Air Warna Hijau pada Mesin Mobil, Apa Itu?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil, apa kabar kalian semua malam hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tentu saja sudah pada pulang dari bengkel masing-masing. Bahasan sederhana kali ini adalah tentang Air Warna Hijau pada Mesin Mobil. Ini tentu untuk para pelanggan setia dan pemilik mobil ya karena teknisi saya yakin sudah tahu semua.

Air Warna Hijau pada Mesin Mobil

Air Warna Hijau pada Mesin

Advertisements

Dalam sebuah mesin pembakaran internal terdapat berbagai macam cairan atau fluida. Setidaknya ada cairan oli mesin, cairan minyak power steering, cairan transmisi dan gardan, cairan minyak rem, cairan wiper, dan tentu saja cairan sistem pendingin. Dari seluruh cairan tersebut semua memiliki viskositas atau kekentalan yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Untuk sistem pendingin mesin cairan ini sering kita sebut coolant radiator. Meski tidak semua menggunakan ‘coolant’ melainkan banyak yang menggunakan air biasa. Terlepas dari jenisnya, coolant radiator banyak sekali beredar pada toko-toko otomotif dan sparepart. Berbagai merek mereka tawarkan dengan kemasan yang menarik. Bahkan bukan hanya kemasan tetapi juga warna yang banyak jenisnya untuk menarik pelanggan. Tetapi apa pun tetap saja semua memilik tujuan sama yakni mendinginkan mesin.

Warna coolant yang paling banyak beredar adalah warna hijau meski ada yang hijau tua atau hijau muda. Tetapi ada pula yang berwarna lain yakni berwarna merah misalnya.

Nah, kita seringkali mendapati terdapat cairan dari bawah mesin mobil. Terkadang pada saat mengganti timing belt seperti pada gambar. Warna hijau tersebut tentu tidak asing bagi mekanik karena kita langsung akan mengetahuinya bahwa itu adalah warna coolant radiator. Atau ada cairan warna hijau dari bawah mobil tepatnya di bawah mesin. Ini juga berarti adalah cairan coolant radiator.

Jika terdapat cairan tersebut keluar dari mesin maka jelas ini menandakan ada kebocoran sistem pendingin. Pada gambar menunjukkan satu kejadian cairan coolant bocor melalui pompa air (water pump). Tetapi juga tidak harus melalui water pump cairan tersebut keluar. Bisa jadi dari bocornya selang radiator, radiator, atau bagian-bagian lainnya. Dan jika ini terjadi maka harus segera kita cari sumber kebocoran tersebut agar tidak terjadi overheat engine.

Tapi ingat, penyebab overheat engine tidak hanya karena coolant radiator bocor ya.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Translate »