buruk bagi para pengendara mobil dalam kondisi cuaca panas. Jelas akan menjadi mimpi buruk jika kita harus mengendarai mobil di hari yang panas ketika AC mobil berhenti beroperasi atau tidak cukup dingin. Semua orang setuju bahwa kita tidak ingin duduk di dalam mobil saat suhu di luar hampir 100 derajat dan mesin memanas, terus-menerus menghembuskan udara panas ke dalam mobil. Inilah alasan mengapa kita perlu menemukan penyebab yang dapat memengaruhi AC mobil mati saat cuaca panas. Lantas apa saja penyebab dan bagaimana cara mengatasi AC mobil kita berhenti bekerja saat panas di luar? Mari cari tahu kebenarannya bersama kami di artikel ini!

Apa Penyebab AC Mobil Mati Saat Cuaca Panas?

AC mobil tidak sejuk atau kadang sejuk kadang tidak…ketika cuaca panas adalah salah satu masalah yang sangat umum terjadi. Ini tandanya sistem AC mobil sedang bermasalah. Penting untuk memeriksa penyebabnya dan segera menanganinya untuk menghindari masalah menjadi lebih serius. Yang tentu saja itu memengaruhi umur banyak bagian penting, menyebabkan konsumsi bahan bakar, dan memengaruhi pengalaman berkendara sahabat teknisi mobil.

Penyebab AC Mobil Mati

Berikut adalah beberapa masalah yang mungkin AC mobil sahabat teknisi mobil alami saat berkendara di cuaca panas.

Baca juga: Cara Kerja AC Mobil, Bagaimana?

Sistem pendingin udara yang kurang dingin: Ini adalah kondisi di mana AC telah menyala pada tingkat yang tinggi namun sahabat teknisi mobil tetap tidak merasa sejuk saat mengendarai kendaraan sahabat teknisi mobil. Selain itu ada situasi di mana udara yang keluar dari kabin memiliki bau busuk.

AC benar-benar tidak dingin: Ini adalah kondisi di mana AC kehilangan efek mendinginkannya meskipun sistem pendinginan telah sahabat teknisi mobil hidupkan.

7 Penyebab AC Mobil Tidak Berfungsi Saat Cuaca Panas?

Semakin panas cuaca, semakin sulit AC mobil sahabat teknisi mobil bekerja. Kenaikan suhu yang akan memberi tekanan ekstra pada kendaraan sahabat teknisi mobil dan sistem AC. Hal itu mulai dari baterai dan v-belt hingga selang dan cairan. Tentu saja itu mengharuskan setiap komponen bekerja lebih keras untuk menjaga suhu di dalam mobil sahabat teknisi mobil tetap dingin. Saat suhu memanas, hal itu menyebabkan cairan pendingin mengembang dan membuat suhu tidak berfungsi. Ini adalah alasan yang membuat AC sahabat teknisi mobil berhenti bekerja. Namun, masih ada beberapa penyebab lain yang bisa menjelaskan kondisi AC mobil sahabat teknisi mobil berhenti bekerja saat cuaca panas sebagai berikut.

Filter AC tersumbat

Yang pertama menjadi penyebab AC mobil mati saat cuaca panas adalah filter AC. Ini komponen paling simple dari AC mobil tetapi sering tidak mendapatkan perhatian. Masalahnya meski komponen “tidak penting”, bagian ini dapat membuat AC mobil sahabat teknisi mobil mati saat kondisi cuaca panas.

Penyebab AC Mobil Mati

Baca juga: Kipas Radiator Mati Saat Hidup AC, Mengapa?

Filter AC yang tersumbat seringkali menjadi salah satu penyebab kondisi sistem AC berhenti bekerja atau berjalan normal namun kurang dingin. Karena bertanggung jawab untuk menyaring kotoran dan kotoran. Setelah lama beroperasi, filter udara akan tertutup kotoran dan itu hal alamiah yang dapat terjadi pada mobil jenis apa saja. Jika kita tidak merawat secara berkala, kotoran mudah menumpuk menjadi balok-balok tebal untuk mencegah sirkulasi angin di dalam mobil sahabat teknisi mobil, menyebabkan kipas internal tidak cukup menarik udara.

Unit Outdoor Kotor

Pabrikan otomotif biasanya memasang unit outdoor AC ini di depan radiator dan kipas mesin. Bagian ini berperan sebagai pertukaran panas, pembuangan dan pelepasan panas ke luar. Bila bagian tersebut terakumulasi terlalu banyak kotoran, maka akan menyebabkan pembuangan panas yang buruk, sangat mempengaruhi efisiensi pendinginan dan membuat AC sahabat teknisi mobil tidak dingin. Pengemudi harus memeriksa unit outdoor segera setelah AC menunjukkan tanda-tanda masalah ini.

Jika sahabat teknisi mobil mengabaikan masalah sepele ini, bahkan ini dapat menjadi penyabab AC mobil mati saat cuaca panas. Ini tidak akan menguntungkan apa-apa bagi sahabat teknisi mobil kecuali hanya masalah dan gangguan sepanjang perjalanan.

Kondensor Tersumbat

Jika dua penyebab di atas tampak sepele, kali ini masalah agak sedikit rumit yakni masalah kondensor. Fungsi kondensor adalah mengubah gas freon menjadi bentuk cair. Itu terjadi dalam proses pertukaran panas. Secara jelas, dalam proses pertukaran panas tersebut system akan mendorong panas refrigeran keluar dan menggantikannya dengan udara di luar mobil. Jika kondensor tidak berfungsi, refrigeran akan berhenti mengalir, mencegah udara dingin keluar. Saat itu, sistem AC sahabat teknisi mobil tidak dapat menghasilkan udara dingin yang menyebabkan kompresor AC menjadi terlalu panas.

Penyebab AC Mobil Mati

Baca juga: Dampak Kisi-kisi Kondensor AC Kotor, Apa Itu?

Dalam kasus ekstrim, kompresor akan mati dan mengakibatkan sistem AC mobil sahabat teknisi mobil mati. Sialnya ini sering terjadi pada saat kondisi cuaca panas. Dalam cuaca yang lebih panas maka akan menjadikan sistem AC akan lebih cepat mati.

Masalah Gas Pendingin

Penyebab kekurangan gas di sistem AC sahabat teknisi mobil adalah karena sahabat teknisi mobil mungkin sudah lama tidak mengisi ulang gas. Situasi ini akan menyebabkan AC beroperasi tidak efisien, tidak meniupkan udara sejuk ke dalam kendaraan sahabat teknisi mobil.

Jika kelebihan gas, tekanan akan lebih tinggi dari biasanya. Selain itu, pengisian gas yang berlebihan dapat memengaruhi komponen lain dalam sistem, bahkan menyebabkan ledakan. Tanda yang jelas dari kelebihan gas AC adalah fenomena mesin berjalan lebih lambat, dan fenomena menutup/memutuskan proses pendinginan.

Kasus ketiga yang bisa membuat AC sahabat teknisi mobil tidak dingin adalah kebocoran gas refrigerant. Saat ini, tekanan akan turun di bawah level standar dan sistem AC akan berhenti bekerja.

Saluran AC Mobil Membeku

Penyebab berikutkanya yang menjadi penyebab AC mobil mati saat cuaca panas adalah adanya pembekuan saluran pada AC mobil sahabat teknisi mobil. Unit dalam ruangan bertanggung jawab untuk menyerap dan mengurangi suhu udara yang melewatinya. Namun lama kelamaan bagian ini berdebu, mudah berkembang biak bakteri, dan berjamur sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

Baca juga: Peran Katup Ekspansi Sistem AC Mobil

Dalam jangka panjang, unit dalam ruangan akan membeku, dengan es padat yang menempel di kisi-kisi dan bukaan. Sehingga itu menyulitkan sirkulasi udara. Selain itu, fenomena pembekuan juga bisa dapat berasal dari kerusakan katup throttle, kipas AC, atau sistem sensor, … Unit indoor yang beku akan menyebabkan AC mobil berhenti beroperasi.

Terjadi Masalah Sistem Kelistrikan AC

Ada kalanya pada saat menganalisis sistem AC mobil tidak pernah memperdulikan masalah kelistrikan AC mobil. Kita hanya fokus pada semisal gas pendingin dan komponen-komponen yang lazim di berita. Padalah yang bertanggung jawab untuk mengontrol pengoperasian seluruh sistem – jika sirkuit atau komponen listrik lainnya tidak berfungsi, AC tidak akan berfungsi. Oleh karena itu, pengguna harus memeriksa sirkuit, dan kapasitor, … untuk mengidentifikasi penyebab pastinya.

Jadi pada saat cuaca panas dan AC mobil sahabat teknisi mobil mati, sahabat teknisi mobil juga perlu untuk memastikan bahwa sistem kelistrikan AC mobil sahabat teknisi mobil dalam kondisi bagus.

Kipas AC Mobil Rusak

Masalah pada kipas pendingin juga menjadi salah satu penyebab AC mobil sahabat teknisi mobil berhenti bekerja saat cuaca panas. Jika kita menghidupkan blower AC, tetapi lemah atau tidak dingin, mungkin karena alasan berikut: sirkuit listrik rusak, kapasitor rusak, koil kontaktor rusak, atau motor kipas hubung singkat…

Bagaimana Mengatasi Saat AC Mobil sahabat teknisi mobil Bermasalah Pada Saat Cuaca Panas?

AC mobil sahabat teknisi mobil tidak bisa bertahan di hari yang panas adalah salah satu tanda bahwa sistem AC sedang bermasalah. Perlu untuk memeriksa penyebabnya dan segera memperbaikinya. Kami memahami bahwa sistem AC sahabat teknisi mobil yang tidak berfungsi dalam cuaca panas dapat menjadi hal yang sangat membuat frustrasi saat mengendarai kendaraan sahabat teknisi mobil. Jadi kami ingin berbagi dengan sahabat teknisi mobil beberapa metode untuk mencegah masalah ini.

Penyebab AC Mobil Mati
Gambar diedit dari: cartreatments

Sistem pendingin udara sahabat teknisi mobil harus beroperasi dengan kapasitas penuh saat suhu di luar memanas. Jadi jika sahabat teknisi mobil harus berkendara dalam kondisi cuaca yang begitu keras, sebaiknya nyalakan AC dengan kecepatan rendah. Hal ini akan mengurangi tekanan pada sistem pendingin sekaligus menikmati udara sejuk saat berkendara.

Baca juga: 4 Akibat Kelebihan Freon bagi AC Mobil

Bersihkan dan Ganti filter AC Secara Berkala

Filter udara yang kotor akan mengurangi jumlah udara yang bersirkulasi sehingga menghambat proses pendinginan AC. Oleh karena itu, pengguna harus memperhatikan pembersihan rutin untuk memastikan pengoperasian peralatan yang efektif. Jika terjadi penumpukan kotoran yang berlebihan, pengemudi dapat mempertimbangkan untuk mengganti filter udara dengan yang baru. Kita harus memperhatikan waktu penggantiannya yakni sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan kondisi pengoperasian. Normalnya, setelah jarak tempuh berkisar antara 16.000 – 24.000 km, pemilik mobil harus mengganti filter udara dengan yang baru.

Batasi Berkendara dalam Kondisi Cuaca Panas

Saat di luar panas, sahabat teknisi mobil harus membatasi mengemudi, menghindari waktu terpanas hari itu dapat membantu sahabat teknisi mobil mengurangi ketegangan pada sistem AC sahabat teknisi mobil.

Periksa Seluruh Sistem AC

Pengemudi harus membawa mobil ke pusat perbaikan agar teknisi memeriksa seluruh sistem, dan menemukan penyebabnya. Memperbaiki masalah mengapa AC mobil tidak berfungsi saat di luar panas. Selain itu, komponen internal juga memerlukan pembersihan menyeluruh untuk memastikan operabilitas perangkat pulih kembali. Jika penyebab AC sahabat teknisi mobil tidak dingin adalah kompresor yang rusak, sahabat teknisi mobil harus memperbaiki atau menggantinya. Biaya penggantian yang baru tergantung dari jenis kendaraan dan produsen kompresor AC tersebut.

Perawatan Rutin

Perawatan rutin menjadi salah satu solusi penting untuk kondisi AC mobil yang tidak dingin. Apalagi jika kendaraan kerap harus beroperasi dengan frekuensi tinggi di lingkungan berdebu. Pengemudi harus merawatnya setahun sekali untuk memeriksa dan segera menangani kerusakan.

Kesimpulan: AC Mobil Berhenti Bekerja Saat Cuaca Panas

Berkendara tanpa AC, terutama saat cuaca panas, bisa berisiko dan menantang. Ini tidak hanya membuat sahabat teknisi mobil merasa tidak nyaman tetapi berpotensi menimbulkan banyak risiko kesehatan. Jadi kami berharap artikel kami akan membuat sahabat teknisi mobil tetap tenang di hari-hari yang sangat panas itu. Jika sahabat teknisi mobil memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menulis di kotak komentar di bawah ini.